- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi santai rumor pencalonannya sebagai Gubernur Bank Indonesia di Jakarta, Selasa.
- Mensesneg Prasetyo Hadi mengumumkan Presiden Prabowo Subianto telah menerima surat pengunduran diri Perry Warjiyo pada Senin.
- Destry Damayanti resmi menjabat sebagai Pejabat Gubernur Sementara untuk memastikan seluruh fungsi Bank Indonesia tetap berjalan normal.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi rumor soal dirinya yang dijadikan kandidat kuat calon Gubernur Bank Indonesia (BI) pengganti Perry Warjiyo.
Menkeu Purbaya mulanya mengaku tidak tahu soal pengganti Gubernur BI pengganti Perry Warjiyo yang katanya sudah disiapkan Pemerintah.
"Saya enggak tahu. Belum tahu saya," katanya di Kantor Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Jakarta, Selasa (28/7/2026).
Saat ditanya ada isu Purbaya dicalonkan jadi Gubernur BI, Bendahara Negara tersebut hanya menanggapi santai. Ia menilai kalau itu adalah isu abadi.
"Saya mah isu abadi, diisu ke sana sini enggak pernah jadi. Cuma di sini aja jadi (Menteri) Keuangan," ucap dia.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengumumkan Presiden Prabowo Subianto telah menerima surat pengunduran diri Perry Warjiyo.
![Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo menjamin cadangan devisa tetap kuar topang pelemahan rupiah. [Suara.com/Rina Anggraeni].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/07/95452-perry-warjiyo-bank-indonesia.jpg)
"Bahwa per kemarin secara resmi kami menerima surat pengunduran diri dari Gubernur Bank Indonesia kepada Bapak Presiden," kata Prasetyo dalam konferensi pers di Gedung BI, Jakarta, Senin (27/7/2026).
Sesuai ketentuan Undang-Undang Bank Indonesia, jabatan Gubernur BI untuk sementara akan dijalankan oleh Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti, sebagai Pejabat Gubernur Sementara.
"Untuk selanjutnya sesuai UU BI jabatan Gubernur BI akan secara otomatis dijabat oleh Deputi Gubernur Senior yang selanjutnya akan menjalankan seluruh tugas sebagai Pejabat Gubernur Sementara," ujar Prasetyo.
Destry turut memastikan seluruh fungsi dan kewenangan Bank Indonesia tetap berjalan normal. BI, kata dia, akan tetap fokus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, stabilitas sistem pembayaran, serta stabilitas sistem keuangan guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.