Langkah Kecil, Dampak Besar: Edukasi SADARI Agar Perempuan Lebih Sadar Deteksi Dini Kanker Payudara

Vania Rossa | Suara.com

Senin, 27 Oktober 2025 | 16:19 WIB
Langkah Kecil, Dampak Besar: Edukasi SADARI Agar Perempuan Lebih Sadar Deteksi Dini Kanker Payudara
Ilustrasi Periksa Payudara Sendiri (Sadari) untuk deteksi dini kanker payudara. (Shutterstock)
  • Edukasi deteksi dini kanker payudara bertema “AYO SADARI SETELAH MENSTRUASI” bagi lebih dari 1.000 mahasiswi kembali digelar di Jakarta.
  • Kampanye ini mengajak perempuan muda membiasakan pemeriksaan payudara sendiri secara rutin setelah menstruasi.
  • Langkah sederhana ini diyakini dapat meningkatkan kesadaran sekaligus menekan angka kematian akibat kanker payudara di Indonesia.

Suara.com - Bulan Oktober selalu identik dengan pita berwarna merah muda—simbol solidaritas global terhadap perjuangan melawan kanker payudara.

Di bulan ini, Charm bersama Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) menjalin kolaborasi edukatif lewat kampanye bertajuk “AYO SADARI SETELAH MENSTRUASI”, keduanya berfokus pada peningkatan kesadaran perempuan muda mengenai pentingnya deteksi dini kanker payudara.

Tahun ini, kegiatan edukasi dilakukan secara bertahap kepada lebih dari 1.000 mahasiswi dari sejumlah universitas di Jakarta sepanjang bulan Oktober 2025. Salah satu sesi edukasi diselenggarakan di STIKes RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, dan menghadirkan pemateri dari kalangan medis yang berpengalaman di bidang onkologi.

Menurut data WHO tahun 2022, lebih dari dua juta perempuan di dunia didiagnosis menderita kanker payudara. Di Indonesia sendiri, Global Cancer Observatory mencatat lebih dari 66 ribu kasus baru, menjadikan kanker payudara sebagai jenis kanker dengan angka kejadian tertinggi di Tanah Air.

Fakta ini menunjukkan bahwa risiko kanker payudara masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan perempuan Indonesia.

Namun, kabar baiknya, kanker payudara bukanlah vonis mati jika dideteksi lebih awal. Deteksi dini terbukti meningkatkan peluang kesembuhan secara signifikan. Sayangnya, masih banyak perempuan yang baru menyadari gejala ketika penyakit sudah memasuki stadium lanjut.

Hal inilah yang melatarbelakangi Charm dan YKPI untuk terus menyuarakan pentingnya pemeriksaan payudara sendiri melalui gerakan SADARI (Periksa Payudara Sendiri).

Dokter Agus Sutarman, SpB. Subsp Onk (K). SH. MH. MARS menjelaskan, kanker payudara tidak hanya menyerang perempuan usia lanjut, tetapi juga mereka yang masih muda. Karena itu, kebiasaan melakukan SADARI secara rutin dan disiplin sangat penting dilakukan.

“Kanker payudara dapat disembuhkan bila ditemukan secara dini dan ditangani dengan tepat. SADARI sebaiknya dilakukan 7–10 hari setelah hari pertama menstruasi, saat kondisi payudara lebih mudah diperiksa,” ujar dr. Agus.

Ia juga menambahkan bahwa edukasi ini tidak hanya bertujuan meningkatkan pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan semangat saling menjaga antarperempuan. Para mahasiswi diharapkan menjadi agen perubahan yang bisa menularkan kebiasaan SADARI ke lingkungan sekitar mereka.

Sementara itu, Direktur Unicharm, Sri Haryani, menyampaikan bahwa edukasi SADARI merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung kesehatan dan kepercayaan diri perempuan Indonesia.

kampanye bertajuk “AYO SADARI SETELAH MENSTRUASI”. (dok. Charm)
kampanye bertajuk “AYO SADARI SETELAH MENSTRUASI”. (dok. Charm)

Menurutnya, menstruasi dan pencegahan kanker payudara memiliki hubungan yang erat, karena waktu ideal melakukan SADARI adalah beberapa hari setelah menstruasi berakhir.

“Kami ingin setiap perempuan mengenal tubuhnya dan menjadikan SADARI sebagai rutinitas penting setelah menstruasi. Ini bukan sekadar kampanye, tapi ajakan untuk mencintai diri sendiri,” ujarnya.

Selain edukasi seputar deteksi dini kanker payudara, sesi tambahan juga diberikan untuk membahas cara memilih pembalut yang sesuai dengan kebutuhan tubuh. Dengan begitu, perempuan tidak hanya dibekali pengetahuan medis, tetapi juga pemahaman praktis tentang kesehatan reproduksi sehari-hari.

“Unicharm memiliki filosofi Love Your Possibilities — kami percaya setiap perempuan memiliki potensi tak terbatas. Melalui kegiatan ini, kami ingin membantu mereka menjaga kesehatan agar bisa terus berkembang dan mewujudkan impian tanpa batas,” tutup Sri Haryani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dikecam! Love Your W 2025 Diduga Hilang Fokus dari Isu Kanker Payudara

Dikecam! Love Your W 2025 Diduga Hilang Fokus dari Isu Kanker Payudara

Your Say | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 12:43 WIB

Pesta Mewah Sambil Bahas Kanker Payudara? Event W Korea Menuai Kritik Pedas Netizen

Pesta Mewah Sambil Bahas Kanker Payudara? Event W Korea Menuai Kritik Pedas Netizen

Your Say | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 10:39 WIB

Inovasi Bedah Robotik Pertama di Indonesia: Angkat Kanker Payudara Tanpa Hilangkan Bentuk Alami

Inovasi Bedah Robotik Pertama di Indonesia: Angkat Kanker Payudara Tanpa Hilangkan Bentuk Alami

Health | Minggu, 12 Oktober 2025 | 17:29 WIB

Terkini

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Health | Selasa, 28 April 2026 | 15:57 WIB

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Health | Senin, 27 April 2026 | 20:44 WIB

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB