Sering Melihat Kilatan Cahaya atau Bercak Hitam? Kenali Tanda Gangguan pada Retina

Vania Rossa

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:35 WIB
Sering Melihat Kilatan Cahaya atau Bercak Hitam? Kenali Tanda Gangguan pada Retina
ilustrasi Sering Melihat Kilatan Cahaya atau Bercak Hitam (Freepik)
baca 10 detik
  • Profesor Gavin Tan Siew Wei dari SNEC menyatakan sel retina yang mati tidak dapat pulih sehingga deteksi dini sangat penting.
  • Penderita rabun jauh tinggi dan diabetes di Asia rentan mengalami gangguan retina serius hingga lepas yang berisiko menyebabkan kebutaan permanen.
  • Masyarakat diimbau rutin memeriksa mata secara mandiri dan segera menemui dokter spesialis jika merasakan gejala gangguan penglihatan.

Pada miopia tinggi, bola mata memanjang sehingga retina ikut meregang dan menjadi lebih tipis. Kondisi ini membuat retina lebih mudah robek atau bahkan terlepas.

Prof. Tan mengatakan tren tersebut kini semakin banyak ditemukan di negara-negara Asia.

"Data dari Singapura, Taiwan, dan Jepang menunjukkan peningkatan kasus retinal detachment pada usia sekitar 18 hingga 35 tahun. Banyak pasien pada kelompok usia ini memiliki miopia tinggi," katanya.

Retina yang terlepas merupakan kondisi darurat karena dapat menyebabkan kehilangan penglihatan permanen apabila terlambat ditangani.

Penderita Diabetes Perlu Rutin Periksa Mata

Kelompok lain yang tidak boleh lengah adalah penyandang diabetes.

Kadar gula darah yang tidak terkontrol dapat merusak pembuluh darah kecil di retina dan menyebabkan retinopati diabetik. Pada tahap awal, penyakit ini sering kali tidak menimbulkan keluhan.

Menurut Prof. Tan, sekitar seperempat hingga sepertiga penderita diabetes berisiko mengalami gangguan retina.

Karena itu, pemeriksaan mata secara berkala menjadi bagian penting dari pengelolaan diabetes.

baca juga

"Tujuan skrining bukan hanya menemukan penyakit retina, tetapi mencegah pasien berkembang hingga mengalami kebutaan," jelasnya.

Jika ditemukan lebih dini, berbagai terapi seperti suntikan obat ke mata, laser, hingga operasi dapat membantu mempertahankan fungsi penglihatan.

Kebiasaan Sederhana yang Sering Dilupakan

Menariknya, Prof. Tan menyarankan kebiasaan sederhana yang bisa dilakukan siapa saja di rumah, terutama mereka yang berusia di atas 45 tahun.

Cobalah menutup satu mata, lalu lihat sebuah objek. Setelah itu, lakukan hal yang sama pada mata sebelahnya.

Cara sederhana ini penting karena otak cenderung mengandalkan mata yang lebih sehat. Akibatnya, penurunan penglihatan pada satu mata sering kali tidak disadari.

"Karena kita memiliki dua mata, otak akan menggunakan mata yang penglihatannya lebih baik. Itulah sebabnya banyak orang baru sadar ketika salah satu matanya sudah mengalami gangguan cukup berat," ujar Prof. Tan.

Bila salah satu mata terasa lebih buram, muncul bayangan gelap, atau garis lurus tampak melengkung, jangan menunda pemeriksaan ke dokter mata.

Menjaga Penglihatan Dimulai dari Deteksi Dini

Kemajuan teknologi membuat pengobatan penyakit retina berkembang pesat. Kini tersedia berbagai pilihan terapi, mulai dari suntikan anti-VEGF untuk penyakit retina akibat diabetes dan degenerasi makula, operasi retina dengan sayatan sangat kecil, terapi gen untuk penyakit retina bawaan tertentu, hingga brachytherapy atau terapi radiasi lokal untuk beberapa jenis kanker mata.

Namun, secanggih apa pun teknologi yang tersedia, semuanya memiliki satu keterbatasan: tidak mampu menghidupkan kembali sel retina yang sudah mati.

Karena itu, mengenali gejala sejak dini tetap menjadi kunci utama.

"Meskipun banyak penyakit retina dapat diobati, pengobatan tidak selalu dapat mengembalikan penglihatan yang sudah hilang akibat kerusakan permanen. Semakin cepat ditangani, semakin besar peluang mempertahankan penglihatan," tutup Prof. Tan.

Di tengah meningkatnya angka diabetes dan rabun jauh di Asia, menjaga kesehatan mata bukan lagi sekadar soal rutin mengganti kacamata. Mengenali sinyal kecil yang diberikan mata bisa menjadi langkah sederhana untuk mencegah kehilangan penglihatan yang tak dapat dipulihkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandangan Masih Buram Meski Ganti Kacamata? Bisa Jadi Bukan Sekadar Mata Minus Biasa

Pandangan Masih Buram Meski Ganti Kacamata? Bisa Jadi Bukan Sekadar Mata Minus Biasa

Health | Rabu, 29 Juli 2026 | 17:53 WIB

Bukan Sekadar Pakai Kacamata, Ini Cara Memperlambat Perkembangan Mata Minus pada Anak

Bukan Sekadar Pakai Kacamata, Ini Cara Memperlambat Perkembangan Mata Minus pada Anak

Health | Kamis, 23 Juli 2026 | 14:20 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Terkini

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 01:24 WIB

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 23:07 WIB

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 22:45 WIB

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:41 WIB

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:30 WIB

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Sumbar | Sabtu, 07 November 2026 | 22:15 WIB

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:07 WIB

×