Bukan Cuma Gizi, Ini 4 Fondasi Utama Tumbuh Kembang Anak di 1.000 Hari Pertama

M. Reza Sulaiman

Senin, 10 Agustus 2026 | 21:07 WIB
Bukan Cuma Gizi, Ini 4 Fondasi Utama Tumbuh Kembang Anak di 1.000 Hari Pertama
Ilustrasi tumbuh kembang anak. (Envato Elements)
baca 10 detik
  • PP IDAI dan IDAI Cabang Bali menyelenggarakan Pediatric Science & Health Summit 2026 di Nusa Dua, Bali, untuk membahas solusi klinis kesehatan anak.
  • Kepala BPOM Prof. Taruna Ikrar menegaskan investasi kesehatan pada 1000 Hari Pertama Kehidupan sangat menentukan kualitas masa depan anak Indonesia.
  • Forum tersebut memfokuskan perhatian pada pentingnya kesehatan saluran cerna, penanganan alergi susu sapi, pencegahan stunting, serta deteksi anemia.

Masalah gangguan pertumbuhan seperti stunting memerlukan intervensi gizi yang akurat. Dokter Spesialis Anak Konsultan Nutrisi, Dr. dr. Nur Aisiyah Widjaja, Sp.A, Subsp.N.P.M(K), menjelaskan bahwa sekadar memberikan porsi makan yang lebih banyak ternyata tidak cukup untuk mengejar ketertinggalan.

“Catch-up growth tidak hanya soal meningkatkan asupan kalori, tetapi bagaimana kita memastikan keseimbangan rasio protein-energi (Protein Energy Ratio/PER) yang tepat agar pertumbuhan dapat berlangsung optimal dan berkualitas. PER yang optimal berperan penting dalam mendukung pertumbuhan linear dan pembentukan massa tubuh tanpa lemak," jelas Dr. Nur Aisiyah.

Untuk mengaplikasikan rasio nutrisi tersebut di rumah, orang tua perlu memfokuskan menu makan anak pada asupan padat gizi yang kaya akan protein hewani, seperti telur, ikan, ayam, dan daging. Apabila diperlukan intervensi nutrisi yang lebih intensif, dokter anak biasanya akan merekomendasikan penggunaan Pangan Olahan untuk Keperluan Medis Khusus (PKMK). Melalui asupan seperti susu tinggi kalori dan protein, anak mendapatkan solusi terukur untuk membantu mengejar ketertinggalan tumbuh kembangnya secara aman dan efektif.

4. Bahaya Tersembunyi dari Kekurangan Zat Besi

Anemia defisiensi besi sering kali terjadi tanpa gejala fisik yang jelas, padahal dampaknya sangat merugikan bagi fokus, memori belajar, dan energi harian anak. Data dari SEANUTS II bahkan menunjukkan temuan yang cukup mengkhawatirkan: sebagian besar anak Indonesia belum memenuhi asupan zat besi yang direkomendasikan.

Dokter Anak Ahli Tumbuh Kembang Pediatri Sosial, Prof. Dr. dr. Rini Sekartini, Sp.A (K), menekankan pentingnya deteksi dini sebelum kondisi kehabisan zat besi ini memengaruhi fungsi kognitif anak secara permanen.

“Fungsi zat besi penting dalam perkembangan sistem saraf. Sehingga, kekurangan zat besi akan sangat memengaruhi daya pikir yang dapat berdampak pada fokus dan memori belajar. Waktu yang tepat untuk bertindak adalah sebelum kondisi menjadi lebih berat melalui skrining dini,” papar Prof. Rini.

Selain skrining kesehatan yang rutin, kunci utama pencegahan anemia defisiensi besi berada di meja makan tangga melalui penerapan pola gizi seimbang. Melengkapi asupan harian dengan susu pertumbuhan yang telah difortifikasi zat besi juga merupakan opsi yang praktis dan terjangkau. Pendekatan berkelanjutan semacam ini terbukti efektif dalam memastikan kebutuhan gizi mikro anak terpenuhi setiap hari, sehingga mereka siap belajar dan bereksplorasi dengan maksimal.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Korupsi MBG Makin Melebar, Kejagung Periksa 16 Saksi dari BGN hingga Swasta

Kasus Korupsi MBG Makin Melebar, Kejagung Periksa 16 Saksi dari BGN hingga Swasta

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:33 WIB

80 Persen Beras Fortifikasi Tak Sesuai Klaim, Ada yang Dijual Rp42 Ribu/Kg

80 Persen Beras Fortifikasi Tak Sesuai Klaim, Ada yang Dijual Rp42 Ribu/Kg

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Sudaryono Jawab Soal Bisulan Karena Telur: Saya Sengaja Pancing Ahli Gizi!

Sudaryono Jawab Soal Bisulan Karena Telur: Saya Sengaja Pancing Ahli Gizi!

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:59 WIB

1.700 Dapur MBG di Daerah Tinggi Stunting Bakal Beroperasi, Papua hingga NTT Jadi Prioritas BGN

1.700 Dapur MBG di Daerah Tinggi Stunting Bakal Beroperasi, Papua hingga NTT Jadi Prioritas BGN

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:38 WIB

Makan Kenyang Saja Tak Cukup, Indonesia Masih Hadapi Triple Burden of Malnutrition

Makan Kenyang Saja Tak Cukup, Indonesia Masih Hadapi Triple Burden of Malnutrition

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Bukan Akar Masalah! Pencopotan 137 Kepala Dapur SPPG Tak Perbaiki Program MBG

Bukan Akar Masalah! Pencopotan 137 Kepala Dapur SPPG Tak Perbaiki Program MBG

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:32 WIB

Terkini

Bukan Cuma Gizi, Ini 4 Fondasi Utama Tumbuh Kembang Anak di 1.000 Hari Pertama

Bukan Cuma Gizi, Ini 4 Fondasi Utama Tumbuh Kembang Anak di 1.000 Hari Pertama

Health | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:07 WIB

Olahraga Jadi Cara Pelaku Industri Panas Bumi Bangun Koneksi

Olahraga Jadi Cara Pelaku Industri Panas Bumi Bangun Koneksi

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:06 WIB

Jaga Pasokan Energi Subsidi, Pengurus Hiswana Migas DPC Bogor Temui Ketua DPRD Kota Bogor

Jaga Pasokan Energi Subsidi, Pengurus Hiswana Migas DPC Bogor Temui Ketua DPRD Kota Bogor

Bogor | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Pemadaman Kebakaran Hutan di Palangka Raya Terkendala Minimnya Sumber Air

Pemadaman Kebakaran Hutan di Palangka Raya Terkendala Minimnya Sumber Air

Video | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Satelit AI Lampung-1 Meluncur dari China, Canggih Tapi Berisiko Data Leak?

Satelit AI Lampung-1 Meluncur dari China, Canggih Tapi Berisiko Data Leak?

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:04 WIB

336 Ribu Berebut 5.500 Kuota HUT RI di Istana, Warga yang Belum Pernah Hadir Diprioritaskan

336 Ribu Berebut 5.500 Kuota HUT RI di Istana, Warga yang Belum Pernah Hadir Diprioritaskan

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:59 WIB

Utamakan Hak Pendidikan Anak, Farhan Nekat Ambil Keputusan Berat Soal Pembangunan SDN 026

Utamakan Hak Pendidikan Anak, Farhan Nekat Ambil Keputusan Berat Soal Pembangunan SDN 026

Jabar | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:58 WIB

Pelajar Tertabrak Commuter Line, Perjalanan KA Lintas Rangkasbitung Sempat Terganggu

Pelajar Tertabrak Commuter Line, Perjalanan KA Lintas Rangkasbitung Sempat Terganggu

Banten | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:52 WIB

Bedah Makna Video Musik 'Masih Ada Cahaya': Saat Kegelapan Bertemu Harapan

Bedah Makna Video Musik 'Masih Ada Cahaya': Saat Kegelapan Bertemu Harapan

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:50 WIB

BTS World Tour ARIRANG ke Jakarta, Visa Siapkan Akses Eksklusif untuk ARMY

BTS World Tour ARIRANG ke Jakarta, Visa Siapkan Akses Eksklusif untuk ARMY

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:49 WIB

×