Kasus Pertama, Anjing Peliharaan Tertular Virus Cacar Monyet dari Manusia

Indotnesia

Kamis, 18 Agustus 2022 | 08:18 WIB
Kasus Pertama, Anjing Peliharaan Tertular Virus Cacar Monyet dari Manusia
Anjing jenis greyhound. (Sumber: Pexels/Ron Lach)

Indotnesia - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan kasus pertama seekor anjing terinfeksi virus cacar monyet atau monkeypox. Hewan peliharaan itu tertular dari pemiliknya.

Melansir dari BBC, Kamis (18/8/2022), kasus tersebut terjadi di Paris, Prancis. Menurut laporan The Lancet, dua pria yang tinggal satu rumah dan menjalin hubungan memiliki seekor anjing jenis greyhound.

Lalu, mereka mengamati anjing kesayangan mereka mengalami gejala penyakit. Analisis genetik menunjukkan virus yang menginfeksi anjing tersebut sama persis dengan virus yang menginfeksi kedua pria itu.

"Ini belum pernah dilaporkan sebelumnya, dan kami yakin ini adalah kasus pertama seekor anjing yang terinfeksi," ujar Dr Rosamund Lewis, pimpinan teknis penanggulangan cacar monyet di WHO.

Sejauh ini, para ahli telah menyadari adanya risiko secara teori tentang penularan virus tersebut dari manusia ke hewan. Kini, lembaga kesehatan setempat telah mengeluarkan imbauan agar mereka yang tertular cacar monyet menjauhkan diri dari hewan peliharaan.

Mengutip dari The Guardian, virus yang melompat dari spesies satu ke spesies lainnya kerap menimbulkan kekhawatiran karena dapat bermutasi secara berbahaya.

Lewis menekankan, sejauh ini belum ada laporan tentang virus monkeypox yang bermutasi. Meski demikian, menurutnya, jelas ada kemungkinan virus itu akan berkembang dan bermutasi secara berbeda.

Direktur Kedaruratan WHO Michael Ryan mengatakan situasi dapat lebih berbahaya apabila virus dapat berpindah ke populasi mamalia kecil dengan kepadatan hewan yang tinggi.

"Melalui proses satu hewan menginfeksi hewan berikutnya, dan berikutnya, dan berikutnya lagi, maka akan terlihat evolusi virus yang cepat," katanya.

Sejauh ini, hanya ada sedikit data tentang efektivitas vaksin dalam melindungi seseorang dari bahaya cacar monyet. Meski belum ada uji coba kontrol secara acak, laporan yang ada menyebutkan vaksin tidak bekerja 100%.

Penelitian terbatas pada 1980-an menunjukkan vaksin cacar yang ada pada saat ini kemungkinan memberi perlindungan 85% terhadap cacar monyet. Namun, itu bukanlah hal yang solusi.

"Ini mengingatkan kita bahwa vaksin bukanlah sebuah solusi ajaib pada masalah yang rumit ini," kata Lewis.

Cacar monyet pertama kali diidentifikasi pada monyet yang dikandangkan untuk penelitian di Denmark pada 1958. Penyakit tersebut pertama kali ditemukan pada manusia pada 1970.

Virus cacar monyet menyebar di negara-negara Afrika barat dan Afrika tengah. Namun pada Mei 2022, kasus tersebut juga diderita oleh warga di sejumlah negara di Eropa dan Amerika.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemenkes Sebut Indonesia Nol Kasus Cacar Monyet, Suspek di Jateng Negatif

Kemenkes Sebut Indonesia Nol Kasus Cacar Monyet, Suspek di Jateng Negatif

Indotnesia | Sabtu, 06 Agustus 2022 | 16:00 WIB

Penelitian Terbaru Buktikan Asal Mula Covid-19 Berasal dari Pasar Huanan di Wuhan

Penelitian Terbaru Buktikan Asal Mula Covid-19 Berasal dari Pasar Huanan di Wuhan

Indotnesia | Rabu, 27 Juli 2022 | 10:09 WIB

Jadi  Darurat Kesehatan Global, Ini 3 Fakta Wabah Cacar Monyet

Jadi Darurat Kesehatan Global, Ini 3 Fakta Wabah Cacar Monyet

Indotnesia | Senin, 25 Juli 2022 | 10:32 WIB

Terkini

Perdamaian AS - Iran Tekan Harga Minyak Dunia, Risiko Krisis Energi Mulai Mereda

Perdamaian AS - Iran Tekan Harga Minyak Dunia, Risiko Krisis Energi Mulai Mereda

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:08 WIB

Siap-siap! Ada Raksasa BUMN Asuransi yang Baru Akan Dibentuk

Siap-siap! Ada Raksasa BUMN Asuransi yang Baru Akan Dibentuk

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:08 WIB

3 Bedak Pixy Terlaris di Shopee, Ampuh Kontrol Minyak dan Awet Menurut Ulasan Pembeli

3 Bedak Pixy Terlaris di Shopee, Ampuh Kontrol Minyak dan Awet Menurut Ulasan Pembeli

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:06 WIB

Kivlan Zen Ikut Kawal Eksekusi Hotel Sultan: Aparat Jangan Represif, Saya Juga Mantan Prajurit

Kivlan Zen Ikut Kawal Eksekusi Hotel Sultan: Aparat Jangan Represif, Saya Juga Mantan Prajurit

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:05 WIB

Viva Milk Cleanser vs Cleansing Cream, Mana yang Lebih Bagus untuk Double Cleanser?

Viva Milk Cleanser vs Cleansing Cream, Mana yang Lebih Bagus untuk Double Cleanser?

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:05 WIB

Top 5 Zodiak Terkuat Menurut Ahli Astrologi, Siapa Penguasa Takhta Tertinggi?

Top 5 Zodiak Terkuat Menurut Ahli Astrologi, Siapa Penguasa Takhta Tertinggi?

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:05 WIB

Menikmati Sensasi Bebek Bumbu Hitam Artomoro Jambi, Super Lembut dan Gurih

Menikmati Sensasi Bebek Bumbu Hitam Artomoro Jambi, Super Lembut dan Gurih

Your Say | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:02 WIB

Jeritan Petani Silo Jember Saat Ladang Nafkah Mereka Terancam Markas Militer

Jeritan Petani Silo Jember Saat Ladang Nafkah Mereka Terancam Markas Militer

Jatim | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:00 WIB

Aturan Kemasan Polos Rokok Dinilai Bisa Bikin Pendapatan Pedagang Makin Seret

Aturan Kemasan Polos Rokok Dinilai Bisa Bikin Pendapatan Pedagang Makin Seret

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:58 WIB

Saat Sepak Bola Bertemu Teknologi, SSD Edisi Argentina Hadir untuk Era Konten Digital

Saat Sepak Bola Bertemu Teknologi, SSD Edisi Argentina Hadir untuk Era Konten Digital

Tekno | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:57 WIB