Kenali Bahaya Pestisida dalam Makanan, Alasan Hong Kong Tarik Mie Sedap Korean Spicy Chicken

Indotnesia | Suara.com

Rabu, 28 September 2022 | 14:51 WIB
Kenali Bahaya Pestisida dalam Makanan, Alasan Hong Kong Tarik Mie Sedap Korean Spicy Chicken
Hong Kong tarik Mie Sedap Korean Spicy Chicken karena diduga mengandung pestisida. (Freepik/dashu83)

Indotnesia - Departemen Makanan dan Kebersihan Lingkungan, Center for Food Safety (CFS) menemukan kandungan pestisida etilen oksida dalam produk mi instan kemasan asal Indonesia. Produk tersebut adalah Mie Sedap Goreng Korean Spicy Chicken. 

"CFS mengumpulkan sampel produk dari supermarket di Lok Fu untuk pengujian di bawah Program Pengawasan Makanan rutin. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sampel mie, paket bumbu dan bubuk cabai produk mengandung pestisida, etilen oksida,” ungkap CFS dikutip dari keterangan resmi, Rabu (28/9/2022).

Produk tersebut didistribusikan oleh Golden Long Food Trading Ltd dan PARKnSHOP (HK) Limited selaku pengecer. CFS juga telah  memberi tahu vendor yang bersangkutan tentang ketidakteraturan dan menginstruksikannya untuk menghentikan penjualan dan mengeluarkan dari rak batch produk yang terpengaruh. 

Menurut instruksi CFS, pengecer telah memulai penarikan kembali batch produk yang terpengaruh. Sementara, Badan Internasional untuk Penelitian kanker mengklasifikasikan etilen oksida sebagai zat berbahaya penyebab kanker atau karsinogen.

Penjualan makanan yang mengandung residu pestisida juga telah dilarang karena dapat membahayakan kesehatan. Pelanggar yang terbukti bersalah dapat dikenakan denda sebesar 50.000 dollar Hong Kong atau penjara selama 6 bulan.

Lalu, apa sebenarnya bahaya pestisida dalam makanan?

Pestisida adalah zat kimia yang biasanya digunakan untuk mengendalikan atau membasmi hama yang mengganggu dalam perkebunan atau pertanian.

Melansir Healthline, kandungan pestisida dalam makanan baik itu biopestisida sintetik atau organik memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Salah satu yang dapat ditimbulkan dari paparan bahan kimia tersebut dapat mengganggu perkembangan, meningkatkan potensi kanker, dan risiko alzheimer.

Selain itu, paparan yang tinggi pada anak-anak berdampak negatif seperti gangguan perkembangan neurologis, ADHD, hingga autisme. Karena itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan batas penggunaan residu pestisida dalam bahan pangan dan diawasi ketat.

Sebelumnya, salah satu produk mie instan kemasan milik Wings Group Indonesia juga telah ditolak masuk ke Taiwan atas dugaan kasus yang sama. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Temukan Kandungan Pestisida, Hong Kong Tarik Peredaran Mie Sedaap Rasa Korean Spicy Chicken

Temukan Kandungan Pestisida, Hong Kong Tarik Peredaran Mie Sedaap Rasa Korean Spicy Chicken

Lifestyle | Rabu, 28 September 2022 | 12:47 WIB

Terkini

iPhone Versi Android? Honor 600 Pro Viral karena Iklan di Depan Apple Store

iPhone Versi Android? Honor 600 Pro Viral karena Iklan di Depan Apple Store

Your Say | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:45 WIB

Pulang dari Pantai Bidadari, 3 Pemuda Diadang Komplotan Begal di Tanggamus

Pulang dari Pantai Bidadari, 3 Pemuda Diadang Komplotan Begal di Tanggamus

Lampung | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:43 WIB

Rupiah Menguat ke Rp 17.333/US$, Harapan Damai di Timur Tengah Jadi Tenaga

Rupiah Menguat ke Rp 17.333/US$, Harapan Damai di Timur Tengah Jadi Tenaga

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:42 WIB

Vanesha Prescilla Debut Horor Psikologis di Jepang lewat Film The Scarecrow Valley

Vanesha Prescilla Debut Horor Psikologis di Jepang lewat Film The Scarecrow Valley

Entertainment | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:41 WIB

8 Fakta Terbaru Tragedi Bus ALS di Muratara, Armada Lama Jadi Sorotan

8 Fakta Terbaru Tragedi Bus ALS di Muratara, Armada Lama Jadi Sorotan

Sumsel | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:36 WIB

Profil Timnas Paraguay: Generasi Baru La Albirroja  Bakal Unjuk Gigi di Piala Dunia 2026

Profil Timnas Paraguay: Generasi Baru La Albirroja Bakal Unjuk Gigi di Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:36 WIB

Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan

Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:35 WIB

Apa Penyebab Jerawat di Dagu? Ini 4 Rekomendasi Acne Spot Treatment Terbaik

Apa Penyebab Jerawat di Dagu? Ini 4 Rekomendasi Acne Spot Treatment Terbaik

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:35 WIB

Tolak Rekrutmen Manajer KDMP: Protes Massal Pengurus Koperasi Desa Merah Putih ke DPRD Blitar

Tolak Rekrutmen Manajer KDMP: Protes Massal Pengurus Koperasi Desa Merah Putih ke DPRD Blitar

Jatim | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:34 WIB

Musik Jadi Cara Baru Kenalkan Konservasi ke Generasi Muda lewat Sunset di Kebun 2026

Musik Jadi Cara Baru Kenalkan Konservasi ke Generasi Muda lewat Sunset di Kebun 2026

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:32 WIB