Roasting Komika Dilaporkan Polisi, Ini Perbedaannya dengan Bullying

Indotnesia Suara.Com
Kamis, 06 Oktober 2022 | 15:30 WIB
Roasting Komika Dilaporkan Polisi, Ini Perbedaannya dengan Bullying
Perbedaan roasting dan bullying. (Freepik)

Indotnesia - Anggota DPR Hillary Brigitta Lasut melaporkan komika Mamat Alkatiri, Senin (3/10/2022) atas dugaan pencemaran nama baik. 

Dalam pernyataan yang ditulis lewat akun Instagram pribadinya @hillarylasut, anggota Komisi I DPR Fraksi NasDem itu menyebut bahwa penggunaan kata kasar tidak pantas digunakan sebagai kritik. 

Lebih lanjut, politisi berusia 26 tahun itu menyebut penggunaan kata kasar yang dilakukan oleh Mamat dalam materi roasting sebuah acara talk show yang dihadiri Brigitta termasuk bully atau pelecehan verbal.

“Yang bilang anj*ing dan t*i bukan penghinaan, coba aja kalo dia ngomong begini ke ibu atau anak kalian memang pejabat publik boleh di kritik, tapi setau saya di Indonesia mau dia pejabat publik mau dia pembantu rumah tangga, tetap tidak boleh dibully apalagi dimaki,” tulisnya.

“Gausah bawa-bawa saya pejabat publik harus siap dikritik deh. T*i dan goblok bukan kritik. Itu BULLY DAN VERBAL HARASSMENT," lanjutnya dalam kolom keterangan unggahan foto laporannya ke polisi.

Atas kasus tersebut, pro-kontra berdatangan dari sejumlah warganet. Ada yang menyebut roasting dalam komedi merupakan hal lumrah untuk menyampaikan kritik. Sementara pendapat lain, tegas menentang adanya kata-kata makian ketika menyampaikan roasting.

Meski roasting terdengar mirip perilaku bullying, keduanya memiliki konteks pengertian yang berbeda. Apa saja? Simak penjelasannya di bawah ini.

Perbedaan Roasting dan Bullying

Roasting dalam stand up comedy merupakan salah satu jenis teknik komedi yang kerap dibawakan oleh para komika atau komedian tunggal.

Baca Juga: Kenali Kelebihan dan Risiko Hamil di Usia 40 Tahun ke Atas

Teknik pembawaan komedi ini biasanya dilakukan sebagai sarana kritik terhadap fenomena sosial yang materinya didapatkan dari pengamatan, keresahan, maupun opini sang komika.

Sebagai sebuah cara dalam menyampaikan kritik, umumnya roasting lekat dengan tokoh tertentu, seperti ditujukan untuk komedian lain, dewan juri ataupun tokoh pejabat terkenal.

Dalam roasting, tidak serta-merta komika dapat mengungkapkan kritikannya dengan serampangan. Ada materi yang sebelumnya harus dibuat, sehingga roasting dapat dilakukan sesuai tujuannya sebagai kritik sosial.

Sedangkan bullying, merupakan tindakan yang dilakukan dengan mengarah pada aktivitas menghina, melecehkan, dan mempermalukan seseorang hingga melakukan tindak kekerasan fisik secara sadar.

Umumnya, perilaku bullying dilakukan secara sengaja untuk membuktikan diri atas kehebatan atau kekuasaan terhadap orang lain. Perilaku ini biasanya juga ditandai dengan adanya ketidakseimbangan kekuasaan antara pelaku dan korban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI