Pakar UGM Buka Suara Soal Bakteri 'Tahan Panas' di Kasus Keracunan MBG

Vania Rossa, Hiskia Andika Weadcaksana

Kamis, 17 September 2026 | 15:26 WIB
Pakar UGM Buka Suara Soal Bakteri 'Tahan Panas' di Kasus Keracunan MBG
Ilustrasi Menu MBG. (Suarajogja.id/Putu Ayu Palupi)
baca 10 detik
  • Pemeriksaan laboratorium di berbagai daerah menemukan bakteri berbahaya seperti Escherichia coli dan Bacillus cereus pada kasus keracunan Makan Bergizi Gratis.
  • Pakar UGM Endang Sutriswati Rahayu menyatakan proses memasak biasa belum tentu mampu membunuh endospora tahan panas dari bakteri tersebut.
  • Makanan matang yang dikonsumsi lebih dari empat jam berisiko menumbuhkan bakteri dan menghasilkan toksin penyebab keracunan massal.

Suara.com - Temuan bakteri yang sama dalam sejumlah kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) menunjukkan bahwa persoalan keamanan pangan tidak berhenti pada proses memasak. 

Pakar Keamanan Pangan UGM, Endang Sutriswati Rahayu, mengatakan bakteri dapat berasal dari bahan baku dan tetap berisiko setelah makanan dimasak. Ia mencontohkan Bacillus cereus yang mampu membentuk endospora tahan panas.

"Jadi sebetulnya masak itu tidak menghilangkan atau tidak membunuh seluruh mikrobia yang ada, karena hanya masak biasa itu terutama endospora-nya itu tidak mati, khususnya Bacillus cereus," kata Endang saat dihubungi, Kamis (17/9/2026).

Hal ini sekaligus menanggapi temuan bakteri yang berulang dalam kasus keracunan MBG di sejumlah daerah. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium pada kasus keracunan MBG di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, menemukan Staphylococcus aureus, Bacillus cereus, dan Escherichia coli. 

Ketiga bakteri tersebut memiliki karakteristik berbeda, mulai dari bakteri yang menghasilkan toksin hingga bakteri yang dapat menyebabkan infeksi saluran pencernaan.

Temuan lain yang dilaporkan dalam kasus keracunan massal MBG di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, sampel ayam bumbu kuning dinyatakan positif bakteri Escherichia coli.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul menemukan Bacillus sp. pada sampel galantin dalam kasus keracunan MBG.

Kemudian di Sidoarjo terdapat pula temuan tiga bakteri berupa Escherichia coli atau E. coli, Staphillococcus aureus dan Bacillus cereus yang diduga menyebabkan ratusan santri dan siswa keracunan.

baca juga

Sederet temuan ini menambah perhatian terhadap keamanan hidangan yang diproduksi dan dibagikan secara massal.

Menurut Guru Besar Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UGM itu, proses pengolahan yang baik tetap harus diikuti pengendalian waktu penyajian dan kebersihan selama makanan ditangani.

"Kalau saya meyakini ya SPPG itu sudah mempunyai SOP-SOP yang bagus tapi yang perlu diingat itu sekali lagi dan kita mungkin juga semua paham, makanan itu harus segera dimakan," tegasnya.

Endang menjelaskan bahwa Bacillus cereus dapat berkembang ketika makanan yang sudah matang dibiarkan terlalu lama. Spora bakteri tersebut mampu bertahan dari proses pemasakan biasa, kemudian tumbuh dalam kondisi yang mendukung dan menghasilkan toksin.

"Nah nanti kalau sudah selesai masak, dia tumbuh. Nah tumbuh kalau lebih dari 4 jam, lah dia tumbuh terus menghasilkan toksin," ucapnya.

Risiko itu muncul pula ketika makanan harus berpindah dari dapur SPPG menuju sekolah. Makanan yang telah selesai diolah tidak otomatis aman jika proses pengangkutan, penyajian, dan konsumsi berlangsung terlalu lama.

"Nah rentang waktu itu perlu diperhitungkan. Bapak Kepala BGN aja juga sudah pernah loh mengatakan jangan lebih dari 4 jam, kan begitu," tandasnya.

Selain Bacillus cereus, Endang menyoroti Staphylococcus aureus yang dapat berasal dari tangan dan kulit manusia. Bakteri tersebut berpotensi mencemari makanan apabila kebersihan penjamah makanan tidak terjaga.

Ia mencontohkan praktik katering yang menggunakan pemanas untuk menjaga makanan tetap dalam kondisi aman selama penyajian. Menurutnya, pengaturan waktu dan suhu perlu diperhitungkan agar makanan tidak menjadi media pertumbuhan bakteri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MBG Banyak Dikritik di Sosmed, Sudaryono: Yang Bikin Rame Guru, Orangtua dan Wartawan

MBG Banyak Dikritik di Sosmed, Sudaryono: Yang Bikin Rame Guru, Orangtua dan Wartawan

Video | Kamis, 17 September 2026 | 10:47 WIB

1.276 SPPG Di-Suspend, 654 Lainnya Terancam Tutup Permanen: Ada Apa dengan Dapur MBG?

1.276 SPPG Di-Suspend, 654 Lainnya Terancam Tutup Permanen: Ada Apa dengan Dapur MBG?

News | Kamis, 17 September 2026 | 07:00 WIB

Gugatan MBG Watch Dikabulkan Sebagian! MK Batasi Kewenangan Pemerintah Ubah APBN

Gugatan MBG Watch Dikabulkan Sebagian! MK Batasi Kewenangan Pemerintah Ubah APBN

News | Rabu, 16 September 2026 | 21:49 WIB

Terkini

Bukan Mahasiswa Asli, Ini Pengakuan Sari Putri yang Nekat Pakai Almamater UBSI di Bundaran HI

Bukan Mahasiswa Asli, Ini Pengakuan Sari Putri yang Nekat Pakai Almamater UBSI di Bundaran HI

Video | Minggu, 01 November 2026 | 20:31 WIB

Emil Audero Masuk Nominasi Penyelamatan Terbaik LaLiga, Bersaing dengan Kiper Real Madrid

Emil Audero Masuk Nominasi Penyelamatan Terbaik LaLiga, Bersaing dengan Kiper Real Madrid

Bola | Minggu, 01 November 2026 | 20:30 WIB

Review The Best Thing: Kisah Romantis Dokter TCM dan Manajer Hotel

Review The Best Thing: Kisah Romantis Dokter TCM dan Manajer Hotel

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 20:20 WIB

SMK Nusantara Pertahankan Gelar, MAN 1 Kabupaten Sukabumi Raih Juara Putri AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Pertahankan Gelar, MAN 1 Kabupaten Sukabumi Raih Juara Putri AXIS Nation Cup 2026

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 20:15 WIB

Gagal Dapatkan Dean Zandbergen, PSSI Incar Striker Keturunan Islandia!

Gagal Dapatkan Dean Zandbergen, PSSI Incar Striker Keturunan Islandia!

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 20:15 WIB

Persib Bandung Bantai Kalteng FC dan Tempel Ketat Puncak Klasemen

Persib Bandung Bantai Kalteng FC dan Tempel Ketat Puncak Klasemen

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 20:10 WIB

Aktivitas Erupsi Tak Surutkan Langkah Nelayan Pandeglang Tetap Melaut

Aktivitas Erupsi Tak Surutkan Langkah Nelayan Pandeglang Tetap Melaut

Banten | Minggu, 01 November 2026 | 20:02 WIB

Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran Tuai Kritik, Propam Turun Tangan

Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran Tuai Kritik, Propam Turun Tangan

News | Minggu, 01 November 2026 | 20:01 WIB

Gerakan Italia Sadar: Mogok Kerja, Tuntut Kenaikan Gaji dan Protes Biaya Hidup

Gerakan Italia Sadar: Mogok Kerja, Tuntut Kenaikan Gaji dan Protes Biaya Hidup

News | Minggu, 01 November 2026 | 20:00 WIB

Sukses Besar, Serial Carrie Resmi Lanjut Musim 2 Gandeng Mike Flanagan

Sukses Besar, Serial Carrie Resmi Lanjut Musim 2 Gandeng Mike Flanagan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 20:00 WIB

×