Kenapa Atlet Esports Juga Perlu Punya Massa Otot? Pelatih: Tak Cuma Andalkan Jari!

Nur Khotimah, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 18 September 2026 | 17:40 WIB
Kenapa Atlet Esports Juga Perlu Punya Massa Otot? Pelatih: Tak Cuma Andalkan Jari!
Ilustrasi esport. (Pexels/RDNE Stock project)
baca 10 detik
  • Pelatih Fisik Timnas Esports Maleakhi Patty menyatakan atlet esports wajib menjaga kebugaran fisik dan massa otot.
  • Pemain Timnas Esports Syauki Nino Fauzan mengatasi jari kaku akibat panggung dingin dengan menempelkan koyo.
  • PB ESI dan PT Hisamitsu Pharma Indonesia bekerja sama mendukung Pelatnas esports pada 15 September 2026.

Suara.com - Atlet esports atau gamer profesional memang lebih banyak menggunakan tangan untuk berkarier, tapi mereka juga tetap harus menjaga kebugaran fisik hingga membangun otot.

Keharusan ini diungkap Pelatih Fisik Timnas Esports Indonesia, Maleakhi Patty. Lelaki yang akrab disapa Coach Eky Patty ini menemukan pada awal sebelum ia melatih para gamer atau atlet esports, mayoritas memiliki massa otot rendah, diabetes hingga hipertensi.

Padahal, menurut Coach Eky, kebugaran sangatlah penting lantaran akan membantu kinerja otak jadi lebih cepat dan lebih fleksibel.

Kondisi ini nantinya akan membantu para atlet merespons cepat tindakan yang perlu dilakukan saat bertanding.

“Jadi mereka kan saat bertanding perlu konsentrasi tinggi, nah setelahnya perlu juga refleks atau respons yang cepat. Jadi olahraga dan kebugaran fisik bakal membantu dari sisi itu,” ujar Coach Eky saat media briefing PB ESI dan Salonpas "We Got Your Back!" di Jakarta, Selasa (15/9/2026).

Coach Eky yang juga seorang personal trainer menjelaskan pentingnya memperbesar massa otot. Ini karena massa otot sangat membantu mencegah kekakuan tubuh, termasuk agar terhindar dari pegal-pegal karena kurang aktivitas fisik.

Media briefing PB ESI dan Salonpas "We Got Your Back!" di Jakarta, Selasa (15/9/2026). (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)
Pelatih Fisik Timnas Esports Indonesia, Maleakhi Patty saat media briefing PB ESI dan Salonpas "We Got Your Back!" di Jakarta, Selasa (15/9/2026). (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

"Saya sangat menyarankan untuk setidaknya memang harus menaikkan massa otot. Karena kalau lower back sakit, saya langsung pasti tahu, ototnya kecil," papar Coach Eky.

Setelah memiliki massa otot, juga tidak lantas seorang atlet merasa aman, khususnya untuk seorang gamer yang memerlukan kebugaran pada otot lengan dan jarinya. Itu sebabnya, penting untuk mencegah otot jari kaku.

Pengalaman ini dirasakan langsung pemain Timnas Esports Indonesia, Syauki Nino Fauzan yang mengaku kerap mengalami jari kaku saat bertanding di atas panggung. Kondisi ini terjadi lantaran area kompetisi cenderung dingin, sehingga jarinya kaku.

baca juga

"Sama kayak kebanyakan gamers, aku kalau di atas panggung suka dingin dan kaku gitu. Jadi solusinya pakai koyo di jari-jarinya, supaya nggak kaku, karena kalau kaku gitu kan ngaruh ke performa lagi tanding," ungkap lelaki yang akrab disapa Nino itu.

Kondisi ini membuktikan para atlet esports butuh dukungan secara holistik, bukan hanya perkara fasilitas teknologi hingga kemampuan bermain dengan cepat, tapi juga pendampingan kesehatan.

Ini juga jadi alasan Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) dan PT Hisamitsu Pharma Indonesia bekerja sama mendukung program Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Tim Nasional Esports Indonesia melalui Salonpas.

"Kami memahami bahwa latihan yang intensif dapat menimbulkan pegal dan nyeri otot. Karena itu, kami turut memberikan dukungan produk untuk membantu para atlet menjaga kenyamanan tubuh agar dapat menjalani program Pelatnas dan pertandingan secara optimal," ujar Product Manager Salonpas, Davin Widodo.

Adapun pelatihan yang mencakup persiapan Timnas menghadapi Asian Games ke-20 Aichi-Nagoya 2026 di Jepang, Global Esports Games (GEG) Los Angeles 2026 di Amerika Serikat, serta tahapan persiapan menuju kompetisi-kompetisi antarnegara 2027.

Sekadar informasi, Asian Games Aichi-Nagoya 2026 akan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026, sedangkan Global Esports Games Los Angeles 2026 dijadwalkan pada 1 hingga 7 Desember 2026.

Program Pelatnas hingga Mei 2027 juga menjadi bagian dari tahapan persiapan menuju kompetisi-kompetisi antarnegara pada 2027, dengan pelaksanaannya mengikuti keputusan dan agenda resmi PB ESI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Hanya Milik Lansia, Usia 20-an Juga Bisa Kehilangan Massa Otot

Bukan Hanya Milik Lansia, Usia 20-an Juga Bisa Kehilangan Massa Otot

Your Say | Selasa, 16 Desember 2025 | 11:21 WIB

Latihannya Sudah Keras Tapi Otot Tak Kunjung Besar? Cek 5 Kesalahan Fatal Ini Sekarang

Latihannya Sudah Keras Tapi Otot Tak Kunjung Besar? Cek 5 Kesalahan Fatal Ini Sekarang

Your Say | Senin, 10 November 2025 | 17:29 WIB

Raffi Ahmad Dukung Atlet Esports Berlaga di HOK World Cup 2025, Janjikan Bonus

Raffi Ahmad Dukung Atlet Esports Berlaga di HOK World Cup 2025, Janjikan Bonus

Entertainment | Jum'at, 11 Juli 2025 | 13:30 WIB

Terkini

Bukan dengan Nirempati, Ini Cara Tepat Menerapkan Sikap 'Mindfulness'

Bukan dengan Nirempati, Ini Cara Tepat Menerapkan Sikap 'Mindfulness'

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 17:40 WIB

Persija Tanpa Didukung The Jakmania Hadapi Java United, Shin Tae-yong: Sakit Hati, Menyedihkan

Persija Tanpa Didukung The Jakmania Hadapi Java United, Shin Tae-yong: Sakit Hati, Menyedihkan

Bola | Jum'at, 18 September 2026 | 17:34 WIB

Program 3 Juta Rumah Bergulir, BRI Perkuat Kolaborasi Ekosistem Perumahan

Program 3 Juta Rumah Bergulir, BRI Perkuat Kolaborasi Ekosistem Perumahan

Jatim | Jum'at, 18 September 2026 | 17:33 WIB

Dorong Program 3 Juta Rumah, BRI Perkuat Sinergi Industri Perumahan

Dorong Program 3 Juta Rumah, BRI Perkuat Sinergi Industri Perumahan

Jabar | Jum'at, 18 September 2026 | 17:31 WIB

Toyota Tanggapi Penjualan Mobil China yang Mengintai Pasar Nasional

Toyota Tanggapi Penjualan Mobil China yang Mengintai Pasar Nasional

Otomotif | Jum'at, 18 September 2026 | 17:30 WIB

Pesta Bahagia Seketika Jadi Jerit Tangis: Truk Rem Blong Terjang Hajatan di Lumajang, 1 Tewas

Pesta Bahagia Seketika Jadi Jerit Tangis: Truk Rem Blong Terjang Hajatan di Lumajang, 1 Tewas

Jatim | Jum'at, 18 September 2026 | 17:28 WIB

BRI Perkuat Ekosistem Perumahan Jakarta, Dukung Program 3 Juta Rumah

BRI Perkuat Ekosistem Perumahan Jakarta, Dukung Program 3 Juta Rumah

Banten | Jum'at, 18 September 2026 | 17:27 WIB

Java United Was-was Persija Racikan Shin Tae-yong

Java United Was-was Persija Racikan Shin Tae-yong

Bola | Jum'at, 18 September 2026 | 17:25 WIB

Dukung Penuh Program 3 Juta Rumah, BRI Perkuat Sinergi Ekosistem Perumahan di Jakarta

Dukung Penuh Program 3 Juta Rumah, BRI Perkuat Sinergi Ekosistem Perumahan di Jakarta

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 17:23 WIB

Mengapa Wajah Pelaku Penendangan di Senayan City Diblur Polisi? Ini Penjelasan Polda Metro

Mengapa Wajah Pelaku Penendangan di Senayan City Diblur Polisi? Ini Penjelasan Polda Metro

News | Jum'at, 18 September 2026 | 17:22 WIB

×