Citayam Fashion Week Ditutup, Tak Ada Lagi Catwalk di Zebra Cross

Indotnesia | Suara.com

Rabu, 27 Juli 2022 | 16:15 WIB
Citayam Fashion Week Ditutup, Tak Ada Lagi Catwalk di Zebra Cross
Sejumlah remaja melintasi zebra cross yang digunakan sebagai ajang catwalk dalam Citayam Fashion Week. (Suara.com/Alfian Winanto)

Indotnesia - Kehadiran sejumlah remaja di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Dukuh Atas, Jakarta Pusat dalam beberapa minggu terakhir jadi sorotan masyarakat hingga memunculkan fenomena yang disebut Citayam Fashion Week (CFW).

Istilah Citayam Fashion Week merupakan julukan dari aksi fashion show ala remaja sub-urban yang tinggal di pinggiran Kota Jakarta, seperti Sudirman, Citayam, Bekasi, dan Depok ketika berkumpul di sekitar kawasan SCBD.

Gaya berpakaian remaja yang masing-masingnya memiliki keunikan tersendiri itu bahkan jadi sorotan media harian mode asal Jepang, Tokyo Fashion.

Semakin ramainya CFW membuat fenomena tersebut lantas jadi rebutan. Baim Wong lewat perusahaan PT Tiger Wong Entertainment mendaftarkan merek Citayam Fashion Week  ke Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI). Walau pada akhirnya, ia menarik kembali pendaftaran tersebut.

Tak hanya itu, CFW yang terpusat di kawasan Dukuh Atas juga semakin ramai dikunjungi oleh masyarakat, artis, hingga para pejabat publik yang turut beraksi.

Meski jadi ajang hiburan bagi sebagian orang, aksi fashion show serta sejumlah aktivitas membuat konten video mayoritas remaja sub-urban itu dinilai mengganggu aktivitas para pekerja yang kerap melintasi kawasan tersebut.

Pasalnya, banyak remaja duduk-duduk di trotoar hingga memenuhi jalan. Selain itu, ramainya zebra cross yang dijadikan untuk melenggang catwalk dipenuhi orang mengakibatkan kemacetan lalu lintas.

Puncaknya pada Selasa (26/7/2022) petugas Satpol PP wilayah setempat melarang penggunaan zebra cross sebagai aksi catwalk.

"Zebra cross untuk penyebrangan jalan, bukan fashion show atau peragaan busana," kata petugas Satpol PP yang berkeliling di Dukuh Atas, Jakarta Pusat, dikutip dari Suara.com.

Dilansir dari Suara.com, hingga Selasa (26/7/2022) malam, beberapa petugas masih berjaga di kawasan Dukuh Atas. 

Zebra cross yang tadinya dijadikan runaway kembali berfungsi seperti semula, yaitu sebagai penyeberangan yang diperuntukkan untuk pejalan kaki. 

Kabar Citayam Fashion Week resmi ditutup justru disambut gembira oleh sejumlah warganet. Hal itu terlihat dari sejumlah komentar yang ditulis dalam unggahan video akun Instagram @dramaojol.id.

“Setujuuuuu, gue sih ga masalah sm anak anak pelopornya. Tp sm org yg nonton jujur kek numplek rame bgt anjrit,” - tulis akun @alfansyaam.

“Setuju, bikin semrawut jalan!!!,” tulis akun @muhammadhanifgiovani.

Video viral yang diunggah tersebut menunjukkan sejumlah Satpol PP dan Polisi yang nampak berjaga di area zebra cross dengan narasi Citayam Fashion Week resmi ditutup.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Citayam Fashion Week Bisa Jadi Merek Milik Bersama?

Citayam Fashion Week Bisa Jadi Merek Milik Bersama?

| Selasa, 26 Juli 2022 | 17:32 WIB

Terkini

Sambut Idulfitri, PLN Group Berbagi Santunan untuk Anak Yatim Hingga Santri di Banggai

Sambut Idulfitri, PLN Group Berbagi Santunan untuk Anak Yatim Hingga Santri di Banggai

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 22:12 WIB

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 22:10 WIB

Info Lokasi Salat Idul Fitri Muhammadiyah di Kota Besar Sumsel: Prabumulih, Lubuklinggau, Pagar Alam

Info Lokasi Salat Idul Fitri Muhammadiyah di Kota Besar Sumsel: Prabumulih, Lubuklinggau, Pagar Alam

Sumsel | Kamis, 19 Maret 2026 | 22:06 WIB

Sinopsis Nightmare Bikin Merinding, Kim Nam Gil dan Lee Yoo Mi Hukum Penjahat Lewat Mimpi Neraka

Sinopsis Nightmare Bikin Merinding, Kim Nam Gil dan Lee Yoo Mi Hukum Penjahat Lewat Mimpi Neraka

Entertainment | Kamis, 19 Maret 2026 | 22:00 WIB

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:55 WIB

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:50 WIB

10 Pelanggaran Berat Anwar Sanjaya yang Dinilai Nodai Kesucian Ramadan

10 Pelanggaran Berat Anwar Sanjaya yang Dinilai Nodai Kesucian Ramadan

Bekaci | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:41 WIB

Kuda Lumping Diplomasi: Misi Jakarta Merayu Pawang di Panggung Board of Peace

Kuda Lumping Diplomasi: Misi Jakarta Merayu Pawang di Panggung Board of Peace

Your Say | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:41 WIB

Kenapa Lebaran Jemaah Tarekat Naqsabandiyah Lebih Cepat dari Muhammadiyah dan Pemerintah

Kenapa Lebaran Jemaah Tarekat Naqsabandiyah Lebih Cepat dari Muhammadiyah dan Pemerintah

Sulsel | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:32 WIB

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:25 WIB