Indotnesia - Sarapan atau makan pagi merupakan rutinitas yang penting untuk dilakukan agar lebih bersemangat dalam memulai aktivitas harian.
Dengan melakukan sarapan rutin, juga dapat membantu badan lebih berenergi, meningkatkan metabolisme tubuh, menjaga berat badan tetap stabil dan meningkatkan fokus ketika memulai hari.
Umumnya, kita akan sarapan dengan menu utama adalah nasi dan lauk pauk lain. Meski begitu, ada pula sebagian orang yang tidak menyukai nasi ketika sarapan karena berbagai alasan, seperti mual atau terlalu ‘berat’, bikin ngantuk, dan lemas.
Nah, walaupun tidak gemar mengonsumsi nasi saat pagi hari, bukan berarti kamu harus mengabaikan sarapan.
Ada berbagai alternatif menu pengganti nasi yang bisa kamu konsumsi untuk sarapan dan akan membuatmu lebih berenergi menjalani hari. Simak ulasannya di bawah ini!
5 Alternatif Menu Pengganti Nasi untuk Sarapan
1. Ubi
Ubi bisa menjadi alternatif menu sarapan sehat dan mengenyangkan sebagai pengganti nasi. Makanan ini juga dapat dikonsumsi untuk kamu yang sedang menjalankan program diet.
Pengolahan ubi bisa dilakukan dengan direbus, dikukus atau pun digoreng. Dalam satu ubi berukuran sedang, setidaknya mengandung 23,61 gram karbohidrat.
Baca Juga: 7 Cara Mudah Introvert untuk Recharge Energi, Siap Kembali Bersosialisasi
Memiliki tekstur yang padat dan rasa cenderung manis, ubi juga mengandung sumber potassium, vitamin A dan C yang menyehatkan.
Bahkan, berdasarkan sejumlah penelitian, ubi kemungkinan besar memiliki antioksidan dan antitumor yang dapat membantu mencegah tubuh dari berbagai penyakit.
2. Kentang
Salah satu menu pengganti satu ini tentunya akan sangat mudah ditemukan karena juga kerap digunakan sebagai bahan tambahan ketika memasak sop.
Kentang termasuk jenis umbi-umbian yang digunakan sebagai sumber karbohidrat pengganti nasi karena memiliki banyak kandungan serat yang baik untuk pencernaan.
Pengolahan kentang untuk dikonsumsi langsung bisa dilakukan dengan cara direbus atau dikukus lalu disajikan dengan lauk lainnya.