Masker Medis di Tengah Bencana: Perlindungan Kecil yang Berdampak Besar

Vania Rossa

Selasa, 05 Agustus 2025 | 20:18 WIB
Masker Medis di Tengah Bencana: Perlindungan Kecil yang Berdampak Besar
ilustrasi masker untuk hidup sehat (pexels.com/ Harrafi Mulki)

Suara.com - Ketika bencana alam terjadi, seperti letusan gunung berapi, perhatian kita sering kali tertuju pada evakuasi, logistik, dan penanganan darurat. Namun, ada satu kebutuhan penting yang kerap luput dari sorotan: perlindungan pernapasan. 

Abu vulkanik yang tersebar di udara tidak hanya membuat lingkungan menjadi gelap, tapi juga membawa risiko serius bagi kesehatan, terutama saluran pernapasan. 

Dalam situasi ini, masker medis bukan sekadar perlengkapan tambahan, melainkan pelindung vital yang harus dimiliki setiap orang di area terdampak.

Melihat urgensi ini, Worcas Group bergerak cepat merespons letusan kedua Gunung Lewotobi dengan menyalurkan 8.200 kotak masker medis kepada warga terdampak. 

Bantuan masker medis dalam program Worcas Peduli. (Dok. Worcas)
Bantuan masker medis dalam program Worcas Peduli. (Dok. Worcas)

Melalui program Worcas Peduli, perusahaan menunjukkan komitmennya dalam mendukung perlindungan kesehatan masyarakat di tengah situasi darurat. 

Bantuan ini tidak hanya mencerminkan empati, tapi juga bentuk nyata dari tanggung jawab sosial yang berdampak langsung pada keselamatan warga.

Masker medis berfungsi sebagai penghalang utama antara saluran pernapasan dan partikel berbahaya di udara, seperti abu vulkanik, debu halus, dan zat kimia yang terbawa angin. 

Paparan abu vulkanik secara terus-menerus dapat menyebabkan iritasi, batuk, gangguan napas, hingga memperparah kondisi bagi penderita asma atau penyakit paru lainnya. 

Maka dari itu, distribusi masker secara cepat dan merata menjadi langkah preventif yang sangat krusial dalam mitigasi bencana.

baca juga

“Kami sangat prihatin atas bencana erupsi ini, dan berharap bantuan masker ini bisa membantu melindungi kesehatan pernapasan warga, terutama anak-anak dan lansia yang paling rentan terhadap paparan abu vulkanik,” ujar Roysevelt, Direktur Worcas Group.

Oleh karena itu, bekerja sama dengan BNPB dan relawan lokal, mereka memastikan bahwa bantuan masker ini sampai langsung ke titik-titik yang paling membutuhkan. 

Tidak hanya sebagai penyedia produk kesehatan, Worcas juga membuktikan perannya sebagai bagian dari komunitas yang tanggap dan peduli terhadap krisis kemanusiaan. 

Ini sekaligus menjadi pengingat bagi kita semua bahwa di tengah bencana, solidaritas dan tindakan cepat bisa menyelamatkan banyak nyawa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar 5 Provinsi Indonesia Terancam Tsunami Imbas Gempa Rusia, BNPB Minta Warga Menjauh!

Daftar 5 Provinsi Indonesia Terancam Tsunami Imbas Gempa Rusia, BNPB Minta Warga Menjauh!

News | Rabu, 30 Juli 2025 | 13:11 WIB

Studi: Disinformasi Cuaca Ekstrem di Medsos Hambat Penyelamatan Nyawa Korban Terdampak

Studi: Disinformasi Cuaca Ekstrem di Medsos Hambat Penyelamatan Nyawa Korban Terdampak

News | Jum'at, 25 Juli 2025 | 13:30 WIB

Jeritan dari Tepi Setu Gunung Putri: Setiap Mendung, Kami Sudah Siap Mengungsi

Jeritan dari Tepi Setu Gunung Putri: Setiap Mendung, Kami Sudah Siap Mengungsi

News | Jum'at, 18 Juli 2025 | 22:04 WIB

Terkini

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×