Perawatan Komprehensif untuk Thalasemia: Dari Transfusi hingga Dukungan Psikologis

Dinda Rachmawati

Kamis, 23 Oktober 2025 | 13:48 WIB
Perawatan Komprehensif untuk Thalasemia: Dari Transfusi hingga Dukungan Psikologis
Ilustrasi Tes Thalasemia - Apa Itu Penyakit Thalasemia? (Freepik)
  • Layanan Thalasemia Terpadu hadir untuk meningkatkan kualitas penanganan penyakit genetik kronis dengan kolaborasi lintas disiplin dan fasilitas modern di wilayah Banten.
  • Program ini tidak hanya fokus pada perawatan medis, tetapi juga menyediakan edukasi keluarga, konseling psikologis, serta kampanye pencegahan melalui skrining pranikah dan pemeriksaan genetik.
  • Dengan dukungan tenaga ahli dan berbagai pihak, layanan ini menjadi langkah penting dalam memastikan pasien Thalasemia mendapat perawatan aman, berkelanjutan, dan penuh ketulusan hati.

Suara.com - Thalasemia merupakan salah satu penyakit genetik kronis yang membutuhkan perhatian serius dan penanganan jangka panjang. 

Penyakit ini terjadi akibat kelainan produksi hemoglobin, protein pembawa oksigen dalam darah, yang menyebabkan penderitanya mengalami anemia berat dan membutuhkan transfusi darah secara rutin seumur hidup.

Menurut data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, terdapat lebih dari 10.000 pasien Thalasemia di tanah air, dan sekitar 3 hingga 10 persen penduduk diperkirakan menjadi pembawa sifat (carrier).

Di wilayah Banten, termasuk Tangerang, angka kasusnya terus meningkat dari tahun ke tahun. Kondisi tersebut menjadi dasar penting bagi hadirnya layanan kesehatan yang tidak hanya fokus pada pengobatan medis, tetapi juga dukungan menyeluruh bagi pasien dan keluarganya.

Sebagai bentuk nyata dari komitmen menghadirkan layanan kesehatan yang aman dan terpercaya, Primaya Hospital Tangerang resmi meluncurkan Layanan Thalasemia Terpadu.

Langkah strategis ini memperluas akses masyarakat terhadap penanganan Thalasemia yang lebih komprehensif, modern, dan berkesinambungan.

Perawatan Komprehensif untuk Thalasemia: Dari Transfusi hingga Dukungan Psikologis (Dok. Istimewa)
Perawatan Komprehensif untuk Thalasemia: Dari Transfusi hingga Dukungan Psikologis (Dok. Istimewa)

“Kami memahami bahwa Thalasemia bukan hanya penyakit medis, tapi perjalanan panjang yang membutuhkan dukungan menyeluruh,” ujar dr. Jocelyn Adrianto, MARS, FISQua, Direktur Cluster Jakarta & Banten Primaya Hospital.

Melalui layanan ini, lanjut dia, Primaya Hospital Tangerang hadir sebagai sahabat bagi pasien dan keluarga, memberikan perawatan terpadu dengan hati, serta semangat untuk membantu mereka menjalani hidup yang lebih berkualitas

Layanan Thalasemia Terpadu ini menggabungkan keunggulan klinis dengan fasilitas modern. Penanganannya pun melibatkan kolaborasi multidisiplin antara dokter anak konsultan hematologi-onkologi, dokter penyakit dalam, serta dukungan laboratorium dan farmasi. 

Pendekatan ini memastikan terapi yang aman, efektif, dan sesuai dengan standar keselamatan pasien. Beberapa fasilitas unggulan dalam layanan tersebut antara lain laboratorium hematologi lengkap dengan pemantauan rutin, layanan transfusi darah berkala dengan pengawasan dokter spesialis, serta ruang perawatan ramah dan nyaman bagi anak maupun dewasa.

Namun, keunggulan layanan ini tidak berhenti di sisi medis saja. Primaya Hospital Tangerang juga menyediakan program edukasi keluarga pasien serta layanan konseling psikologis untuk membantu pasien dan keluarga beradaptasi dengan kondisi kronis yang mereka hadapi.

“Kami ingin memastikan setiap pasien Thalasemia di Banten mendapatkan perawatan yang layak, mudah dijangkau, dan diberikan dengan penuh ketulusan. Dengan dukungan berbagai pihak, kami berharap layanan ini dapat membantu lebih banyak keluarga menjalani hidup yang lebih sehat dan produktif,” jelas dr. Putri Syam, B. Med, Sc., MARS., MM, Direktur Primaya Hospital Tangerang.

Selain membantu pasien yang sudah terdiagnosis, Primaya Hospital juga aktif mengedukasi masyarakat tentang pentingnya skrining pranikah dan pemeriksaan genetik untuk mencegah kasus baru Thalasemia. 

Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini dan pencegahan melalui perencanaan kesehatan keluarga.

Langkah ini sekaligus memperkuat peran rumah sakir dalam membangun ekosistem kesehatan berkelanjutan dan merata di Indonesia. Sebelumnya, layanan serupa telah tersedia di Primaya Hospital Bekasi Barat, Primaya Hospital Karawang, dan Primaya Evasari Hospital.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ditodong Gubernur Bengkulu Di Bandara, Ketua DPD RI Gercep Langsung Telepon Menkes

Ditodong Gubernur Bengkulu Di Bandara, Ketua DPD RI Gercep Langsung Telepon Menkes

News | Selasa, 21 Oktober 2025 | 18:14 WIB

Belajar dari Covid-19, Menkes Tegaskan Keterlibatan TNI Penting Dalam Penanganan Penyakit Menular

Belajar dari Covid-19, Menkes Tegaskan Keterlibatan TNI Penting Dalam Penanganan Penyakit Menular

News | Selasa, 21 Oktober 2025 | 11:37 WIB

Saat Suhu Bumi Naik, Nyamuk pun Berpesta: Awas Ancaman 'Ledakan' Demam Berdarah

Saat Suhu Bumi Naik, Nyamuk pun Berpesta: Awas Ancaman 'Ledakan' Demam Berdarah

Your Say | Selasa, 21 Oktober 2025 | 09:05 WIB

Terkini

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:29 WIB

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB