Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan

Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 07 Mei 2026 | 15:35 WIB
Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan
kapal pesiar mh hondius (dok oceanwide expedition)
baca 10 detik
  • Wabah Hantavirus di kapal pesiar MV Hondius menyebabkan tiga orang meninggal dan beberapa penumpang jatuh sakit saat berlayar.
  • Sebanyak 150 penumpang dari 23 negara kini berada di bawah pengawasan ketat otoritas kesehatan serta pihak WHO.
  • Pihak berwenang sedang menyelidiki kemungkinan penularan virus antarmanusia di atas kapal ekspedisi polar yang sedang menjadi sorotan tersebut.

Suara.com - Kapal pesiar MV Hondius mendadak menjadi perhatian dunia setelah muncul laporan wabah Hantavirus di atas kapal tersebut. Perjalanan wisata mewah yang semula menawarkan pengalaman ekspedisi eksklusif kini berubah menjadi situasi darurat kesehatan internasional.

Laporan terbaru menyebut sedikitnya tiga orang meninggal dunia dan beberapa penumpang lainnya jatuh sakit. Saat kejadian berlangsung, kapal diketahui tengah berlayar membawa sekitar 150 orang dari 23 negara.

Kasus tersebut memicu perhatian besar karena hantavirus tergolong penyakit langka namun berbahaya. Virus yang ditemukan di Amerika Selatan itu dapat menyebabkan sindrom paru hantavirus yang memiliki tingkat kematian cukup tinggi.

Kini, otoritas kesehatan bersama Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sedang melakukan pemeriksaan terhadap sampel para penumpang. WHO juga menduga penularan virus kemungkinan terjadi antarmanusia di atas kapal.

Di tengah sorotan terhadap wabah tersebut, banyak publik mulai penasaran dengan profil MV Hondius. Kapal ini dikenal sebagai salah satu kapal ekspedisi mewah yang kerap menawarkan perjalanan menuju wilayah Antartika dan Kutub Utara dengan harga fantastis.

kapal pesiar mh hondius (dok oceanwide expedition)
kapal pesiar mh hondius (dok oceanwide expedition)

Profil Kapal Pesiar MV Hondius

MV Hondius merupakan kapal ekspedisi polar milik Oceanwide Expeditions yang dirancang khusus untuk menjelajahi kawasan Arktik dan Antartika. Kapal ini mulai beroperasi pada 2019 dan dikenal sebagai salah satu kapal ekspedisi polar paling canggih di dunia.

Berdasarkan informasi resmi perusahaan, MV Hondius dibangun dengan standar Polar Class 6 yang memungkinkan kapal beroperasi di wilayah es laut. Teknologi tersebut membuat kapal mampu menembus area dengan kondisi cuaca ekstrem secara lebih aman.

Kapal ini memiliki panjang sekitar 107 meter dengan kapasitas hingga 170 penumpang. Desainnya dibuat modern namun tetap mengutamakan efisiensi bahan bakar dan dampak lingkungan yang lebih rendah.

MV Hondius juga dilengkapi berbagai fasilitas premium untuk mendukung kenyamanan wisatawan selama ekspedisi berlangsung. Beberapa di antaranya meliputi restoran, ruang observasi, lecture room, lounge, hingga kabin dengan jendela panorama.

baca juga

Selain menawarkan wisata melihat lanskap es dan satwa liar, kapal ini juga menyediakan aktivitas petualangan. Penumpang dapat mengikuti kayaking, hiking, snowshoeing, hingga menyaksikan kehidupan penguin dan paus dari dekat.

Salah satu daya tarik utama MV Hondius adalah konsep perjalanan ekspedisi edukatif. Selama pelayaran, penumpang biasanya mendapatkan penjelasan langsung dari ahli biologi, geologi, dan peneliti polar yang ikut dalam perjalanan.

Kapal ini kerap digunakan untuk pelayaran menuju Semenanjung Antartika, Kepulauan Falkland, South Georgia, hingga wilayah Lingkar Arktik. Karena rutenya eksklusif dan jumlah penumpangnya terbatas, MV Hondius masuk dalam kategori kapal ekspedisi premium.

Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius

Harga tiket kapal pesiar MV Hondius tergolong sangat mahal karena menawarkan pengalaman ekspedisi eksklusif ke wilayah kutub. Tarif perjalanan bervariasi tergantung rute, durasi pelayaran, tipe kabin, dan musim keberangkatan.

Berdasarkan informasi dari Antarctica Cruises , harga perjalanan MV Hondius untuk ekspedisi Antartika dimulai dari sekitar 7.800 dolar Amerika Serikat atau setara lebih dari Rp120 juta per orang. Harga tersebut biasanya berlaku untuk tipe kabin paling dasar.

Durasi perjalanan juga memengaruhi harga tiket secara signifikan. Ekspedisi singkat umumnya berlangsung sekitar 10 hingga 12 hari, sedangkan pelayaran yang lebih panjang dapat berlangsung lebih dari tiga minggu.

Beberapa paket perjalanan MV Hondius juga mencakup aktivitas tambahan seperti kayaking dan camping di wilayah kutub. Aktivitas tersebut biasanya dikenakan biaya tambahan di luar harga tiket utama.

Meski mahal, perjalanan menggunakan MV Hondius tetap diminati wisatawan dari berbagai negara. Banyak pelancong tertarik karena kapal ini menawarkan pengalaman langka menjelajahi wilayah kutub dengan fasilitas nyaman dan suasana eksklusif.

Namun, insiden wabah hantavirus yang terjadi baru-baru ini membuat nama MV Hondius menjadi sorotan internasional. Otoritas kesehatan kini masih terus memantau kondisi penumpang dan awak kapal sambil melakukan investigasi terkait kemungkinan penyebaran virus di atas kapal tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:07 WIB

Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup

Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:16 WIB

Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA: Sesuai Pasar Amerika Utara

Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA: Sesuai Pasar Amerika Utara

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:12 WIB

Terkini

Deddy Sitorus PDIP Semprot NasDem dan Demokrat: Fokus Urus Partai Sendiri yang Sedang Digerogoti!

Deddy Sitorus PDIP Semprot NasDem dan Demokrat: Fokus Urus Partai Sendiri yang Sedang Digerogoti!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 10:36 WIB

PSI Disebut Tarik Kader dari Partai Lain, Pengamat Singgung Krisis Figur

PSI Disebut Tarik Kader dari Partai Lain, Pengamat Singgung Krisis Figur

News | Senin, 22 Juni 2026 | 10:29 WIB

Kronologi Bus Transjakarta Tabrak Pembatas Beton di Cikoko, Tak Ada Penumpang di Dalamnya

Kronologi Bus Transjakarta Tabrak Pembatas Beton di Cikoko, Tak Ada Penumpang di Dalamnya

News | Senin, 22 Juni 2026 | 10:26 WIB

Jakarta Fair 2026 Tembus 1,5 Juta Pengunjung, Sekda DKI Optimistis Ekonomi Jakarta Tetap Kuat

Jakarta Fair 2026 Tembus 1,5 Juta Pengunjung, Sekda DKI Optimistis Ekonomi Jakarta Tetap Kuat

News | Senin, 22 Juni 2026 | 10:11 WIB

Israel Laporkan Kasus Suspek Ebola Kedua, Pasien Baru Pulang dari Kongo

Israel Laporkan Kasus Suspek Ebola Kedua, Pasien Baru Pulang dari Kongo

News | Senin, 22 Juni 2026 | 10:01 WIB

Surat Cinta Siswi SD di Nias Utara untuk Prabowo: Bisa Menabung Berkat MBG

Surat Cinta Siswi SD di Nias Utara untuk Prabowo: Bisa Menabung Berkat MBG

News | Senin, 22 Juni 2026 | 09:25 WIB

Sambil Berseru Allahuakbar, Roy Suryo Tinggalkan RS Polri Menuju Polda Metro Jaya

Sambil Berseru Allahuakbar, Roy Suryo Tinggalkan RS Polri Menuju Polda Metro Jaya

News | Senin, 22 Juni 2026 | 08:29 WIB

Prakiraan Cuaca di Kota-kota Besar Hari Ini: Bandung dan Bandar Lampung Hujan Lebat

Prakiraan Cuaca di Kota-kota Besar Hari Ini: Bandung dan Bandar Lampung Hujan Lebat

News | Senin, 22 Juni 2026 | 07:46 WIB

BPBD dan Dinkes Antisipasi Dampak Asap Kebakaran Pabrik Sandal di Tangerang

BPBD dan Dinkes Antisipasi Dampak Asap Kebakaran Pabrik Sandal di Tangerang

News | Senin, 22 Juni 2026 | 07:22 WIB

Kebakaran Hebat Pabrik Sandal di Tanah Tinggi Tangerang, Asap Pekat Selimuti Langit Malam

Kebakaran Hebat Pabrik Sandal di Tanah Tinggi Tangerang, Asap Pekat Selimuti Langit Malam

News | Senin, 22 Juni 2026 | 07:13 WIB