Sejarah Klitih Jogja, Merebut Atribut Sekolah hingga Teror Pakai Senjata Tajam

Indotnesia

Senin, 13 Juni 2022 | 15:54 WIB
Sejarah Klitih Jogja, Merebut Atribut Sekolah hingga Teror Pakai Senjata Tajam
[istimewa]

Indotnesia - Klitih di Jogja sempat kembali meresahkan masyarakat. Fenomena sosial tersebut seringkali menyebabkan jatuhnya korban, mulai dari mengalami luka parah hingga meninggal dunia. 

Bukan berasal dari aksi kriminal, klitih pada mulanya dimaknai sebagai kegiatan santai atau jalan-jalan yang jauh dari identik dengan tindakan kekerasan. Lalu, bagaimana sejarah awalnya? Simak penjelasannya berikut ini.

Apa itu klitih?

Dilansir dari Suara.com, klitih berasal dari bahasa Jawa yang berarti suatu aktivitas untuk mencari kegiatan di luar rumah. Istilah tersebut juga dikaitkan untuk menyebut kegiatan berkeliling lingkungan guna mengisi waktu luang tanpa aktivitas spesifik.

Selain itu, klitih juga disebut berasal dari sebutan ‘Pasar Klitikan’ di Yogyakarta yaitu aktivitas santai sembari mencari barang bekas atau dalam bahasa Jawa dikenal ‘klitikan’.

Berdasarkan keterangan aparat kepolisian, akademisi, dan psikolog di Yogyakarta, aksi klitih mulai berkembang dari fenomena anak muda yang mencari jati diri dan pengakuan dari lingkungan sosial dengan merebut atribut sekolah lawannya.

Lahir dari geng pelajar

Aksi klitih tercatat telah dilakukan oleh beberapa geng pelajar sejak 1980-an dan semakin ramai pada 1990-an. Di Yogyakarta, terdapat dua geng besar legendaris yang disebut memiliki hubungan dengan sejumlah geng pelajar yaitu QZRUH dan JOXZIN.

Kedua geng tersebut bersaing dan mempertahankan daerah kekuasaan masing-masing. Geng QZRUH menguasai daerah kota Yogyakarta bagian Terban hingga sekitar Jalan Magelang. Sedangkan JOXZIN menguasai kawasan Jalan Malioboro sampai Yogyakarta bagian selatan.

baca juga

Seperti dilansir dari Suara.com, aksi klitih yang dilakukan oleh pelajar membuat mereka mendapatkan pengakuan dari lingkungan. Bahkan, pelaku klitih mengklaim dirinya akan mendapatkan reputasi ‘bagus’ setelah melakukan aksi teror jalanan tersebut.

Dikenal sebagai istilah bermakna positif yang menggambarkan seseorang mengisi waktu luang, makna klitih kemudian berubah seiring berjalannya waktu menjadi aktivitas kriminal dengan menyerang seseorang secara acak menggunakan senjata tajam.

Kekerasan jalanan tersebut menjadi ajang adu gengsi dan pamer ‘keberanian’ dengan melakukan perundungan pada korban secara fisik hingga menyerang menggunakan senjata tajam.

Motif penyerangan yang acak, terkadang juga membuat klitih masuk kategori perampokan karena pelaku mengambil barang korban. 

Fenomena klitih yang setiap tahunnya memakan korban dan meresahkan warga Jogja, disebut memiliki regenerasi melalui rekrutmen terstruktur. 

Menurut Sosiolog Kriminal Universitas Gadjah Mada (UGM) Suprapto, penjaringan anggota baru menantang anak muda, terutama pelajar bertujuan untuk membuat onar di masyarakat.

“Makin berani menyakiti membuat onar di luar, dia makin dielu-elukan sehingga kondisi psikologisnya membuatnya makin berani, itu fenomena seperti itu ada,” ucap Suprapto, seperti dikutip dari Suara.com.

Demikian penjelasan tentang sejarah klitih yang bermula dari ajang gengsi kekuatan geng pelajar hingga berkembang menjadi aksi kriminal menggunakan senjata tajam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Klitih: Bagaimana Pertikaian Pelajar Jadi Kejahatan Jalanan yang Berulang?

Klitih: Bagaimana Pertikaian Pelajar Jadi Kejahatan Jalanan yang Berulang?

News | Senin, 25 April 2022 | 14:18 WIB

Sebar Hoaks Klitih, Dua Pemuda di Blitar Diamankan Polisi

Sebar Hoaks Klitih, Dua Pemuda di Blitar Diamankan Polisi

Jatim | Rabu, 20 April 2022 | 18:56 WIB

Siswa SMA Jadi Korban Klitih Jogja, 2 Bocah SMP dan 10 Komplotnya Ditangkap

Siswa SMA Jadi Korban Klitih Jogja, 2 Bocah SMP dan 10 Komplotnya Ditangkap

Jogja | Senin, 02 Desember 2019 | 18:57 WIB

Biaya Pengobatan Tak Ditanggung BPJS, Kakak Korban Klitih Jogja Buka Donasi

Biaya Pengobatan Tak Ditanggung BPJS, Kakak Korban Klitih Jogja Buka Donasi

Jogja | Sabtu, 16 November 2019 | 09:33 WIB

Terkini

Review Film Moana: Saat Disney Kembali Berlayar dalam Balutan Live-Action

Review Film Moana: Saat Disney Kembali Berlayar dalam Balutan Live-Action

Your Say | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:30 WIB

Daftar Harga Pangan Terbaru: Cabai Rawit Paling Mahal!

Daftar Harga Pangan Terbaru: Cabai Rawit Paling Mahal!

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:27 WIB

TNI Jaga Rumah Jampidsus, Pengamat Nilai Batas Ranah Sipil dan Militer Mulai Kabur

TNI Jaga Rumah Jampidsus, Pengamat Nilai Batas Ranah Sipil dan Militer Mulai Kabur

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:27 WIB

Santri Korban Pembakaran di Ponpes Lombok Alami Trauma Berat, Sering Teriak dan Halusinasi

Santri Korban Pembakaran di Ponpes Lombok Alami Trauma Berat, Sering Teriak dan Halusinasi

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:26 WIB

Target Operasi 2030, PGE Tajak Sumur Eksplorasi Pertama PLTP Lumut Balai Unit 3

Target Operasi 2030, PGE Tajak Sumur Eksplorasi Pertama PLTP Lumut Balai Unit 3

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:23 WIB

Misteri Harta Jampidsus Febrie: LHKPN Rp18 M vs Temuan Emas 74 Kg di Rumah Sentul City

Misteri Harta Jampidsus Febrie: LHKPN Rp18 M vs Temuan Emas 74 Kg di Rumah Sentul City

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:19 WIB

Pabrik Senjata Ilegal di Minahasa Utara Digerebek

Pabrik Senjata Ilegal di Minahasa Utara Digerebek

Sulsel | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:16 WIB

Justin Bieber hingga BTS Siap Guncang Halftime Show Final Piala Dunia 2026

Justin Bieber hingga BTS Siap Guncang Halftime Show Final Piala Dunia 2026

Your Say | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:15 WIB

Jorge Jesus Selangkah Lagi Latih Portugal, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?

Jorge Jesus Selangkah Lagi Latih Portugal, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?

Bola | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:15 WIB

Dibalik Integrasi Perbankan: Mengapa Sistem Universal Banking Bisa Menghancurkan Stabilitas Ekonomi?

Dibalik Integrasi Perbankan: Mengapa Sistem Universal Banking Bisa Menghancurkan Stabilitas Ekonomi?

Your Say | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:13 WIB

×