Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa

Muhammad Yasir | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 15 April 2026 | 21:06 WIB
Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa
Pemkot Jakpus Bersihkan Ikan Sapu-Sapu Perusak Turap di Kali Cideng. (Dok. Pemkot Jakpus)
  • Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan membersihkan ikan sapu-sapu di lima wilayah kota administratif pada Jumat, 16 April 2026.
  • Ikan sapu-sapu berbahaya karena mengandung zat beracun bagi manusia serta merusak infrastruktur tanggul dan ekosistem perairan lokal.
  • Operasi pembersihan ini turut mencakup kegiatan normalisasi saluran air dan pengangkatan sedimen di seluruh wilayah DKI Jakarta.

Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menggelar aksi besar-besaran membersihkan ikan sapu-sapu di seluruh wilayah kota administratif,  pada Jumat (16/4/2026) pagi. Langkah ini diambil setelah ikan invasif tersebut dinilai berbahaya bagi kesehatan sekaligus merusak lingkungan.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, operasi pembersihan dilakukan serentak di lima wilayah Jakarta.

“Besok pada hari Jumat pagi secara serentak seluruh lima kota yang ada di Jakarta akan mengadakan acara untuk pembersihan ikan sapu-sapu,” kata Pramono di Jakarta, Rabu (15/4/2026).

Ia mengungkapkan, hasil uji laboratorium menunjukkan ikan sapu-sapu mengandung zat berbahaya di atas ambang batas aman konsumsi.

“Dari hasil lab, hampir semua ikan yang dites di laboratorium kadar batasnya itu 0,3 miligram, ikan sapu-sapu lebih dari itu sehingga akan sangat berbahaya kalau dikonsumsi. Ada timbalnya, ada macam-macamnya, dan itu benar-benar berbahaya bagi manusia kalau dikonsumsi,” ujarnya.

Selain berisiko bagi kesehatan, ikan ini juga dinilai merusak infrastruktur perairan. Pramono menyebut, kebiasaan ikan sapu-sapu membuat lubang di tanggul dan tebing berpotensi mempercepat kerusakan.

“Ketika dia membuat rumah, tanggul-tanggul, tebing-tebing itulah yang kemudian digunakan untuk dia bersembunyi,” ucapnya.

Operasi penangkapan ikan sapu-sapu di Jakarta. (Dok. Suara.com)
Operasi penangkapan ikan sapu-sapu di Jakarta. (Dok. Suara.com)

Tak hanya itu, keberadaannya juga mengancam ekosistem karena memangsa telur ikan lokal dan mengganggu keseimbangan perairan.

Pramono menambahkan, ikan sapu-sapu merupakan spesies invasif asal Amerika Selatan yang dikenal tahan hidup di kondisi air buruk.

“Memang ikan ini bisa hidup dalam segala cuaca termasuk dalam kondisi air yang sangat-sangat tidak sehat,” ujarnya.

Ia bahkan menyebut, di negara asalnya ikan tersebut juga menjadi masalah serius.

“Di sana pun ini sudah menjadi persoalan di tempat awal mereka berada sehingga dengan demikian di sana pun ikan ini dimusnahkan,” ungkapnya.

Pemprov DKI menegaskan, operasi ini tidak hanya fokus pada pengangkatan ikan sapu-sapu, tetapi juga dibarengi normalisasi saluran air.

“Tidak semata-mata untuk ikan sapu-sapu, tetapi kita juga mengangkut sedimen, kemudian memperbaiki saluran air dan sebagainya,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Teruntuk Pak Pram, Menyapu Ikan Sapu-sapu Saja Tak Cukup

Teruntuk Pak Pram, Menyapu Ikan Sapu-sapu Saja Tak Cukup

Liks | Rabu, 15 April 2026 | 19:20 WIB

Solusi Macet Jakarta? DKI Bangun Flyover Latumenten dan Bintaro Puspita Hingga 2030

Solusi Macet Jakarta? DKI Bangun Flyover Latumenten dan Bintaro Puspita Hingga 2030

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:30 WIB

Merusak Tanggul dan Ikan Lokal, Pramono Instruksikan Operasi Pembersihan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta!

Merusak Tanggul dan Ikan Lokal, Pramono Instruksikan Operasi Pembersihan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta!

News | Minggu, 12 April 2026 | 14:06 WIB

Terkini

Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka

Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:53 WIB

Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing

Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:43 WIB

Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!

Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:30 WIB

Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026

Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:25 WIB

Atasi Sampah Cilincing, Pemprov DKI Bakal 'Sulap' Limbah Kerang Jadi Material WC

Atasi Sampah Cilincing, Pemprov DKI Bakal 'Sulap' Limbah Kerang Jadi Material WC

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:02 WIB

Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar

Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar

News | Rabu, 15 April 2026 | 19:49 WIB

Baleg DPR Sepakati Perubahan Prolegnas 2026,  Ada Lima RUU Baru Masuk Ini Daftarnya!

Baleg DPR Sepakati Perubahan Prolegnas 2026, Ada Lima RUU Baru Masuk Ini Daftarnya!

News | Rabu, 15 April 2026 | 19:43 WIB

22 Tahun Nasib PRT Dipingpong, RUU PPRT Kini Terkatung-katung di Tangan Pemerintah

22 Tahun Nasib PRT Dipingpong, RUU PPRT Kini Terkatung-katung di Tangan Pemerintah

News | Rabu, 15 April 2026 | 19:39 WIB

Sopir Ambulans Kena Order Fiktif Debt Collector, Berujung Disuruh Tagih Utang

Sopir Ambulans Kena Order Fiktif Debt Collector, Berujung Disuruh Tagih Utang

News | Rabu, 15 April 2026 | 19:36 WIB

BNI Lepas Timnas ke Thomas & Uber Cup 2026, Tegaskan Komitmen Jaga Tradisi Juara

BNI Lepas Timnas ke Thomas & Uber Cup 2026, Tegaskan Komitmen Jaga Tradisi Juara

News | Rabu, 15 April 2026 | 19:36 WIB