Setelah Viral Resep Mi Instan, Mas Danang Bagikan Manfaat Tepung Beras untuk Menanak Nasi

Indotnesia

Minggu, 04 Desember 2022 | 11:16 WIB
Setelah Viral Resep Mi Instan, Mas Danang Bagikan Manfaat Tepung Beras untuk Menanak Nasi
Resep menanak nasi dari beras murah supaya tetap enak dan kelihatan mahal. (Pixabay/pasrasaa)

Indotnesia - Akun Twitter Mas Danang @lintingdhewek sempat viral beberapa waktu lalu setelah membagikan resep mi instan ala warmindo. Dia menyebutkan perlunya penggunaan tepung beras pada air rebusan mi.

Kini, ia kembali membagikan manfaat tepung beras untuk menyulap beras murah menjadi beras mahal. Lantas, cuitannya tersebut langsung mendapat lebih dari 16 ribu likes.

"Tepung beras, selain untuk mie dan kopi, bisa juga digunakan menyulap beras murah menjadi beras mahal, pada proses menanak nasi di rice cooker," kicaunya pada Sabtu (3/12/2022).

Dia menjelaskan, berah murah ditentukan oleh jumlah butiran beras yang pecah pada setiap kilogramnya. Semakin banyak butiran beras yang pecah, maka harganya semakin murah.

Untuk menanak nasi dari beras murah menjadi seperti berasal dari beras mahal, diperlukan satu sendok teh tepung beras untuk tiap 1 kilogram beras. Mas Danang menyatakan tepung beras akan menghambat proses terjadinya air tajin saat beras dimasak di rice cooker.

"Sekaligus sedikit menghambat proses penguapan saat memasak. Tidak banyak nutrisi yang terbuang lewat penguapan," cuitnya.

Selain itu, Mas Danang menjelaskan tepung beras juga mempercepat proses pemadaman zat kapur aktif. Memanaskan air berarti mengubah zat kapur dalam air menjadi zat kapur aktif.

"Zat kapur aktif menghasilkan exotherm, yang harus dipadamkan sebelum masuk pencernaan," lanjutnya.

Jika membuat tepung beras sendiri, maka beras perlu direndam dulu. Namun, apabila membeli tepung beras, dia menyarankan semacam tepung beras merek Rose Brand.

baca juga

Satu sendok teh tepung beras ditaburkan di atas air di rice cooker, atau boleh dengan air dan beras diaduk rata di rice cooker.

Dalam kesempatan itu, Mas Danang juga menjawab pertanyaan dari netizen perihal cara menanak nasi agar tidak cepat bau terutama untuk anak kos.

"Dinginkan saja, gak perlu maksa harus terus kena panas. Angkat dan bolak-balik nasinya.  Nanti kalau sudah dingin, dilanjutkan ke warm," balasnya.

Alasan lainnya kenapa nasi cepat bau bisa disebabkan salah satu dari elemen pemanas pada timbol warm yang tidak berfungsi dengan baik. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Siap-siap! Pemerintah Akan Bagikan Rice Cooker Gratis pada 2023, Simak Syaratnya

Siap-siap! Pemerintah Akan Bagikan Rice Cooker Gratis pada 2023, Simak Syaratnya

Indotnesia | Sabtu, 03 Desember 2022 | 12:02 WIB

Ramai di Twitter Resep Indomie Seenak Warmindo, Ternyata Air Rebusan Ditambah Ini

Ramai di Twitter Resep Indomie Seenak Warmindo, Ternyata Air Rebusan Ditambah Ini

Indotnesia | Kamis, 13 Oktober 2022 | 18:35 WIB

Waspada! Ini 6 Bahaya Makan Mie Instan Setiap Hari bagi Kesehatan

Waspada! Ini 6 Bahaya Makan Mie Instan Setiap Hari bagi Kesehatan

Indotnesia | Sabtu, 16 Juli 2022 | 17:39 WIB

Terkini

Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran

Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran

Sulsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 05:37 WIB

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

×