Deretan Kontroversi Presiden Sri Lanka, dari Dinasti Politik hingga Kebijakan Kontroversial

Indotnesia

Kamis, 14 Juli 2022 | 15:27 WIB
Deretan Kontroversi Presiden Sri Lanka, dari Dinasti Politik hingga Kebijakan Kontroversial
AFP dari Suara.com

Indotnesia - Saat ini Sri Lanka sedang dilanda krisis ekonomi hingga membuat negara yang dijuluki Permata Samudera Hindia itu dinyatakan bangkrut. Di tengah situasi genting tersebut, Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa justru kabur dari negaranya.

Kebangkrutan yang terjadi di Sri Lanka membuat harga bahan pokok naik hingga kelangkaan yang terjadi pada bahan bakar kendaraan.

Unjuk rasa besar-besaran juga dilakukan masyarakat selama berbulan-bulan dalam aksi memprotes persoalan ekonomi, hingga pada Sabtu (9/7/2022) pengunjuk rasa menyerbu kediaman resmi presiden dan membakar rumah perdana menteri di Kolombo.

Pascakejadian tersebut, di media sosial beredar sejumlah potret warga Sri Lanka masuk ke istana kepresidenan dan menggunakan fasilitas yang ada layaknya sedang berada di objek wisata.

Kontroversi Gotabaya Rajapaksa

Sejak Jumat (8/7/2022) Presiden Rajapaksa belum terlihat di depan umum dan dikabarkan melarikan diri ke Maladewa bersama istri dan dua ajudannya sesaat sebelum adanya pernyataan resmi terkait niatnya mengundurkan diri sebagai presiden pada Rabu (13/7/2022).

Aksinya tersebut membuat warga Sri Lanka justru makin marah dan meluapkan kekesalan ke Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe yang jadi presiden selama Rajapaksa tak ada di negara itu.

Para pengunjuk rasa menuntut agar Presiden dan Perdana Menteri segera mundur dari jabatannya, mereka dituding sebagai tokoh paling bertanggung jawab terhadap krisis paling parah di Sri Lanka.

Selain kabur di tengah krisis yang sedang melanda negaranya, Gotabaya Rajapaksa juga kerap menuai kontroversi publik sepanjang karier politiknya.

baca juga

Dilansir dari Suara.com, meski Sri Lanka termasuk negara republik demokratis, keluarga Rajapaksa merupakan aktor utama dalam menguasai lini pemerintahan di negara tersebut selama bertahun-tahun.

Keluarga Gotabaya, masuk dalam lingkungan politik dimulai saat ayahnya D.A Rajapaksa di masa lalu menjabat sebagai wakil juru bicara Menteri Pertanian Sri Lanka di bawah pemerintahan Wijeyananda Dahanayake.

Setelah itu, saat kakak kandungnya Mahinda Rajapaksa menjabat sebagai presiden selama sepuluh tahun, Gotabaya merupakan Menteri Pertahanan dan Pembangunan Kota Sri Lanka dan menjabat sebagai presiden setelah lengsernya sang kakak.

Saudara kandung Gotabaya yakni Basil Rajapaksa dan Chamal Rajapaksa juga terlibat dalam politik dengan menjadi anggota parlemen Sri Lanka.

Tak hanya kontroversi terkait adanya dinasti politik Rajapaksa dalam jajaran pemerintahan, kepemimpinan Gotabaya juga kerap mengeluarkan kebijakan kontroversial yang dinilai merugikan rakyat.

Salah satu kontroversi kebijakannya adalah pelarangan penggunaan pupuk kimia, mengakibatkan hasil pertanian menurun dan menyusutnya cadangan devisa yang berdampak pada terbatasnya kebutuhan pokok seperti impor bahan bakar serta obat-obatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bagaimana Hari yang Dramatis dan Bersejarah di Sri Lanka Bergulir?

Bagaimana Hari yang Dramatis dan Bersejarah di Sri Lanka Bergulir?

News | Kamis, 14 Juli 2022 | 15:20 WIB

Terkini

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo

Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung

Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung

Otomotif | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:09 WIB

30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan

30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:05 WIB

×