Indotnesia - Anies Baswedan bersama Ahmad Riza Patria telah sah berhenti sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta pada Senin (17/10/2022). Pencopotan tersebut berbarengan dengan pelantikan penggantinya, Heru Dwi Hartono.
Melansir Suara.com, usai masa jabatannya sebagai Gubernur selesai Anie digadang-gadang maju bakal calon presiden 2024. Anies menyatakan kalau namanya telah disebut sebagai calon presiden dari Partai NasDem.
“Nama saya (memang) disebut-sebut sebagai calon presiden dari Partai NasDem, tapi kita lihat seperti apa perkembangannya. Setiap ada amanah seperti ini, adalah suatu kehormatan," ujar Anies.
Terlepas dari hal itu, selama masa jabatannya sejak 2017 memimpin Jakarta, Anies telah memberikan sedikit banyak peninggalan bagi warganya. Beberapa peninggalan tersebut masih digunakan dan dimanfaatkan oleh masyarakat Jakarta.
1. Transformasi program transportasi JakLingko
Jak Lingko berawal dari program OK Otrip yang diusung Anies Baswedan di tahun pertama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta (2017).
Jak Lingko adalah angkutan umum perkotaan yang berlaku bagi seluruh armada di bawah Transjakarta. Integrasi layanan transportasi publik ini tidak hanya melibatkan integrasi antara bus besar, bus medium, dan bus kecil, tetapi juga akan melibatkan transportasi berbasis rel di Wilayah DKI Jakarta hingga Bodetabek seperti, MRT, LRT, Transjakarta, KRL Commuter Line, juga KAI Bandara.
2. Revitalisasi JPO Pinisi
Revitalisasi JPO Karet Sudirman dimulai pada tanggal 3 April 2021 dan selesai pada akhir Desember 2021. Kemudian diresmikan oleh Anies Baswedan pada 10 Maret 2021.
Baca Juga: Beredar Pengumuman Konser Cinta Leslar Bersemi Kembali, Ini Tanggapan Indosiar
Jembatan ini terletak di Jalan Sudirman yang ditujukan untuk memfasilitasi penyeberangan orang dan sepeda. JPO Pinisi memiliki desain menyerupai kapal layar penisi di Sulawesi Selatan.
Hingga sekarang jembatan ini masih digunakan oleh warga Jakarta. Anies berharap lewat jembatan ini akan memudahkan akses warganya dalam berpindah-pindah. Selain itu, dia juga jembatan ini juga diharapkan bisa menjadi cerminan Jakarta sebagai kota yang tangguh.
3. Revitalisasi trotoar
Selama masa jabatannya kurang lebih 5 tahun, Anies Baswedan telah membangun dan merevitalisasi trotoar sepanjang 265 kilometer jalan di beberapa wilayah. Rencananya, pembangunan trotoar di Jakarta itu akan mencapai panjang 2.600 kilometer.
Namun karena keterbatasan waktu, hingga Anies lengser sebagai gubernur baru berjalan 10 – 15 %. Akan tetapi, dia mengatakan pembangunan itu akan terus berlanjut secara bertahap.
4. Aplikasi JAKI