Diabetes Makin Umum di Usia Muda, Begini Cara Sederhana Kendalikan Gula Darah

Vania Rossa Suara.Com
Minggu, 30 November 2025 | 15:15 WIB
Diabetes Makin Umum di Usia Muda, Begini Cara Sederhana Kendalikan Gula Darah
Ilustrasi cek gula darah. (Pexels)
Baca 10 detik
  • Prevalensi diabetes di Indonesia tahun 2024 mencapai 11,3% (lebih dari 20 juta orang dewasa), dipicu gaya hidup cepat.
  • Pengelolaan gula darah yang baik memerlukan konsistensi pada nutrisi seimbang, aktivitas fisik, dan penerapan prinsip 3J.
  • Selain itu, dukungan sosial juga berperan besar dalam keberhasilan seseorang menjalani hidup sehat.

Suara.com - Di tengah gaya hidup serba cepat, banyak orang tak sadar bahwa rutinitas harian mereka perlahan meningkatkan risiko diabetes. Duduk terlalu lama, kurang bergerak, makan terburu-buru tanpa memperhatikan kandungan makanan, hingga stres yang tak terkelola, semuanya menjadi pemicu yang makin sering dijumpai, terutama di kalangan pekerja muda.

Menurut International Diabetes Federation (IDF), prevalensi diabetes di Indonesia pada 2024 mencapai 11,3% atau lebih dari 20 juta orang dewasa.

Angka ini bukan hanya statistik, tetapi alarm serius bahwa kesehatan gula darah bukan lagi isu kelompok tertentu, melainkan tantangan bersama masyarakat Indonesia.

Diabetes Bisa Dicegah, Mulai dari Kebiasaan Sehari-Hari

Ketua PERSADIA Wilayah Jabodebek, Prof. Dr. dr. Mardi Santoso, DTM&H, SpPD-KEMD, FINASIM, FACE, menegaskan bahwa pengelolaan gula darah yang baik tidak harus dimulai dari langkah-langkah besar. Justru, semuanya berawal dari rutinitas kecil tetapi konsisten.

“Pengelolaan gula darah yang baik sebenarnya dapat dimulai dari kebiasaan sehari-hari. Kuncinya ada pada memenuhi asupan nutrisi yang seimbang, memilih makanan yang tepat, serta tetap aktif bergerak agar tubuh tetap bugar dan lebih bahagia,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pemahaman ini penting bukan hanya bagi penyandang diabetes, tetapi juga bagi generasi muda yang ingin mencegah risiko sejak dini.

Kunci Manajemen Gula Darah: Nutrisi, Aktivitas, dan Pola Hidup Seimbang

Dokter Spesialis Gizi Klinis RS UKRIDA, dr. Gracia. JMT. Winaktu, MS, SpGK, menekankan pentingnya pengaturan pola makan yang teratur dan terukur.

Baca Juga: Usia 20-an Kena Diabetes? Cek Kebiasaanmu Sekarang Juga!

“Menjaga gula darah bukan hanya dengan deteksi dini saja, tetapi juga dengan pengaturan pola makan yang baik dengan menerapkan prinsip 3J (Jadwal, Jumlah, dan Jenis), dengan frekuensi makan utama tiga kali dan frekuensi makan selingan tiga kali, serta harus mempunyai gaya hidup yang baik,” terangnya.

Prinsip 3J membantu tubuh tetap stabil tanpa lonjakan gula darah yang berbahaya. Kombinasikan dengan aktivitas fisik rutin—mulai dari jalan cepat, senam, hingga stretching singkat di sela bekerja—dan tubuh akan lebih responsif mengatur kadar gula di dalam darah.

Pendampingan yang Konsisten Membuat Proses Lebih Mudah

Perayaan Hari Diabetes Sedunia 2025. (Dok. Kalbe Nutritionals)
Perayaan Hari Diabetes Sedunia 2025. (Dok. Kalbe Nutritionals)

Upaya menjaga gula darah sering kali terasa seperti perjalanan panjang. Namun dukungan komunitas bisa membuatnya jauh lebih ringan dan menyenangkan.

Menurut Nita Novita, Marketing Kalbe Nutritionals, dukungan sosial berperan besar dalam keberhasilan seseorang menjalani hidup sehat.

Komitmen untuk mengedukasi masyarakat diwujudkan melalui perayaan Hari Diabetes Sedunia 2025 yang digelar Diabetasol berkolaborasi dengan PERSADIA dan RS UKRIDA di Museum Purna Bhakti Pertiwi, TMII.

×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI