Di Balik Krisis Penyakit Kronis: Mengapa Deteksi Dini Melalui Inovasi Diagnostik Jadi Benteng Utama?

Dinda Rachmawati

Selasa, 09 Desember 2025 | 20:46 WIB
Di Balik Krisis Penyakit Kronis: Mengapa Deteksi Dini Melalui Inovasi Diagnostik Jadi Benteng Utama?
PT Sysmex Indonesia Menggelar 10th Sysmex Scientific Seminar (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • Sysmex Scientific Seminar menyoroti urgensi deteksi dini di tengah meningkatnya penyakit tidak menular di Indonesia.
  • Pakar kesehatan menegaskan pentingnya diagnostik modern dan ekosistem data terintegrasi untuk diagnosis cepat dan akurat.
  • Seminar menekankan bahwa kualitas laboratorium adalah fondasi transformasi kesehatan nasional.

Harmonisasi hasil antar fasilitas, interoperabilitas data, serta konsistensi diagnosis dinilai akan menjadi kunci keberhasilan implementasi Transformasi Kesehatan 2025–2029 yang dicanangkan Kementerian Kesehatan RI. 

Hal ini sejalan dengan pandangan Sully Kosasih, Medical Scientific & Public Affairs Manager PT Sysmex Indonesia, yang menyatakan bahwa pemeriksaan diagnostik adalah pilar utama kesehatan populasi. 

“Dengan deteksi dini yang tepat, kita dapat menekan beban penyakit kronis, mempercepat pengobatan efektif, dan mendukung sistem kesehatan yang lebih tangguh dan efisien,” jelasnya.

Tidak hanya membawa inovasi, seminar ini juga mempertemukan para pemimpin pemikiran di bidang kesehatan, termasuk dr. Maria Endang Sumiwi, MPH, Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kementerian Kesehatan RI. 

Ia menegaskan bahwa keberhasilan program deteksi dini dan skrining nasional sangat bertumpu pada kualitas layanan laboratorium. Diagnostik disebutnya sebagai “fondasi layanan primer yang kuat”.

Dengan berbagai paparan tersebut, Sysmex Scientific Seminar kembali memperlihatkan bagaimana kolaborasi lintas profesi dan industri dapat mendorong kemajuan kesehatan publik. 

Sysmex Indonesia meyakini bahwa keberlanjutan kesehatan masyarakat hanya dapat dicapai jika tenaga medis, pemerintah, dan industri bergerak dalam satu arah: memperkuat sistem deteksi dini yang modern, terintegrasi, dan mudah diakses. 

Melalui inovasi yang semakin terhubung dengan data, masa depan kesehatan Indonesia diharapkan menjadi lebih adaptif, presisi, dan berkelanjutan.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Membaca Sinyal Tubuh: Pahami Fase Penuaan di Setiap Jenjang Usia

Membaca Sinyal Tubuh: Pahami Fase Penuaan di Setiap Jenjang Usia

Your Say | Selasa, 09 Desember 2025 | 14:09 WIB

Revolusi Senyap Melawan Kebisingan: Mengapa Kita Mendambakan Slow Living?

Revolusi Senyap Melawan Kebisingan: Mengapa Kita Mendambakan Slow Living?

Your Say | Selasa, 09 Desember 2025 | 11:01 WIB

Cantik Luar Dalam: Bagaimana Perawatan Holistik Kecantikan dan Mental Jadi Solusi Baru?

Cantik Luar Dalam: Bagaimana Perawatan Holistik Kecantikan dan Mental Jadi Solusi Baru?

Lifestyle | Selasa, 09 Desember 2025 | 10:44 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×