Mulai Usia Berapa Anak Boleh Pakai Behel? Ria Ricis Bantah Kabar Moana Pasang Kawat Gigi

Yasinta Rahmawati Suara.Com
Selasa, 07 Oktober 2025 | 18:19 WIB
Mulai Usia Berapa Anak Boleh Pakai Behel? Ria Ricis Bantah Kabar Moana Pasang Kawat Gigi
Ria Ricis dan Cut Raifa Aramoana atau Moana [Instagram/@riaricis1795]

Suara.com - Publik dibuat heboh setelah beredar kabar bahwa Moana, anak Ria Ricis disebut-sebut memakai behel. Banyak warganet mempertanyakan, apakah anak sekecil itu sudah boleh pakai kawat gigi?

Namun kabar itu langsung diluruskan oleh Ria Ricis. Lewat siaran langsung di media sosial, Ria Ricis menegaskan bahwa sang anak yang baru berusia 3 tahun tidak menggunakan kawat gigi.

"Apa sih behel-behel? Anak aku nggak dibehel guys," beber mantan istri Teuku Ryan itu. "Anak aku giginya terawat, terjaga, no behel-behel please," tegasnya.

Terlepas dari kabar tersebut,  sebenarnya mulai usia berapa anak boleh memakai behel menurut medis? Simak penjelasannya di sini.

Usia Ideal Anak Memakai Behel Menurut Dokter Gigi

Menurut American Association of Orthodontists (AAO) dan sejumlah dokter gigi di Indonesia, pemeriksaan ortodonti sebaiknya dilakukan saat anak berusia 7 tahun. Pada usia ini, dokter dapat memantau pertumbuhan rahang dan posisi gigi permanen yang mulai tumbuh.

Namun untuk pemakaian behel permanen biasanya baru direkomendasikan usia 11–13 tahun. Pemakaian behel dianjurkan apabila gigi susu sudah hampir semua berganti ke gigi permanen, struktur rahang mulai stabil, dan anak sudah bisa menjaga kebersihan mulut dengan baik.

Mulai Usia Berapa Anak Boleh Pakai Behel? (freepik)
Mulai Usia Berapa Anak Boleh Pakai Behel? (freepik)

Jadi, behel di bawah usia 10 tahun biasanya belum disarankan, kecuali atas indikasi medis tertentu seperti gangguan gigitan parah (crossbite, overbite berat).

Risiko Pasang Behel Terlalu Dini

Baca Juga: Implan Gigi atau Behel Transparan? Duel Solusi Senyum Sempurna yang Ternyata Beda Arena

Memasang behel pada anak yang terlalu muda bisa berdampak negatif, seperti:

  • Gigi permanen tumbuh tidak teratur karena posisi rahang belum matang.
  • Kerusakan enamel gigi akibat sulit menjaga kebersihan.
  • Rasa nyeri atau trauma yang membuat anak takut ke dokter gigi di kemudian hari.

Selain itu, pemasangan behel tanpa pengawasan dokter gigi spesialis ortodonti bisa memicu infeksi dan pergeseran gigi yang salah arah.

Alternatif Aman sebelum Anak Cukup Umur untuk Pasang Behel

Jika orang tua ingin memperbaiki posisi gigi lebih awal, dokter biasanya menyarankan untuk:

1. Pemeriksaan ortodonti dini (usia 6–8 tahun) untuk deteksi dini masalah rahang.

2. Alat lepasan (removable appliance) yang ringan dan bisa dilepas saat makan.

3. Pantauan rutin tiap 6 bulan untuk melihat perkembangan gigi dan rahang anak.

Tips untuk Orang Tua

  • Selalu konsultasikan dengan dokter gigi spesialis ortodonti (Sp.Ort) sebelum melakukan tindakan.
  • Jangan tergoda tren atau konten media sosial.
  • Ajarkan anak pentingnya menyikat gigi 2x sehari dan menjaga pola makan sehat.

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa usia ideal pemasangan behel permanen pada anak adalah 11–13 tahun, setelah semua gigi tetap tumbuh dan rahang stabil.

Sebelum itu, orang tua cukup membawa anak ke dokter gigi sejak usia 7 tahun untuk pemeriksaan dini, agar langkah koreksi bisa dilakukan tepat waktu dan aman.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI