Anaknya Jadi Korban Kerusuhan Babarsari, Pengacara Bikin Laporan ke Polda DIY

Indotnesia | Suara.com

Selasa, 05 Juli 2022 | 16:28 WIB
Anaknya Jadi Korban Kerusuhan Babarsari, Pengacara Bikin Laporan ke Polda DIY
Suarajogja.id/Hiskia Andika Weadcaksana

Indotnesia - Kondisi pascakerusuhan di Babarsari, Sleman, Yogyakarta, kini telah kondusif. Meski demikian, situasi yang mencekam sempat membuat trauma bagi sebagian korban.

Salah satunya, seorang pengacara melaporkan kejadian yang menimpa anaknya yang menjadi korban atas peristiwa kemarin. Anak tersebut mengalami luka karena terkena hantaman batu besar.

Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yulianto mengatakan pihaknya telah menerima laporan tersebut. Kepolisian akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait laporan itu.

“Ya, (lapornya) kemarin sore tanggal 4 Juli 2022 kurang lebih 17.27 WIB. Datang ke Polda DIY inisial DHN pelapor. Pekerjaannya pengacara," ujarnya, seperti dikutip dari Suara.com.

Yulianto belum bisa memastikan kejadian yang dialami anak pengacara itu melibatkan kelompok yang sama dengan kelompok yang merusak sejumlah ruko.

Kepada awak media, pengacara bernama Heru Nugroho dari Firma DHEN & Partners itu menjelaskan kronologi peristiwa yang menimpa anaknya.

Kala itu, sang anak sedang berada kantor miliknya di deretan ruko Babarsari, pada Senin (4/5/2022). Sang anak menunggu antrean servis motor yang berada di dekat kantor itu.

Tak berapa lama, kerusuhan di Babarsari pecah. Heru pun meminta anaknya untuk diam di dalam ruangan. Namun, situasi menjadi tidak terkendali karena sejumlah benda dibakar.

“Jadilah saya minta dia tunggu di kantor saja. Baru sampai kantor, baru berapa lama, belum setengah jam terus dia WA. Ini ada rusuh-rusuh di sekitar kantor," katanya.

"Saya bingung, apa disuruh keluar atau di dalam saja. Baru berpikir itu, saya telepon lagi, saya bilang ada di mana. Dia sudah duluan kena," lanjutnya.

Berdasarkan keterangan anaknya, kaca kantor sudah hancur dan lemparan batu mengenai anaknya. Rombongan massa pun sempat merangsek masuk kantor dan mengancam anaknya dengan senjata tajam.

"Mereka merusak sambil mengancam pedang di lehernya anak saya. Padahal dia posisi terluka di tangan, kena pecahan kaca, beberapa titik di dada sama perutnya juga sudah kena batu besar-besar itu kan," jelasnya.

Korban berinisial KP itu berhasil keluar dari kantor, lalu dibawa ke lokasi yang lebih aman. Heru mengungkap anaknya mengalami trauma atas peristiwa tersebut.

Ia sendiri mengalami kerugian sekitar Rp40 juta. Heru berharap polisi segera menuntaskan kasus itu.

“Jujur saya prihatin dan kecewa dengan perilaku sejumlah oknum kelompok masyarakat ini, karena sangat merugikan kami yang sama sekali tidak tahu menahu akan persoalan mereka,” ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menanti Damai di Babarsari: Riwayat Kerusuhan dan Upaya Mediasi

Menanti Damai di Babarsari: Riwayat Kerusuhan dan Upaya Mediasi

| Selasa, 05 Juli 2022 | 11:06 WIB

Kerusuhan Babarsari, Sultan: Saya Tidak Mau Ajang Kekerasan Fisik di Jogja Jadi Kebiasaan

Kerusuhan Babarsari, Sultan: Saya Tidak Mau Ajang Kekerasan Fisik di Jogja Jadi Kebiasaan

| Senin, 04 Juli 2022 | 18:01 WIB

Konflik di Babarsari Memanas, Ruko dan Sepeda Motor Terbakar

Konflik di Babarsari Memanas, Ruko dan Sepeda Motor Terbakar

| Senin, 04 Juli 2022 | 16:38 WIB

Terkini

Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa

Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:41 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Borok Baru Fadia Arafiq, KPK Usut Dugaan Korupsi Jatah Makan Pasien RS Pekalongan

Borok Baru Fadia Arafiq, KPK Usut Dugaan Korupsi Jatah Makan Pasien RS Pekalongan

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:39 WIB

Stasiun Bekasi Timur Diselimuti Karangan Bunga, Simbol Duka untuk Korban Kecelakaan KA Argo Bromo

Stasiun Bekasi Timur Diselimuti Karangan Bunga, Simbol Duka untuk Korban Kecelakaan KA Argo Bromo

Foto | Kamis, 30 April 2026 | 18:38 WIB

Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang

Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:31 WIB

UMKM Digenjot Naik Kelas lewat Pemanfaatan Teknologi AI

UMKM Digenjot Naik Kelas lewat Pemanfaatan Teknologi AI

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:27 WIB

Dukung Proteksi Nasabah Mekaar, PNM dan BRI Life Gelar Literasi Asuransi di Jambi

Dukung Proteksi Nasabah Mekaar, PNM dan BRI Life Gelar Literasi Asuransi di Jambi

Bri | Kamis, 30 April 2026 | 18:27 WIB

Rugikan Negara Rp2,1 Triliun, Eks Direktur SMP Divonis 4,5 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook

Rugikan Negara Rp2,1 Triliun, Eks Direktur SMP Divonis 4,5 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:27 WIB

Kritik Rencana Sertifikasi Aktivis HAM, Legislator PKB: Perlindungan Tak Boleh Bergantung Negara

Kritik Rencana Sertifikasi Aktivis HAM, Legislator PKB: Perlindungan Tak Boleh Bergantung Negara

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:25 WIB

3 WNI Ditangkap Polisi Arab Saudi di Mekkah, Diduga Promosikan Haji Ilegal

3 WNI Ditangkap Polisi Arab Saudi di Mekkah, Diduga Promosikan Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:25 WIB