Siap-siap! Pemerintah Akan Bagikan Rice Cooker Gratis pada 2023, Simak Syaratnya

Indotnesia

Sabtu, 03 Desember 2022 | 12:02 WIB
Siap-siap! Pemerintah Akan Bagikan Rice Cooker Gratis pada 2023, Simak Syaratnya
Pemerintah bagikan rice cooker gratis. (Wikimedia Commons/Lapleii BPPEAM, CC BY-SA 4.0)

Indotnesia - Wacana Pemerintah akan membagikan penanak nasi atau rice cooker gratis bagi masyarakat pada tahun 2023 saat ini tengah menjadi perbincangan publik.

Hal tersebut bermula dari pernyataan yang diungkapkan oleh Sub Koordinator Perhubungan Komersial Tenaga Listrik Direktorat Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Edi Pratikno dalam diskusi publik virtual Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jumat (25/11/2022).

“Program bantuan penanak nasi di mana rencana 680 ribu unit penanak nasi yang disalurkan ke masyarakat ke kelompok penerima manfaat, yang datanya mengacu ke Kemensos melalui pendanaan APBN," kata Edi dalam diskusi yang ditayangkan di laman YouTube resmi ESDM.

Meski begitu, rencana tersebut masih dalam tahap pembahasan dan masih menunggu perizinan anggaran dari Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Nantinya, rencana bagi-bagi rice cooker gratis tersebut akan menggunakan dana Anggaran Pembiayaan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp340 miliar dengan harga paket bantuan senilai Rp500.000 per keluarga.

Hal itu direncanakan guna tujuan untuk mendukung pemanfaatan energi bersih serta meningkatkan konsumsi listrik per kapita.

Adapun penerima rice cooker gratis pada tahun 2023 rencananya akan diberikan kepada masyarakat yang merupakan Kelompok Penerima Manfaat (KPM) dengan kriteria sebagai berikut:

1. Rumah tangga dengan daya listrik 450 VA dan 900 VA, berdasarkan survei PLN pelanggan 450 VA dan 900 VA mayoritas memakai LPG 3kg.

2. Di luar daya 450 VA dan 900 VA validasi oleh Kepala Desa termasuk pengguna LPG 3 kg.

baca juga

3. Sistem kelistrikan yang andal.

Pembagian rice cooker gratis dinilai dapat menjadi alternatif lebih murah bagi masyarakat dalam menekan penghematan biaya masak.

Dalam paparan diskusi, Edi menjelaskan bahwa menanak nasi menggunakan rice cooker akan lebih menghemat biaya sekitar Rp6 ribu per bulan dibanding dengan gas LPG.

Menanak nasi dengan gas LPG 3kg memakan biaya sekitar Rp16.800/bulan. Sedangkan biaya menanak nasi dengan rice cooker hanya sebesar Rp10.396/bulan.

Dengan begitu, potensi manfaat penanak nasi menggunakan rice cooker juga dapat menghemat subsidi hingga Rp52,2 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Segini Anggaran Buat Bagi-bagi 680 Ribu Rice Cooker Gratis, Apa Tujuannya?

Segini Anggaran Buat Bagi-bagi 680 Ribu Rice Cooker Gratis, Apa Tujuannya?

News | Kamis, 01 Desember 2022 | 18:51 WIB

Jokowi Beri Lampu Hijau Pembentukan Majelis Tenaga Nuklir, BUMN Ikut?

Jokowi Beri Lampu Hijau Pembentukan Majelis Tenaga Nuklir, BUMN Ikut?

News | Selasa, 29 November 2022 | 21:15 WIB

Terkini

Pakai Rompi Oranye, Anggota DPRD Jatim Fraksi Gerindra Mahrus Ali Resmi Ditahan KPK

Pakai Rompi Oranye, Anggota DPRD Jatim Fraksi Gerindra Mahrus Ali Resmi Ditahan KPK

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:47 WIB

Pengembangan Minyak Jelantah Jadi Avtur Tersendat, Emiten ESSA Stop Proyek SAF

Pengembangan Minyak Jelantah Jadi Avtur Tersendat, Emiten ESSA Stop Proyek SAF

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:41 WIB

WNA Selandia Baru Tersangka Eksploitasi Seksual di NTB Dialihkan Jadi Tahanan Rumah, Ini Alasannya

WNA Selandia Baru Tersangka Eksploitasi Seksual di NTB Dialihkan Jadi Tahanan Rumah, Ini Alasannya

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:40 WIB

5 Rekomendasi Sunscreen Water Based Terbaik sesuai Review dan Harga

5 Rekomendasi Sunscreen Water Based Terbaik sesuai Review dan Harga

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:40 WIB

Teka-teki Reshuffle Kabinet, AHY Akui Demokrat Belum 'Disenggol' Prabowo

Teka-teki Reshuffle Kabinet, AHY Akui Demokrat Belum 'Disenggol' Prabowo

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:38 WIB

Purbaya soal Rumor Jadi Calon Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo: Saya Mah Isu Abadi

Purbaya soal Rumor Jadi Calon Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo: Saya Mah Isu Abadi

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:37 WIB

Investor Ritel Kini Punya Akses Beli IPO Obligasi Korporasi Secara Digital

Investor Ritel Kini Punya Akses Beli IPO Obligasi Korporasi Secara Digital

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:36 WIB

4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap

4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:36 WIB

Ekspor Mobil Utuh Toyota Tumbuh 10,7 Persen di Semester I 2026

Ekspor Mobil Utuh Toyota Tumbuh 10,7 Persen di Semester I 2026

Otomotif | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:35 WIB

Sule Bongkar Alasan Absen di Pernikahan Nathalie Holscher: Berita di Sana Itu Hoaks

Sule Bongkar Alasan Absen di Pernikahan Nathalie Holscher: Berita di Sana Itu Hoaks

Entertainment | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:35 WIB

×