5 Fakta Ngeri Gula, Si Pemanis Berjuluk Silent Killer

Indotnesia

Rabu, 24 Agustus 2022 | 11:53 WIB
5 Fakta Ngeri Gula, Si Pemanis Berjuluk Silent Killer
Gula kerap disebut sebagai "Silent Killer" atau pembunuh diam-diam. (Pixabay/Bruno-Germany)

Indotnesia - Beberapa waktu lalu, situs Quora Indonesia membahas tentang kandungan dalam makanan atau minuman kemasan. Ini bukan tentang lemak dan kalori, tapi kandungan jahat lainnya yakni gula.

Pemanis satu ini memang berjuluk Silent Killer. Gula ada di setiap makanan dan minuman yang kita konsumsi.

Namun, pada makanan dan minuman kemasan, jumlahnya sangat tinggi, bahkan bisa melebihi kebutuhan harian gula orang dewasa setiap harinya.

“Sekali makan snack itu kita makan 21 gram gula… Makan gula 21 gram x 2 =42 gram. Padahal snack beginian biasanya habis dalam sekali makan,” tulis Prasasty Dinakandhi di Quora.

Snack yang ia maksud adalah kudapan cokelat dengan crispy di dalam. Konsumsi gula berlebih dapat menyebabkan diabetes, di mana orang dengan diabetes tipe 2 biasanya tidak menunjukkan gejala pada awalnya.

Lalu, kenapa gula bisa disebut sebagai “Silent Killer” atau pembunuh diam-diam? Berikut 5 fakta tentang gula, seperti yang dikutip dari Huffpost dam The Time:

1. Gula merusak jantung

Penelitian pada 2013 yang diterbitkan di Journal of American Heart Association membuktikan gula dapat mempengaruhi mekanisme pemompaan jantung sehingga meningkatkan risiko gagal jantung.

Molekul dari gula (dan juga pati) yakni glukosa-6-fosfat dehidrogenase (G6P) dapat mengubah protein otot jantung. Perubahan tersebut dapat menyebabkan gagal jantung.

baca juga

2. Gula memicu timbulnya lemak perut

Lemak perut ini sebenarnya adalah lemak visceral yang menumpuk di sekitar organ vital, seperti hati, pankreas, dan usus. Lemak ini susah untuk dihilangkan.

Lemak perut berbahaya karena termasuk faktor risiko penyakit jantung dan diabetes. Penelitian Framingham Heart Study pada 2016 menunjukkan semakin banyak konsumsi minuman manis, maka dapat meningkatkan lemak visceral.

3. Gula melemahkan kekuatan otak

Sebuah riset pada 2009 menunjukkan hubungan positif antara konsumsi glukosa dan penuaan sel, yang menyebabkan keriput hingga penyakit kronis.

Penuaan otak juga dapat dipicu oleh konsumsi gula berlebih. Penelitian pada 2012 menemukan efek dari konsumsi gula berlebih terhadap otak, yakni defisiensi memori dan kesehatan kognitif secara keseluruhan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kenali Diabetes Tipe 1, Penyakit yang Diderita Margo Penjual Risol Viral di TikTok

Kenali Diabetes Tipe 1, Penyakit yang Diderita Margo Penjual Risol Viral di TikTok

Indotnesia | Senin, 22 Agustus 2022 | 14:43 WIB

Kasus Cacar Monyet Pertama di Indonesia Ditemukan, Kemenkes Ungkap Gejala

Kasus Cacar Monyet Pertama di Indonesia Ditemukan, Kemenkes Ungkap Gejala

Indotnesia | Sabtu, 20 Agustus 2022 | 18:59 WIB

Terlihat Bahagia Padahal Enggak, Kenali Apa Itu Duck Syndrome dan Gejalanya

Terlihat Bahagia Padahal Enggak, Kenali Apa Itu Duck Syndrome dan Gejalanya

Indotnesia | Kamis, 18 Agustus 2022 | 15:50 WIB

Terkini

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Sport | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:56 WIB

Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional

Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional

DPR | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:54 WIB

1,3 Ton Obat Bius dalam Teh Cina Disita Bea Cukai - TNI dari Kapal Asing di Batam

1,3 Ton Obat Bius dalam Teh Cina Disita Bea Cukai - TNI dari Kapal Asing di Batam

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:46 WIB

Feng Shui Rumah Menghadap ke Arah Selatan, Bawa Hoki dan Bikin Karier Melejit

Feng Shui Rumah Menghadap ke Arah Selatan, Bawa Hoki dan Bikin Karier Melejit

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:45 WIB

×