Kisah Siswa SMAN 1 Banguntapan yang Dipaksa Pakai Hijab Hingga Depresi

Indotnesia

Rabu, 03 Agustus 2022 | 10:52 WIB
Kisah Siswa SMAN 1 Banguntapan yang Dipaksa Pakai Hijab Hingga Depresi
Ilustrasi pelajar yang mengenakan hijab. (Freepik/ rawpixel)

Indotnesia - Siswa SMAN 1 Banguntapan, Bantul, DIY yang mengaku depresi usai dipaksa mengenakan jilbab ramai jadi topik pembicaraan. Padahal, dalam aturan berseragam siswa bebas untuk mengenakan jilbab atau tidak.

Kronologi

Mengutip dari Suara.com, siswa SMAN 1 Banguntapan itu dipaksa mengenakan hijab ketika masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS). Menurut Koordinator Aliansi Masyarakat Peduli Pendidikan Indonesia (AMPPY), semua bermula ketika siswa tersebut berangkat ke sekolah dengan tidak mengenakan jilbab seperti biasa.

Setelah itu, ia mendapat panggilan dari guru bimbingan konseling (BK) melalui pesan WA untuk menghadap ke ruangannya. Ketika di ruangan, korban diinterogasi alasannya tak mengenakan hijab.

Karena merasa tertekan, korban meminta izin untuk pergi ke toilet. Namun, sekitar sejam korban tak juga kembali ke ruang BK. Hingga kemudian pihak sekolah menemukan korban di toilet dengan keadaan sudah lemas.

Tanggapan Disdikpora Bantul dan Pihak Sekolah

Terkait peristiwa tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bantul, Isdarmoko menyatakan siswa dapat memilih model seragam sekolah sesuai keinginannya.

"Terkait dengan penggunaan seragam sekolah khususnya pakaian muslim itu dibebaskan sesuai pilihan masing-masing. Jadi kalau ada sekolah yang memaksakan apalagi sekolah negeri itu jelas tidak betul," ujar Isdarmoko dikutip dari Suara.com pada (1/8/2022).

Dia juga menyayangkan jika kejadian tersebut dilakukan oleh seorang guru BK.

baca juga

"Kalau itu dilakukan oleh guru BK jelas-jelas itu salah. Karena BK kok jadi seperti Polisi Sekolah, BK ngga boleh seperti itu," terangnya.

Isdarmoko juga menyampaikan akan menindaklanjuti ke sekolah-sekolah terkait paksaan mengenakan hijab di sekolah.

"Ke depan akan kita sampaikan lagi ke sekolah-sekolah agar tidak terjadi pemaksaan seperti itu. Walaupun maksud guru tadi juga tidak salah karena sebenarnya memberikan himbauan untuk melaksanakan sesuai ajaran agama," jelasnya.

Selain itu, menurutnya korban harus mendapatkan pendampingan yang intensif bersama dengan orang tua. Sementara, pihak sekolah membantah adanya paksaan mengenakan hijab seperti yang ramai diberitakan.

Wakil Kepala Dinas Disdikpora DIY, Suhirman mengatakan bahwa pihak SMAN 1 Banguntapan hanya memberikan contoh menggunakan jilbab kepada siswa.

"Cuma mencontohkan, mengajari cara memakai jilbab, jadi enggak ada (pemaksaan)," kata Suhirman dikutip dari Suara.com (2/8/2022).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Siswi SMA di Bantul Diduga Dipaksa Pakai Jilbab, Disdikpora DIY dan Ombusdman Bergerak

Siswi SMA di Bantul Diduga Dipaksa Pakai Jilbab, Disdikpora DIY dan Ombusdman Bergerak

Selebtek | Sabtu, 30 Juli 2022 | 08:19 WIB

Terkini

Menormalisasi Korupsi: Saat Angka Miliaran Tak Lagi Mengguncang Nurani

Menormalisasi Korupsi: Saat Angka Miliaran Tak Lagi Mengguncang Nurani

Your Say | Sabtu, 11 Juli 2026 | 08:30 WIB

Ramai di Threads, Dosen Farmasi UMY Diduga Lecehkan Mahasiswi, Kampus Panggil yang Bersangkutan

Ramai di Threads, Dosen Farmasi UMY Diduga Lecehkan Mahasiswi, Kampus Panggil yang Bersangkutan

Jogja | Sabtu, 11 Juli 2026 | 08:26 WIB

Kenalan Lewat TikTok: Saat Kencan Pertama Pelajar Pesawaran Berujung Raibnya Motor

Kenalan Lewat TikTok: Saat Kencan Pertama Pelajar Pesawaran Berujung Raibnya Motor

Lampung | Sabtu, 11 Juli 2026 | 08:24 WIB

Kentang hingga Wortel Lokal Siap Masuk Dapur MBG, Pendapatan Petani Lokal Berpotensi Naik

Kentang hingga Wortel Lokal Siap Masuk Dapur MBG, Pendapatan Petani Lokal Berpotensi Naik

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 08:05 WIB

Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'

Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'

Bola | Sabtu, 11 Juli 2026 | 08:05 WIB

Lagu Swim BTS Digugat soal Hak Cipta, BigHit Music Tegaskan Karya Orisinal

Lagu Swim BTS Digugat soal Hak Cipta, BigHit Music Tegaskan Karya Orisinal

Your Say | Sabtu, 11 Juli 2026 | 08:00 WIB

Agrinas Klaim Laba Bersih Rp27 Miliar, Petani Sawit Sebut Padahal Bisa Cuan Triliunan

Agrinas Klaim Laba Bersih Rp27 Miliar, Petani Sawit Sebut Padahal Bisa Cuan Triliunan

Riau | Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:57 WIB

Rekomendasi HP Snapdragon 8s Gen 4 Terbaik, Performa Flagship Harga Terjangkau

Rekomendasi HP Snapdragon 8s Gen 4 Terbaik, Performa Flagship Harga Terjangkau

Tekno | Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:45 WIB

Viral Rembesan di Tanggul Porong Sidoarjo: Ini Hasil Pengecekan BPBD

Viral Rembesan di Tanggul Porong Sidoarjo: Ini Hasil Pengecekan BPBD

Jatim | Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:38 WIB

Komisi IV DPR Bersama Bulog Dorong Peningkatan Kesejahteraan Petani Klaten

Komisi IV DPR Bersama Bulog Dorong Peningkatan Kesejahteraan Petani Klaten

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:33 WIB

×