- Penerimaan
Dampak Fisik
Beberapa dampak fisik akibat kesedihan yang mendalam karena keguguran:
- Menangis terus menerus
- Kehilangan nafsu makan
- Kehilangan konsentrasi
- Sembelit, diare, dll
Dampak Spiritual
Bagi sebagian perempuan, merencanakan kehamilan memang butuh waktu lama. Begitu mengalami keguguran, ia akan diliputi rasa bersalah dan kehilangan keyakinan dalam hidup.
Tak jarang, hal itu juga menimbulkan tanda-tanda ketidakpercayaan berbagai bentuk hubungan relasi, dan bahkan perasaan rindu yang mendalam terhadap anak yang telah tiada.
Dengan berbagai dampak tersebut, tentu saja suami merupakan sosok yang perlu memberikan dukungan terbesar. Lalu, apa yang harus dilakukan suami untuk memulihkan mental istri yang keguguran?
1. Jadilah pendengar terbaik
Untuk mendukung istri yang keguguran, sebaiknya para suami menjadi pendengar yang baik. Biarkan pasangan Anda berbicara sebanyak apapun yang mereka butuhkan. Jangan lupa untuk selalu menanyakan perasaannya.
2. Hindari pembicaraan mengenai keguguran
Aturannya sederhana, cukup buat nyaman istri dan jangan menyinggung apapun terkait keguguran, kecuali istri duluan yang memulai pembicaraan. Hal terbaik yang harus dilakukan adalah terus melangkah maju, tinggalkan perasaan sakit.