Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Dinda Rachmawati

Senin, 20 April 2026 | 06:32 WIB
Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat
Transformasi Operasi Lutut di Indonesia: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • Mayapada Healthcare menghadirkan teknologi robotik VELYS untuk meningkatkan presisi operasi penggantian sendi lutut bagi pasien di Indonesia.
  • Simposium internasional melibatkan para ahli global guna berbagi praktik terbaik untuk meningkatkan standar layanan ortopedi dalam negeri.
  • Protokol pemulihan terintegrasi dan kolaborasi multidisiplin diterapkan untuk mempercepat proses penyembuhan serta meningkatkan kualitas hidup pasien pascaoperasi.

Suara.com - Perkembangan teknologi medis terus mengubah wajah layanan ortopedi, termasuk dalam penanganan masalah lutut yang kian banyak dialami masyarakat Indonesia. 

Salah satu yang paling menonjol adalah prosedur Total Knee Replacement (TKR) atau operasi penggantian sendi lutut, yang kini tidak lagi sekadar soal mengganti sendi rusak, tetapi juga tentang presisi, pemulihan cepat, dan kualitas hidup pasien setelah operasi.

Lonjakan kebutuhan layanan ortopedi, khususnya akibat osteoartritis, membuat inovasi di bidang ini semakin mendesak. Tak hanya pada kelompok usia lanjut, kasus kerusakan sendi lutut juga mulai banyak ditemukan pada usia produktif. 

Sayangnya, masih banyak pasien yang memilih berobat ke luar negeri demi mendapatkan teknologi dan standar layanan terbaik. Menjawab tantangan tersebut, Mayapada Healthcare melalui jaringan rumah sakitnya menghadirkan pendekatan baru berbasis kolaborasi global. 

Dalam simposium internasional bertajuk Global Best Practices in Advancing Total Knee Replacement, para ahli dari berbagai negara berbagi praktik terbaik untuk meningkatkan standar layanan ortopedi di dalam negeri.

Salah satu sorotan utama dalam perkembangan operasi lutut saat ini adalah penggunaan teknologi berbasis robotik. Sistem seperti VELYS Robotic-Assisted Solution memungkinkan dokter melakukan tindakan dengan tingkat akurasi yang jauh lebih tinggi dibandingkan metode konvensional.

Prof. Dr. dr. Dwikora Novembri Utomo, Sp.OT(K) menjelaskan bahwa kemajuan ini membawa perubahan besar dalam praktik klinis.

“Kemajuan teknologi mendorong perubahan signifikan dalam tindakan Total Knee Replacement, sehingga prosedur kini semakin presisi berkat dukungan teknologi modern, termasuk sistem berbasis robotik. Hal ini memungkinkan tindakan yang lebih akurat sekaligus mendukung proses pemulihan pasien yang lebih optimal,” ujarnya.

Teknologi ini membantu dokter menyesuaikan tindakan dengan kondisi anatomi masing-masing pasien, sehingga hasil operasi menjadi lebih konsisten dan personal.

baca juga

Tidak Hanya Operasi, Tapi Juga Pemulihan

Pendekatan modern dalam operasi lutut kini tidak berhenti di ruang bedah. Fokus juga diarahkan pada proses pemulihan melalui protokol seperti Enhanced Recovery After Surgery (ERAS), yang melibatkan berbagai disiplin ilmu.

Prof. Nicolaas C. Budhiparama menegaskan bahwa standar baru ortopedi telah bergeser.

“Pasien tidak lagi hanya mencari hasil operasi yang baik, tetapi juga pemulihan yang cepat dan minim nyeri. Dengan teknologi seperti VELYS™ serta desain implan yang tepat, kita dapat memberikan hasil yang lebih konsisten dan optimal bagi pasien,” jelasnya.

Pendekatan ini melibatkan kolaborasi antara dokter ortopedi, anestesi, rehabilitasi medik, hingga nutrisi klinik. Tujuannya jelas: mempercepat pemulihan, mengurangi lama rawat inap, dan meningkatkan kenyamanan pasien.

Dalam praktik ortopedi modern, keberhasilan operasi sangat bergantung pada kerja tim. Hal ini ditekankan oleh Brigjen TNI dr. Sunaryo Kusumo, Sp.OT(K).

“Pendekatan kolaboratif terbukti meningkatkan akurasi diagnosis serta hasil klinis pasien, terutama pada kasus-kasus kompleks,” ungkapnya.

Kolaborasi ini menjadi kunci dalam menangani kasus deformitas lutut atau kondisi kompleks lainnya yang membutuhkan perencanaan matang dan eksekusi presisi.

Perspektif Global: Implan dan Personalisasi

Dari perspektif internasional, kualitas dan desain implan menjadi faktor krusial dalam keberhasilan operasi. Mayo Clinic melalui salah satu ahlinya, Kevin Perry, MD, menyoroti tren meningkatnya pasien muda yang menjalani operasi lutut.

“Desain implan menjadi sangat penting, tidak hanya untuk keberhasilan operasi, tetapi juga untuk daya tahan dan fungsi jangka panjang. Pendekatan personal berbasis anatomi pasien, ditambah teknologi robotik, meningkatkan presisi dan konsistensi hasil,” jelasnya.

Pandangan ini diperkuat oleh Dr. Liow Ming Han Lincoln dari Singapore General Hospital yang melihat peningkatan hasil klinis di Asia Tenggara berkat teknologi robotik.

“Penggunaan awal teknologi ini menunjukkan peningkatan presisi dan hasil yang lebih konsisten, menjadi langkah penting menuju standar ortopedi yang lebih maju di kawasan,” ujarnya.

Sementara itu, Dr. Prof. Rajesh Malhotra dari Apollo Hospital New Delhi menekankan bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh operasi semata.

“Hasil terbaik datang dari konsistensi seluruh proses perawatan, mulai dari presisi tindakan, alur klinis terintegrasi, hingga kualitas keperawatan. Pendekatan ini memastikan pemulihan lebih cepat dan pengalaman pasien yang lebih baik,” paparnya.

Transformasi layanan ortopedi di Indonesia kini bergerak ke arah yang lebih maju, menggabungkan teknologi canggih, kolaborasi global, dan pendekatan yang berpusat pada pasien.

Presiden Direktur & CEO Mayapada Healthcare, Navin Sonthalia menegaskan komitmen tersebut.

“Kami ingin memastikan pasien di Indonesia dapat merasakan standar perawatan ortopedi terbaik dunia tanpa harus ke luar negeri. Ini adalah bagian dari upaya kami menghadirkan inovasi dan kualitas layanan setara global,” ujarnya.

Dengan adopsi teknologi robotik, pengembangan desain implan, serta penerapan protokol pemulihan modern, operasi lutut kini bukan lagi prosedur yang menakutkan. 

Sebaliknya, ia menjadi solusi yang semakin aman, presisi, dan memberikan harapan baru bagi pasien untuk kembali aktif menjalani hidup.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dituding Operasi Wajah Gagal, Rossa Resmi Polisikan 78 Akun Media Sosial

Dituding Operasi Wajah Gagal, Rossa Resmi Polisikan 78 Akun Media Sosial

Video | Minggu, 19 April 2026 | 20:05 WIB

Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa

Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa

News | Rabu, 15 April 2026 | 21:06 WIB

400 Tentara AS Terluka dalam Perang Iran

400 Tentara AS Terluka dalam Perang Iran

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:16 WIB

Terkini

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

Presiden Prabowo Subianto Sindir Wartawan Saat Bahas Tentang Kampanye Besar di Pidatonya

Presiden Prabowo Subianto Sindir Wartawan Saat Bahas Tentang Kampanye Besar di Pidatonya

Video | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:15 WIB

Hari Anak Nasional, Saatnya Perluas Ruang Belajar dan Kolaborasi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak

Hari Anak Nasional, Saatnya Perluas Ruang Belajar dan Kolaborasi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:12 WIB

Honda ADV160 Ternyata Sanggup Tenggak Etanol 85 Persen, Harga Jauh Lebih Murah

Honda ADV160 Ternyata Sanggup Tenggak Etanol 85 Persen, Harga Jauh Lebih Murah

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:50 WIB

Kulit Bersih Tanpa Rasa Kering dan Tertarik, Ini Pentingnya Memilih Cleansing Balm yang Gentle

Kulit Bersih Tanpa Rasa Kering dan Tertarik, Ini Pentingnya Memilih Cleansing Balm yang Gentle

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:28 WIB

Baru IPO, Emiten RANS Sudah Gonjang-ganjing! Satu Direktur Pilih Mundur

Baru IPO, Emiten RANS Sudah Gonjang-ganjing! Satu Direktur Pilih Mundur

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:19 WIB

Bukan Supra Lagi Jadi Raja, Ini Motor Bebek Honda Paling Irit yang Kerap Diremehkan

Bukan Supra Lagi Jadi Raja, Ini Motor Bebek Honda Paling Irit yang Kerap Diremehkan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:10 WIB

×