Mengenal Ilmu Metafakta yang Jadi Modus Kasus MSAT alias Bechi

Indotnesia Suara.Com
Jum'at, 08 Juli 2022 | 14:10 WIB
Mengenal Ilmu Metafakta yang Jadi Modus Kasus MSAT alias Bechi
Pixabay/ geralt

Indotnesia - Nama Moch Subchi Al Tsani (MSAT) ramai disorot lantaran kasus pencabulan yang dilakukan terhadap santriwati di Pondok Pesantren Shiddiqiyyah, Jombang, Jawa Timur, milik orang tuanya.

Dari kabar yang beredar, pria yang akrab disapa Mas Bechi melakukan aksi bejatnya dengan modus ilmu metafakta. Apa itu ilmu metafakta?

Ilmu Metafakta

Mengutip dari akun Instagram @musikmetafakta yang merupakan situs terapi kesehatan, meta adalah sesuatu yang tidak tampak atau kasat mata. Sementara, fakta adalah sesuatu yang dapat disaksikan nyata secara langsung.

Metafakta adalah visualisasi hal-hal akurat yang dapat ditangkap panca indra manusia khususnya pada tangkapan akal dan otak manusia yang kadang tidak selalu dapat menangkap informasi meta dengan mudah. 

Melansir dari dari Suara.com, menurut pendamping korban, Nun Sayuti mengungkapkan ilmu metafakta yang diklaim oleh tersangka Bechi merupakan ilmu kesaktian yang bisa menyembuhkan penyakit. Selain itu, ilmu metafakta juga disebut bisa mengabulkan keinginan.

Dia juga mengatakan bahwa ilmu ini bisa disalurkan dengan berbagai cara dan yang paling terkenal melalui musik. Musik metafakta diklaim bisa menyembuhkan penyakit karena mampu mengikat oksigen.

Sebelumnya, diketahui selain menjabat sebagai pengasuh Ponpes Majma'al Bahrain Hubbul Wathon Minal Iman Shiddiqiyyah, Bechi juga seorang anak band dan dekat dengan Indra Qadarsih.

Kasus Pencabulan oleh MSAT

Baca Juga: Perjalanan Kasus Mas Bechi hingga Menyerahkan Diri, Sempat Dilindungi Sang Ayah

Nun menceritakan ilmu itulah yang dijadikan modus Mas Bechi hingga terjadi persetubuhan terhadap santrinya. Berawal dari rekrutmen relawan kesehatan dan janji akan mentransfer ilmu metafakta kepada korban.

Saat hendak mentransfer ilmu kesaktian itu, korban diminta untuk melepaskan pakaiannya dengan dalih agar ilmunya bisa masuk. Korban sempat menolak karena permintaannya pelaku dianggap tidak masuk akal, tetapi disangkal oleh pelaku.

MSAT mengatakan bahwa ilmu itu tidak bisa sampai jika masih mengandalkan akal atau logika. Karena penjelasan itulah kemudian korban mendapat tindakan pencabulan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI