Anak Tak Menoleh Saat Dipanggil, Kapan Orang Tua Perlu Curiga Gangguan Pendengaran?

Vania Rossa

Rabu, 29 Juli 2026 | 14:58 WIB
Anak Tak Menoleh Saat Dipanggil, Kapan Orang Tua Perlu Curiga Gangguan Pendengaran?
Ilustrasi gangguan pendengaran pada anak. (Magnific)
baca 10 detik
  • Dr. Barrie Tan di Singapura berhasil melakukan operasi implan koklea bilateral pada bayi usia enam bulan asal Filipina tahun lalu.
  • Teknologi implan koklea seperti Cochlear Nucleus Nexa digunakan untuk membantu anak dengan gangguan pendengaran berat agar dapat mendengar suara.
  • Intervensi dan deteksi dini sangat penting untuk mencegah hambatan perkembangan bicara, bahasa, kemampuan belajar, serta interaksi sosial pada anak.

Suara.com - Gangguan pendengaran masih kerap dikaitkan dengan usia lanjut. Padahal, kondisi ini juga dapat terjadi pada bayi dan anak-anak, bahkan sejak lahir. Jika terlambat dikenali, dampaknya bukan hanya membuat anak sulit mendengar, tetapi juga dapat menghambat perkembangan bicara, bahasa, kemampuan belajar, hingga interaksi sosialnya.

Di Indonesia, kesadaran untuk mendeteksi gangguan pendengaran sejak dini masih menjadi tantangan. Banyak anak baru mendapat penanganan ketika keterlambatan bicara mulai terlihat atau ketika mereka kesulitan mengikuti pelajaran di sekolah. Padahal, semakin cepat gangguan pendengaran diketahui, semakin besar peluang anak tumbuh dan berkembang seperti teman-teman sebayanya.

Gangguan Pendengaran pada Anak Masih Sering Terlambat Disadari

Gangguan pendengaran pada anak dapat bersifat bawaan sejak lahir (kongenital) maupun muncul setelah lahir akibat infeksi, penyakit tertentu, paparan bising, atau faktor lainnya.

Sayangnya, pemanfaatan alat bantu dengar maupun terapi pendengaran di Indonesia masih relatif rendah. Data menunjukkan hanya sekitar 4,1 persen penyandang disabilitas pendengaran yang menggunakan alat bantu dengar.

Di sisi lain, penelitian yang dipublikasikan pada 2026 juga menunjukkan prevalensi gangguan pendengaran akibat kebisingan (Noise-Induced Hearing Loss/NIHL) di Indonesia telah mencapai 4,6 persen, salah satu yang tertinggi di Asia Tenggara.

Menurut Spesialis Bedah Telinga, Hidung, dan Tenggorokan (THT) Gleneagles Hospital Singapura, Dr. Barrie Tan, pendengaran merupakan fondasi penting dalam kehidupan anak.

"Pendengaran memegang peranan krusial dalam tumbuh kembang anak karena membentuk cara mereka belajar, berkomunikasi, dan terhubung dengan dunia di sekitar mereka," ujarnya.

Ia mengungkapkan, tidak sedikit pasien yang datang ketika kondisi sudah melewati waktu ideal untuk mendapatkan hasil terbaik.

baca juga

"Padahal, intervensi yang lebih awal dapat memberikan perubahan yang sangat berarti. Saat ini, dengan kemajuan teknologi pendengaran dan perawatan THT, tujuan kami bukan sekadar memulihkan pendengaran, tetapi juga membantu pasien dapat berkomunikasi, percaya diri, dan menikmati kehidupan sehari-hari bersama keluarga maupun teman," katanya.

Mengapa Intervensi Dini Sangat Penting?

Para ahli menilai tahun-tahun pertama kehidupan merupakan masa emas perkembangan otak. Pada periode ini, otak memiliki kemampuan luar biasa untuk membentuk koneksi saraf baru atau yang dikenal sebagai neuroplastisitas.

Karena itu, berbagai penelitian menunjukkan bahwa tindakan seperti implan koklea memberikan hasil paling optimal apabila dilakukan sedini mungkin, bahkan sebelum anak berusia 12 bulan.

Semakin dini anak mendapatkan akses terhadap suara, semakin besar peluangnya mengembangkan kemampuan berbicara, memahami bahasa, memperkaya kosakata, hingga mengejar tahapan perkembangan yang setara dengan anak-anak dengan pendengaran normal.

Di Indonesia sendiri, operasi implan koklea umumnya baru dilakukan saat anak berusia satu hingga dua tahun. Padahal, tindakan pada usia yang lebih muda memungkinkan apabila didukung tim multidisiplin yang terdiri atas dokter THT anak, dokter anestesi anak, dokter perawatan intensif, audiolog, hingga terapis rehabilitasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masa Bayi adalah Periode Emas, Begini Cara Mendukung Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini

Masa Bayi adalah Periode Emas, Begini Cara Mendukung Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini

Health | Senin, 20 Juli 2026 | 09:11 WIB

Kamar Anak Jadi Ruang Tumbuh Pertama, Orang Tua Perlu Perhatikan Hal Ini

Kamar Anak Jadi Ruang Tumbuh Pertama, Orang Tua Perlu Perhatikan Hal Ini

Lifestyle | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:04 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Terkini

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Bola | Senin, 14 September 2026 | 04:00 WIB

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

×