Dari Ruang Operasi ke Kamar Tidur, Empat Dokter Australia Kembangkan Kasur Berbasis Riset

Sumarni

Minggu, 27 September 2026 | 10:39 WIB
Dari Ruang Operasi ke Kamar Tidur, Empat Dokter Australia Kembangkan Kasur Berbasis Riset
Dari Ruang Operasi ke Kamar Tidur, Empat Dokter Australia Kembangkan Kasur Berbasis Riset
baca 10 detik
  • Empat dokter spesialis asal Australia mengembangkan kasur DrRest berdasarkan pengalaman medis menggunakan material Technogel.
  • Produk DrRest resmi diluncurkan di Indonesia Design District PIK 2 pada Kamis, 24 September 2026.
  • Kasur DrRest dirancang khusus untuk menyeimbangkan distribusi tekanan dan menjaga keselarasan tulang belakang saat tidur.

Suara.com - Tidur yang nyaman ternyata tidak hanya soal durasi. Posisi tubuh saat beristirahat, tekanan pada bagian tertentu, hingga kondisi tulang belakang ikut menjadi hal yang diperhatikan ketika seseorang mencari kualitas tidur yang lebih baik.

Pendekatan itu yang dibawa empat dokter spesialis asal Australia saat mengembangkan DrRest.

Salah satunya adalah Dr. Gerald Quan, ahli bedah ortopedi tulang belakang, yang sudah lebih dari 20 tahun menggunakan material Technogel dalam prosedur medis.

"Sebagai ahli bedah yang telah bekerja selama lebih dari 20 tahun, saya terbiasa menggunakan Technogel di ruang operasi untuk menopang dan menstabilkan pasien selama prosedur bedah yang berlangsung selama beberapa jam," kata Dr. Gerald Quan dalam surel yang diterima Suara.com.

"Saya kemudian berpikir bahwa material ini dapat digunakan pada kasur untuk membantu menjaga keselarasan dan kestabilan tubuh, sekaligus mendukung distribusi tekanan," sambungnya lagi.

Dari Ruang Operasi ke Kamar Tidur, Empat Dokter Australia Kembangkan Kasur Berbasis Riset
Dari Ruang Operasi ke Kamar Tidur, Empat Dokter Australia Kembangkan Kasur Berbasis Riset

Dari pengalaman di ruang praktik tersebut, bersama tiga dokter lainnya, DrRest kemudian dikembangkan sebagai kasur yang memperhatikan aspek fisiologi tubuh saat tidur. Keempat dokter tersebut memiliki latar belakang berbeda, yakni bedah tulang belakang, pernapasan dan tidur, osteopati, serta urologi.

Pengembangannya pun melibatkan pengamatan dan pengujian terhadap lebih dari 550 pasien secara kumulatif. Beberapa hal yang diperhatikan mencakup keselarasan tulang belakang, distribusi tekanan pada tubuh, siklus tidur hingga seberapa sering seseorang terbangun pada malam hari.

Posisi tidur menyamping juga menjadi bagian dari pengujian karena posisi tersebut dapat memberikan tekanan lebih besar pada area bahu dan pinggul.

Material Technogel yang digunakan dalam kasur ini dikembangkan di Italia dan sebelumnya memiliki sejarah penggunaan dalam aplikasi medis. Karakteristiknya yang berbasis gel digunakan untuk membantu mendistribusikan tekanan pada tubuh sekaligus mendukung posisi tubuh selama tidur.

baca juga

Pendekatan tersebut membuat DrRest tidak menawarkan pilihan tingkat kekerasan kasur seperti soft, medium, atau firm. Kasur dikembangkan dalam satu konfigurasi dengan konsep yang memungkinkan permukaannya menyesuaikan dengan bentuk dan tekanan tubuh pengguna.

Dr. George Michael, osteopath sekaligus pemimpin uji riset DrRest, menjelaskan bahwa kasur yang terlalu keras memang dapat membantu menjaga posisi tubuh, tetapi berpotensi meningkatkan tekanan di titik tertentu.

Sebaliknya, kasur yang terlalu empuk dapat mengurangi tekanan, tetapi belum tentu menjaga keselarasan tulang belakang.

“Kasur yang terlalu keras mungkin menjaga keselarasan tulang belakang, tetapi meningkatkan tekanan pada titik tertentu. Sementara itu, kasur yang lebih empuk dapat mengurangi tekanan, tetapi tidak selalu menjaga keselarasan tulang belakang,” jelasnya.

Menurutnya, tantangan utama justru berada pada bagaimana menyeimbangkan kedua aspek tersebut sehingga kasur dapat beradaptasi dengan perbedaan berat, ukuran, bentuk, dan tinggi tubuh pengguna.

Di Indonesia, pembahasan mengenai kualitas tidur juga menjadi bagian dari pengenalan DrRest. Dalam forum Health Talk: Are You Sleeping Right?, praktisi kedokteran tidur Dr. Andreas Prasadja, RPSGT, mengingatkan bahwa sejumlah kebiasaan saat tidur tidak selalu bisa dianggap sepele.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

350 Ribu Kematian Terjadi Setiap Tahun Akibat Stroke, Gimana Cara Penanganannya?

350 Ribu Kematian Terjadi Setiap Tahun Akibat Stroke, Gimana Cara Penanganannya?

Health | Sabtu, 26 September 2026 | 14:12 WIB

Mengenal Kondisi 'Gigi Hiu' pada Masa Pertumbuhan Anak dan Langkah Penanganannya

Mengenal Kondisi 'Gigi Hiu' pada Masa Pertumbuhan Anak dan Langkah Penanganannya

Health | Sabtu, 26 September 2026 | 07:49 WIB

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Health | Sabtu, 26 September 2026 | 04:03 WIB

Kesehatan Remaja Jadi Perhatian, Pencegahan Penyakit Tidak Menular Didorong Sejak Dini

Kesehatan Remaja Jadi Perhatian, Pencegahan Penyakit Tidak Menular Didorong Sejak Dini

Health | Jum'at, 25 September 2026 | 22:08 WIB

Gaya Hidup Mewah Deputi II Bakom RI Timothy Ivan Triyono Jadi Sorotan, Seberapa Hedonnya?

Gaya Hidup Mewah Deputi II Bakom RI Timothy Ivan Triyono Jadi Sorotan, Seberapa Hedonnya?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:47 WIB

Komitmen BPJS Hadirkan Layanan JKN yang Komunikatif

Komitmen BPJS Hadirkan Layanan JKN yang Komunikatif

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:29 WIB

Terkini

Sosok Belliza Shyntia Putri, Anak Bamsoet Sekaligus Calon Menantu Melly Goeslaw

Sosok Belliza Shyntia Putri, Anak Bamsoet Sekaligus Calon Menantu Melly Goeslaw

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 10:50 WIB

Lima Sekawan Terjebak di Mercusuar Tua, Ada Apa dengan Karang Setan?

Lima Sekawan Terjebak di Mercusuar Tua, Ada Apa dengan Karang Setan?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 10:50 WIB

Mengenal Makna Spiritual Angka Jawa, Pengingat Bijak Bahwa Hidup Ada Batasnya

Mengenal Makna Spiritual Angka Jawa, Pengingat Bijak Bahwa Hidup Ada Batasnya

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 10:43 WIB

KPAI Soroti MBG Balita: Makanan Tersalurkan Belum Tentu Masuk ke Tubuh Anak

KPAI Soroti MBG Balita: Makanan Tersalurkan Belum Tentu Masuk ke Tubuh Anak

News | Minggu, 27 September 2026 | 10:41 WIB

PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas

PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas

Kaltim | Minggu, 27 September 2026 | 10:39 WIB

Dari Ruang Operasi ke Kamar Tidur, Empat Dokter Australia Kembangkan Kasur Berbasis Riset

Dari Ruang Operasi ke Kamar Tidur, Empat Dokter Australia Kembangkan Kasur Berbasis Riset

Health | Minggu, 27 September 2026 | 10:39 WIB

Semeru Erupsi 4 Kali pada Minggu Pagi, Warga Diminta Jauhi Sejumlah Zona Rawan

Semeru Erupsi 4 Kali pada Minggu Pagi, Warga Diminta Jauhi Sejumlah Zona Rawan

News | Minggu, 27 September 2026 | 10:32 WIB

Vasektomi Bukan Pengorbanan Pria, tapi Bentuk Berbagi Tanggung Jawab

Vasektomi Bukan Pengorbanan Pria, tapi Bentuk Berbagi Tanggung Jawab

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 10:30 WIB

71.744 Sekolah Ditargetkan Direvitalisasi pada 2027, Wilayah 3T Jadi Prioritas

71.744 Sekolah Ditargetkan Direvitalisasi pada 2027, Wilayah 3T Jadi Prioritas

News | Minggu, 27 September 2026 | 10:27 WIB

Kualitas Udara Pekanbaru Membaik, Sejumlah Taman Kota Kembali Dibuka

Kualitas Udara Pekanbaru Membaik, Sejumlah Taman Kota Kembali Dibuka

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 10:22 WIB

×