Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Husna Rahmayunita | Gagah Radhitya Widiaseno | Suara.com

Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB
Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026
Kecelakaan Alex Marquez saat MotoGP Catalunya yang menyebabkan cedera tulang selangka (Instagram)
  • Tulang selangka menghubungkan dada dan lengan, berfungsi vital untuk menopang pergerakan bebas pada bahu.
  • Benturan keras pada bahu, seperti akibat kecelakaan bertenaga tinggi, sangat rentan mematahkan tulang ini.
  • Penanganan cedera bervariasi, mulai dari penggunaan penyangga lengan hingga operasi bedah pemasangan plat logam.

Penanganan fraktur klavikula sangat bergantung pada tingkat keparahannya:

1. Pemakaian Arm Sling (Penyangga Lengan) Untuk kasus ringan di mana patahan tulang tidak bergeser dari posisinya, dokter biasanya cukup memberikan arm sling. Tujuannya agar lengan dan bahu tetap stabil selama proses penyembuhan alami berjalan.

2. Tindakan Operasi (Seperti Kasus Alex Marquez) Jika ujung tulang yang patah bergeser secara signifikan (keluar dari garis normal), operasi adalah jalan keluar terbaik. Melalui prosedur reduksi terbuka dan fiksasi internal, dokter akan mengembalikan posisi tulang dan menyambungnya kembali menggunakan perangkat keras berupa plat dan sekrup logam. Ini wajib dilakukan agar kekuatan bahu kembali maksimal, terutama bagi atlet.

3. Fisioterapi Setelah tulang mulai stabil, pasien harus menjalani fisioterapi untuk mengembalikan fleksibilitas dan mencegah kekakuan sendi bahu. Secara umum, orang dewasa membutuhkan waktu sekitar 3 bulan untuk pulih total, sementara anak-anak sekitar 6 minggu.

Kapan Harus Segera ke Dokter?

Jangan pernah menganggap remeh cedera bahu akibat benturan keras. Cedera tulang selangka yang dibiarkan bisa memicu komplikasi serius, mulai dari rusaknya saraf dan pembuluh darah akibat tertusuk serpihan tulang, tulang yang sembuh dalam kondisi memendek, hingga risiko radang sendi (osteoartritis) di masa depan.

Pertolongan pertama terbaik adalah menenangkan korban, meminimalisir pergerakan lengan (bisa menggunakan perban atau kain sebagai penyangga darurat), mengompres area yang bengkak dengan es, dan segera melarikan korban ke rumah sakit.

Terutama jika korban mengalami sesak napas, perdarahan hebat, atau patahan tulang tampak menembus kulit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MotoGP Catalunya 2026: Diggia Menang Usai Drama Dua Kali Red Flag

MotoGP Catalunya 2026: Diggia Menang Usai Drama Dua Kali Red Flag

Your Say | Senin, 18 Mei 2026 | 09:56 WIB

Kronologi Motor Alex Marquez Hancur di MotoGP Catalunya, Patah Tulang Berujung Operasi Instan

Kronologi Motor Alex Marquez Hancur di MotoGP Catalunya, Patah Tulang Berujung Operasi Instan

Otomotif | Senin, 18 Mei 2026 | 08:56 WIB

Johann Zarco Lolos dari Maut usai Kaki Terjepit Roda Motor Bagnaia di MotoGP Catalunya

Johann Zarco Lolos dari Maut usai Kaki Terjepit Roda Motor Bagnaia di MotoGP Catalunya

Sport | Senin, 18 Mei 2026 | 06:45 WIB

Terkini

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB