Jip Wisata Merapi Diserbu Wisatawan, Mitigasi Bencana Jadi Fokus Pengelola

Indotnesia

Rabu, 04 Mei 2022 | 17:21 WIB
Jip Wisata Merapi Diserbu Wisatawan, Mitigasi Bencana Jadi Fokus Pengelola
YouTube/DOTstudiosID

Indotnesia - Di tengah status siaga gunung Merapi, jip wisata justru diserbu oleh para wisatawan. Ketua Asosiasi Jip Wisata Lereng Merapi (AJWLM) Wilayah Timur, Bambang Sugeng menghimbau agar pelaku bisnis jip wisata memperhatikan mitigasi bencana yang ada.

Lebih lanjut, Bambang juga menjelaskan rute jip wisata memang dekat dengan puncak Merapi. Beberapa di antaranya adalah rute Bunker Kaliadem serta Kinahrejo atau Petilasan Mbah Maridjan.

“Status Merapi masih siaga. Sehingga, dalam hal ini kemarin (Selasa, 3/5/2022) dalam pertemuan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) berharap untuk jip wisata di destinasi paling atas di bunker atau di Kinahrejo diharapkan memperhatikan mitigasi bencana yang ada,” ungkap Bambang pada Rabu (4/5/2022) seperti dikutip dari Suara.com.

Perjalanan atau trip memakai jip wisata populer dikenal dengan nama Lava Tour. Pemandangan Merapi sekaligus rute perjalanan yang beragam, menarik minat wisatawan untuk menjajal pengalaman tersebut secara langsung.

Di momen Lebaran 2022 seperti saat ini, status gunung Merapi yang masih siaga tak menyurutkan wisatawan untuk mencoba Lava Tour. Para pengelola wisata diharapkan menerapkan keamanan para wisatawan dengan mitigasi bencana.

Melansir dari Suara.com, Bambang juga mengatakan jika mitigasi bencana dimulai dari waktu yang situasional atau fleksibel. Menurutnya, hal tersebut wajib diterapkan terutama saat berada di destinasi wisata paling atas (lereng Merapi). 

“Saat di atas (lereng Merapi) itu betul-betul situasional waktunya ya fleksibel gitu karena dalam status siaga, kita nggak tahu mungkin kapan Merapi, tahu-tahu bisa erupsi,” ungkapnya.

Tak hanya menerapkan mitigasi bencana secara fleksibel, Bambang pun menghimbau wisatawan juga kooperatif dengan memperhatikan situasi dan kondisi di sekitar lereng Merapi. Terutama ia juga menegaskan agar wisatawan tak terlalu jauh dari pemandu wisata.

Menanggapi ramainya wisatawan yang berkunjung ke lereng Merapi di tengah status siaga, Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida mengatakan destinasi wisata di luar radius atau area bahaya gunung Merapi masih aman untuk dikunjungi.

“Merapi saat ini masih berada di fase erupsi yang jarak jangkauannya ke arah tenggara di alur sungai Gendol sejauh 5 km, ke arah barat daya 7 km, di Kali Boyong 5 km. Jadi kalau di luar area itu (yang disebutkan) masih aman. Sekali lagi bahwa potensinya 5 km. Jadi kalau ke Jogja masih aman,” kata Hanik, dilansir dari Suara.com.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:45 WIB

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

×