Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'

Galih Prasetyo

Sabtu, 11 Juli 2026 | 08:05 WIB
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
Daftar Legenda Tanpa Gelar Piala Dunia: Maldini, Platini dan Cristiano Ronaldo [Tangkap layar X]
baca 10 detik
  • Legenda Prancis, Youri Djorkaeff, mengkritik kegagalan Portugal di Piala Dunia 2026 karena minimnya dukungan rekan setim bagi Cristiano Ronaldo.
  • Djorkaeff menilai taktik pelatih Portugal tidak dirancang untuk memaksimalkan kemampuan Ronaldo sehingga sang pemain terlihat seperti diboikot di lapangan.
  • Sistem permainan yang tidak mendukung Ronaldo dinilai merugikan tim dan seharusnya pelatih membuat keputusan tegas terkait peran sang pemain.

Suara.com - Kegagalan Portugal di Piala Dunia 2026 terus menuai sorotan.

Kali ini, kritik tajam datang dari legenda Prancis, Youri Djorkaeff, yang menilai Cristiano Ronaldo tidak mendapatkan dukungan maksimal dari rekan setimnya.

Mantan juara dunia 1998 itu secara blak-blakan menyebut Ronaldo seperti diboikot di dalam tim.

Eks pemain Inter itu menilai skema permainan Portugal tidak pernah dirancang untuk memaksimalkan kemampuan sang megabintang.

“Jika Anda membawa Cristiano Ronaldo, maka tim harus bermain untuknya. Tapi itu sama sekali tidak terjadi,” ujar Djorkaeff dalam wawancara dengan RMC.

Menurutnya, minimnya suplai bola dan dukungan membuat Ronaldo kesulitan tampil optimal.

Timnas Portugal. (fifa.com)
Timnas Portugal. (fifa.com)

Ia menegaskan, pemain seperti Ronaldo membutuhkan sistem yang jelas agar bisa memberikan dampak maksimal di lapangan.

“Terlihat dia seperti diboikot oleh timnya sendiri. Mereka tidak memberinya umpan, tidak menempatkannya dalam kondisi terbaik,” tegasnya.

Djorkaeff juga mempertanyakan keputusan taktik tim pelatih Portugal.

baca juga

Ronaldo menyebut karakter permainan Ronaldo sudah sangat dikenal, sehingga seharusnya tidak ada alasan untuk gagal menyesuaikan strategi.

“Kita semua tahu bagaimana dia bermain sejak dulu. Apa yang mereka harapkan? Dia tiba-tiba berubah?” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keputusan harus tegas sejak awal, apakah membangun tim di sekitar Ronaldo atau tidak memainkannya sama sekali.

Menurutnya, setengah-setengah justru merugikan tim dan pemain.

“Kalau tidak ingin menyesuaikan tim, jangan panggil dia. Tapi jika dia dimainkan, maka tim harus dibangun di sekelilingnya,” kata Djorkaeff.

Pernyataan ini mempertegas perdebatan soal peran Ronaldo di skuad Portugal saat ini.

Di tengah perubahan generasi, posisi sang legenda dinilai belum diimbangi dengan pendekatan taktik yang tepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali

Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali

Bola | Sabtu, 11 Juli 2026 | 01:44 WIB

Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi

Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi

Bola | Sabtu, 11 Juli 2026 | 01:38 WIB

The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan

The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan

Bola | Sabtu, 11 Juli 2026 | 01:32 WIB

Euforia Berujung Maut! Remaja Putri Tewas Saat Rayakan Kemenangan Prancis

Euforia Berujung Maut! Remaja Putri Tewas Saat Rayakan Kemenangan Prancis

Bola | Sabtu, 11 Juli 2026 | 01:05 WIB

Susunan Pemain Spanyol vs Belgia: De la Fuente Coret Pedri Diganti Fabian Ruiz

Susunan Pemain Spanyol vs Belgia: De la Fuente Coret Pedri Diganti Fabian Ruiz

Bola | Sabtu, 11 Juli 2026 | 00:59 WIB

Terkini

Kenapa Kulit Melasma dan Flek Hitam Disarankan Pakai Tinted Sunscreen? Begini Kata Dokter

Kenapa Kulit Melasma dan Flek Hitam Disarankan Pakai Tinted Sunscreen? Begini Kata Dokter

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:10 WIB

6 Shio Paling Beruntung Akhir Agustus 2026: Rezeki Nomplok hingga Asmara Membara

6 Shio Paling Beruntung Akhir Agustus 2026: Rezeki Nomplok hingga Asmara Membara

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Tanggapan Istana soal Sorotan Netizen Terkait Gambar Prabowo di Atraksi Terjun Payung HUT RI

Tanggapan Istana soal Sorotan Netizen Terkait Gambar Prabowo di Atraksi Terjun Payung HUT RI

Video | Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Proyek Danantara Development Management Fund Dipastikan Tak Pakai APBN

Proyek Danantara Development Management Fund Dipastikan Tak Pakai APBN

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:03 WIB

Pemadaman Karhutla di Habitat Harimau Pelalawan Terkendala Ketebalan Gambut

Pemadaman Karhutla di Habitat Harimau Pelalawan Terkendala Ketebalan Gambut

Riau | Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Bursa Kripto CFX Perkuat Komitmen Keberlanjutan Melalui Aksi Pelestarian Laut di Bali

Bursa Kripto CFX Perkuat Komitmen Keberlanjutan Melalui Aksi Pelestarian Laut di Bali

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Gatot Nurmantyo Wanti-wanti Prabowo! Ancaman Perang Kognitif Bisa Lumpuhkan Pemerintahan

Gatot Nurmantyo Wanti-wanti Prabowo! Ancaman Perang Kognitif Bisa Lumpuhkan Pemerintahan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Indonesia Peringkat 118 Dunia Saatnya John Herdman Buktikan Garuda Layak Juara FIFA ASEAN Cup

Indonesia Peringkat 118 Dunia Saatnya John Herdman Buktikan Garuda Layak Juara FIFA ASEAN Cup

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:54 WIB

AI Makin Canggih, Penipuan Digital dan Deepfake Rugikan Indonesia Rp9,1 Triliun

AI Makin Canggih, Penipuan Digital dan Deepfake Rugikan Indonesia Rp9,1 Triliun

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:48 WIB

Buronan Dugaan Korupsi Terminal Barang Dumai Ditangkap Kejagung di Aceh

Buronan Dugaan Korupsi Terminal Barang Dumai Ditangkap Kejagung di Aceh

Riau | Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:38 WIB

×