Kasus Kekerasan Daycare Yogyakarta, DPR Desak Hukuman Berat dan Audit Total

Vania Rossa, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 27 April 2026 | 11:55 WIB
Kasus Kekerasan Daycare Yogyakarta, DPR Desak Hukuman Berat dan Audit Total
Anggota Komisi VIII DPR RI, Ina Ammania. (Dok. DPR)
baca 10 detik
  • Anggota Komisi VIII DPR RI mengecam kasus dugaan kekerasan anak di daycare Little Aresha Yogyakarta pada Senin, 27 April 2026.
  • DPR mendesak aparat penegak hukum memberikan hukuman maksimal kepada pelaku dan pihak pengelola yang terbukti lalai dalam kasus tersebut.
  • Pemerintah diminta mengevaluasi sistem pengawasan serta perizinan daycare demi memastikan standar keamanan dan perlindungan bagi anak tetap terjaga.

Suara.com - Anggota Komisi VIII DPR RI, Ina Ammania, mengecam keras dugaan tindak kekerasan terhadap anak yang terjadi di penitipan anak (daycare) Little Aresha, Yogyakarta.

Ia menegaskan bahwa peristiwa ini menjadi alarm keras bagi sistem pengawasan lembaga pengasuhan anak di Indonesia.

Menurutnya, tindakan kekerasan di lingkungan daycare sangat memprihatinkan dan tidak dapat ditoleransi. Ia mengingatkan bahwa hakikat sebuah tempat penitipan anak adalah menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi tumbuh kembang anak, bukan justru menjadi tempat terjadinya penganiayaan.

"Kami mengecam keras dugaan tindak kekerasan terhadap anak yang terjadi di daycare Little Aresha Yogyakarta. Peristiwa ini sangat memprihatinkan, mengingat tempat penitipan anak seharusnya menjadi ruang yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak," ujar Ina kepada wartawan, dikutip Senin (27/4/2026).

Politisi PDI-Perjuangan ini mendesak aparat penegak hukum untuk bertindak cepat dan transparan dalam mengusut kasus ini.

Ia meminta agar oknum pelaku maupun pihak pengelola yang terbukti lalai diberikan hukuman maksimal sebagai efek jera.

"Kami mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus ini secara transparan dan memberikan sanksi tegas berupa hukuman berat kepada pelaku dan pihak-pihak yang terbukti bersalah. Perlindungan terhadap anak adalah amanat konstitusi dan tidak boleh ditawar," tegasnya.

Tak hanya soal penegakan hukum, Ina juga menyoroti lemahnya pengawasan terhadap lembaga-lembaga pengasuhan anak.

Ia mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) dan Kementerian terkait untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem perizinan dan standar operasional (SOP) di setiap daycare.

baca juga

"Kami mendesak Pemerintah Daerah dan Kementerian terkait untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan dan perizinan daycare, termasuk standar operasional dan kompetensi pengasuh. Negara harus hadir memastikan seluruh lembaga pengasuhan anak memenuhi standar perlindungan anak yang ketat," katanya.

Lebih lanjut, Komisi VIII DPR RI menekankan pentingnya pemulihan trauma bagi para korban. Ina meminta pemerintah memastikan adanya pendampingan psikologis bagi anak-anak yang menjadi korban serta orang tua mereka.

Ia juga mendorong penguatan mekanisme pengaduan masyarakat agar kasus serupa bisa dideteksi lebih dini dan tidak terulang kembali di masa depan.

"Keselamatan dan masa depan anak-anak Indonesia adalah prioritas yang tidak bisa dikompromikan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buntut Kasus Little Aresha, Menko PMK Instruksikan Evaluasi Total Daycare se-Indonesia

Buntut Kasus Little Aresha, Menko PMK Instruksikan Evaluasi Total Daycare se-Indonesia

News | Senin, 27 April 2026 | 11:39 WIB

Mayoritas Daycare Belum Berizin, Menteri PPPA Soroti Minimnya Standar dan Risiko bagi Anak

Mayoritas Daycare Belum Berizin, Menteri PPPA Soroti Minimnya Standar dan Risiko bagi Anak

News | Senin, 27 April 2026 | 11:19 WIB

Tertipu Citra Profesional, Orang Tua Ini Ungkap Horor di Balik Daycare Little Aresha

Tertipu Citra Profesional, Orang Tua Ini Ungkap Horor di Balik Daycare Little Aresha

News | Senin, 27 April 2026 | 10:39 WIB

Terkini

Bukan Cuma Minuman Hits, 5 Toner Matcha Korea Ini Bisa Atasi Pori-pori dan Jerawat

Bukan Cuma Minuman Hits, 5 Toner Matcha Korea Ini Bisa Atasi Pori-pori dan Jerawat

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Jelang Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA, Silmy Karim: Alhamdulillah

Jelang Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA, Silmy Karim: Alhamdulillah

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:27 WIB

Ancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan Acak Suporter Persib di Bogor

Ancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan Acak Suporter Persib di Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:26 WIB

Kompolnas Minta Polda Riau Perketat Pengawasan Psikologis Polisi usai Kasus Brigadir WP

Kompolnas Minta Polda Riau Perketat Pengawasan Psikologis Polisi usai Kasus Brigadir WP

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:25 WIB

Amuk Api di Cikini Menteng: Lima Rumah Hangus, Ratusan Petugas Berjibaku Tembus Gang Sempit

Amuk Api di Cikini Menteng: Lima Rumah Hangus, Ratusan Petugas Berjibaku Tembus Gang Sempit

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:21 WIB

GJLS: Berapi-Api Laris Manis di Jakarta Film Week 2026, Monty Tiwa Terharu

GJLS: Berapi-Api Laris Manis di Jakarta Film Week 2026, Monty Tiwa Terharu

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Wantimpres Kumpul di Setneg, Bahas Sejumlah Isu untuk Prabowo

Wantimpres Kumpul di Setneg, Bahas Sejumlah Isu untuk Prabowo

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Dedi Mulyadi: Pilkades di Jabar Tanpa Kertas Suara dan Penghitungan Lama

Dedi Mulyadi: Pilkades di Jabar Tanpa Kertas Suara dan Penghitungan Lama

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:19 WIB

3 Opsi Ban Motor Honda Beat yang Cocok untuk Musim Hujan

3 Opsi Ban Motor Honda Beat yang Cocok untuk Musim Hujan

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:19 WIB

Beda Viva Air Mawar Vs Viva Queen Rose Face Mist, Cek Kandungan dan Fungsinya

Beda Viva Air Mawar Vs Viva Queen Rose Face Mist, Cek Kandungan dan Fungsinya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:19 WIB

×