Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Vania Rossa

Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB
Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya
Ilustrasi susu segar. (Freepik)
baca 10 detik
  • Prof. Rini Sekartini mengimbau orang tua untuk lebih kritis membaca label komposisi utama, bukan sekadar kandungan nutrisi tambahan.
  • FEIHE International dan MAKUKU meluncurkan susu formula AceKid di Indonesia dengan menekankan transparansi bahan baku serta proses produksinya.
  • Pemilihan produk nutrisi bagi anak harus didasarkan pada riset ilmiah guna mendukung tumbuh kembang dan kesehatan jangka panjang.

Suara.com - Di tengah beragam pilihan susu pertumbuhan yang tersedia di pasaran, orang tua kerap dihadapkan pada berbagai klaim nutrisi yang menjanjikan manfaat untuk tumbuh kembang anak. Namun, para ahli mengingatkan bahwa memilih susu anak tidak cukup hanya melihat kandungan tambahan seperti DHA, Omega-3, atau vitamin tertentu.

Kualitas bahan baku, urutan komposisi, hingga proses produksi juga menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan untuk memastikan kebutuhan nutrisi anak terpenuhi secara optimal.

Guru Besar Ilmu Kesehatan Anak Universitas Indonesia sekaligus Konsultan Tumbuh Kembang Pediatri Sosial FKUI-RSCM, Prof. DR. dr. Rini Sekartini, Sp.A(K), mengatakan banyak orang tua masih berfokus pada kandungan nutrisi tambahan tanpa memperhatikan komposisi utama produk yang dikonsumsi anak.

"Orang tua perlu lebih kritis dalam membaca label produk nutrisi anak. Selama ini banyak orang tua cenderung fokus pada kandungan tambahan seperti DHA, Omega-3, dan Omega-6, padahal komposisi utama penting untuk dipahami. Kandungan yang tercantum pertama di dalam urutan komposisi menunjukkan komponen terbesar dalam suatu produk," ujar Rini.

Menurutnya, memahami komposisi secara menyeluruh membantu orang tua mengambil keputusan yang lebih tepat dalam memilih asupan harian anak. Selain kandungan nutrisi, kualitas sumber bahan baku serta keberadaan tambahan gula atau pemanis tertentu juga perlu menjadi perhatian.

Guru Besar Ilmu Kesehatan Anak Universitas Indonesia sekaligus Konsultan Tumbuh Kembang Pediatri Sosial FKUI-RSCM, Prof. DR. dr. Rini Sekartini, Sp.A(K). (Suara.com/Vania)
Guru Besar Ilmu Kesehatan Anak Universitas Indonesia sekaligus Konsultan Tumbuh Kembang Pediatri Sosial FKUI-RSCM, Prof. DR. dr. Rini Sekartini, Sp.A(K). (Suara.com/Vania)

Pentingnya Transparansi Sumber Bahan Baku

Kesadaran orang tua terhadap kualitas bahan baku kini juga semakin meningkat. Tidak sedikit keluarga yang ingin mengetahui dari mana sumber susu berasal, bagaimana proses produksinya, hingga standar keamanan yang diterapkan sebelum produk sampai ke tangan konsumen.

Fenomena ini mendorong sejumlah produsen menghadirkan pendekatan yang lebih transparan dalam penyediaan nutrisi anak. Salah satunya dilakukan melalui peluncuran AceKid, produk susu formula yang diperkenalkan oleh FEIHE International bersama MAKUKU di Indonesia.

Pendiri dan CEO FEIHE International, Leng Youbin, mengatakan kehadiran AceKid merupakan bagian dari upaya menghadirkan pilihan nutrisi yang tidak hanya berfokus pada kualitas produk, tetapi juga edukasi bagi keluarga.

baca juga

"Indonesia merupakan pasar yang sangat penting bagi AceKid karena kami ingin membawa standar yang sama dengan di negara-negara maju ke Indonesia. Kami percaya setiap anak berhak mendapatkan nutrisi yang lebih baik. Melalui AceKid, kami ingin menghadirkan pilihan nutrisi anak yang tidak hanya mengedepankan kualitas produk, tetapi juga transparansi komposisi, sumber bahan baku, dan edukasi yang bertanggung jawab bagi keluarga Indonesia," kata Leng.

Produk ini menggunakan susu segar (natural whole milk) sebagai bahan dasar utama yang diklaim berasal dari sumber yang dapat ditelusuri. Selain itu, AceKid juga menerapkan sistem pemrosesan one-step fresh untuk menjaga kualitas bahan baku sejak proses produksi hingga sampai ke konsumen.

Peluncuran AceKid Indonesia pada Minggu (07/06/2026). (dok. ist)
Peluncuran AceKid Indonesia pada Minggu (07/06/2026). (dok. ist)

Nutrisi Seimbang untuk Mendukung Tumbuh Kembang

Para ahli menilai pemenuhan nutrisi anak perlu dilakukan secara menyeluruh dan seimbang. Selain memperhatikan kecukupan protein, vitamin, dan mineral, orang tua juga perlu menghindari konsumsi gula berlebih yang dapat berdampak pada kesehatan jangka panjang.

Tantangan kesehatan anak di Indonesia sendiri masih cukup beragam, mulai dari stunting, masalah gizi, hingga meningkatnya risiko obesitas dan kerusakan gigi akibat pola makan yang kurang tepat.

Karena itu, pemilihan produk nutrisi sebaiknya tidak hanya didasarkan pada iklan atau tren, melainkan juga mempertimbangkan kualitas bahan, keamanan produk, serta kebutuhan spesifik setiap anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:05 WIB

World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu

World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:34 WIB

2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit

2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:05 WIB

Terkini

Buka Rekening BritAma di Platarun Makassar Langsung Dapat Cashback!

Buka Rekening BritAma di Platarun Makassar Langsung Dapat Cashback!

Bri | Kamis, 17 September 2026 | 15:36 WIB

Menyingkap Filosofis dan Makna Tersirat di Balik Film The Sheep Detectives

Menyingkap Filosofis dan Makna Tersirat di Balik Film The Sheep Detectives

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 15:35 WIB

Eks PSIM Yogyakarta Ungkap Sisi Gila Sepak Bola Indonesia: Sampai Tak Bisa Keluar Rumah

Eks PSIM Yogyakarta Ungkap Sisi Gila Sepak Bola Indonesia: Sampai Tak Bisa Keluar Rumah

Bola | Kamis, 17 September 2026 | 15:34 WIB

Apakah Aman Menaruh Microwave di Atas Kulkas? Hati-Hati, 4 Bahaya Ini Mengintai Dapur

Apakah Aman Menaruh Microwave di Atas Kulkas? Hati-Hati, 4 Bahaya Ini Mengintai Dapur

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 15:33 WIB

Rajin Sikat Gigi tapi Masih Bisa Berlubang? Ini yang Mungkin Terlewat

Rajin Sikat Gigi tapi Masih Bisa Berlubang? Ini yang Mungkin Terlewat

Health | Kamis, 17 September 2026 | 15:33 WIB

Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja

Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja

Jogja | Kamis, 17 September 2026 | 15:33 WIB

Koleksi Terbatas BRIZZI x Arkiv Wajib Dimiliki Kolektor

Koleksi Terbatas BRIZZI x Arkiv Wajib Dimiliki Kolektor

Bri | Kamis, 17 September 2026 | 15:31 WIB

94 Orang Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, DPR Desak Audit Besar-besaran

94 Orang Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, DPR Desak Audit Besar-besaran

News | Kamis, 17 September 2026 | 15:29 WIB

Nabung Rp200 Ribu, Bisa Dapat Cashback Spesial dari BRI, Begini Caranya

Nabung Rp200 Ribu, Bisa Dapat Cashback Spesial dari BRI, Begini Caranya

Bri | Kamis, 17 September 2026 | 15:27 WIB

Pakar UGM Buka Suara Soal Bakteri 'Tahan Panas' di Kasus Keracunan MBG

Pakar UGM Buka Suara Soal Bakteri 'Tahan Panas' di Kasus Keracunan MBG

News | Kamis, 17 September 2026 | 15:26 WIB

×