Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue di DKI Jakarta: Kolaborasi Menuju Nol Kematian 2030

Dinda Rachmawati | Suara.com

Sabtu, 04 Oktober 2025 | 06:13 WIB
Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue di DKI Jakarta: Kolaborasi Menuju Nol Kematian 2030
Ilustrasi Nyamuk Demam Berdarah
  • Kasus dengue global melonjak, Indonesia catat 115 ribu kasus dan 479 kematian hingga Sept 2025.
  • DKI Jakarta & FKUI luncurkan vaksinasi dengue dengan pemantauan aktif di Jaksel.
  • Program libatkan 30 ribu anak, dukung target WHO “Zero Dengue Deaths 2030.”

 

Suara.com - Infeksi dengue masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat dunia. Data World Health Organization (WHO) menunjukkan lonjakan kasus global yang mencengangkan: dari 505 ribu kasus pada tahun 2000 menjadi 14,6 juta kasus pada 2024. 

Lebih dari 5,6 miliar orang kini hidup dalam risiko terinfeksi dengue dan arbovirus lainnya. Sebagai negara endemis, Indonesia menghadapi beban ganda. 

Hingga 22 September 2025, Kementerian Kesehatan RI mencatat 115.138 kasus dengue dengan 479 kematian. Dari jumlah tersebut, 57 persen terjadi di Pulau Jawa, termasuk 7.274 kasus dengan 12 kematian di DKI Jakarta.

Situasi ini tentu saja menegaskan pentingnya strategi yang lebih terintegrasi dalam penanggulangan dengue.

Dari 3M Plus ke Inovasi Baru

Sejak 1980-an, pemerintah Indonesia telah menjalankan berbagai upaya pengendalian, mulai dari fogging massal, penggunaan larvasida, hingga gerakan berbasis masyarakat seperti 3M Plus dan Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik (G1R1J). Namun, tren kasus yang terus meningkat menunjukkan perlunya pendekatan lebih komprehensif.

“Dengue adalah tantangan kesehatan yang terus kita hadapi setiap tahun dengan dampak signifikan bagi masyarakat Jakarta. Tahun ini saja, hingga 22 September, sudah tercatat 7.274 kasus dengan 12 kematian. Kami sadar strategi pengendalian harus berlapis, tidak cukup hanya dengan metode konvensional,” jelas dr. Ovi Norfiana, M.K.M., Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta, mewakili Kepala Dinas Kesehatan.

Salah satu inovasi yang kini dijalankan adalah teknologi Wolbachia di Jakarta Barat, yang bertujuan memutus rantai penularan virus melalui nyamuk. Selain itu, Pemprov DKI bersama Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) meluncurkan program vaksinasi dengue dengan pemantauan aktif di Jakarta Selatan.

Fokus pada 30.000 Anak

Program pemantauan aktif ini dirancang selama tiga tahun dengan melibatkan 30.000 anak di tiga kota:

  • Jakarta Selatan: 15.000 anak (10.000 mendapat vaksin dengue)
  • Palembang: 7.500 anak (5.000 divaksinasi)
  • Banjarmasin: 7.500 anak (5.000 divaksinasi)

Melalui pemantauan ini, tim akan mengevaluasi keamanan dan efektivitas vaksin secara sistematis.

“Dengue bisa menyerang siapa saja tanpa memandang usia atau musim. Karena itu, pencegahan harus menjadi prioritas. Melalui pemantauan aktif vaksinasi ini, kami berharap dapat membangun fondasi kesehatan masyarakat yang lebih kuat dan berkelanjutan,” ujar Prof. Dr. dr. Sri Rezeki Hadinegoro, SpA(K), Guru Besar FKUI.

Kolaborasi Akademisi, Pemerintah, dan Swasta

Program ini tidak hanya digagas oleh Pemprov DKI dan FKUI, tetapi juga melibatkan akademisi dari Universitas Sriwijaya Palembang dan Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, dengan dukungan sektor swasta seperti Takeda Innovative Medicines.

“Sebagai institusi pendidikan kedokteran, FKUI berkomitmen melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat untuk meningkatkan kesehatan rakyat. Kolaborasi ini adalah bentuk nyata kontribusi akademisi dalam memperkuat ketahanan kesehatan,” kata Prof. Dr. dr. H. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, FINASIM, FACP, Dekan FKUI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Rentan DBD Sepanjang Tahun! Ini Jurus Ampuh Melindungi Keluarga

Anak Rentan DBD Sepanjang Tahun! Ini Jurus Ampuh Melindungi Keluarga

Health | Sabtu, 20 September 2025 | 06:42 WIB

Benarkah Vaksinasi Campak Bisa Picu Kecacatan Anak? Ini Penjelasan Dokter

Benarkah Vaksinasi Campak Bisa Picu Kecacatan Anak? Ini Penjelasan Dokter

Lifestyle | Rabu, 27 Agustus 2025 | 19:00 WIB

Jawa Barat Darurat DBD! Kasus Tertinggi Nasional, Kematian Mengintai: Apa yang Harus Dilakukan?

Jawa Barat Darurat DBD! Kasus Tertinggi Nasional, Kematian Mengintai: Apa yang Harus Dilakukan?

Health | Selasa, 26 Agustus 2025 | 11:00 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB