Viral Makanan Nasi Minyak, Kenali Bahaya Kesehatan Jika Terlalu Banyak Mengonsumsinya

Indotnesia

Rabu, 18 Januari 2023 | 11:38 WIB
Viral Makanan Nasi Minyak, Kenali Bahaya Kesehatan Jika Terlalu Banyak Mengonsumsinya
Kenali bahaya kesehatan jika terlalu banyak mengonsumsi makanan mengandung minyak berlebihan. (TikTok/tiktok_kulineran)

Indotnesia - Belum lama ini video seorang food vlogger sedang berkunjung ke sebuah warung makan pinggir jalan di Surabaya yang dijuluki Nasi Minyak menjadi viral di Twitter.

Hal itu bermula dari unggahan video akun Twitter @txtdrkuliner, pada Senin (16/1/2023) yang lantas dibanjiri komentar warganet hingga sejumlah dokter.

“Udh bebek goreng, sambel minyakan, kol goreng. Hi cardiac arrest,” tulis salah seorang warganet.

“Saya khawatir dampaknya ke peningkatan kasus dislipidemia dan turunannya. Apa bisa gak usah pakai minyak?” komentar dokter spesialis penyakit dalam dr. Andi Khomeini Takdir Haruni lewat akun Twitter pribadinya @dr_koko28.

Dalam video yang beredar tersebut, terlihat warung makan itu menjual berbagai lauk gorengan seperti beberapa bagian bebek, ayam dan jeroannya.

Proses penyajiannya juga sama seperti warung penyetan pada umumnya, yaitu digoreng. Namun, yang menjadi sorotan warganet adalah ketika melihat sambal dan bumbu sebagai hidangan pelengkap makanan tersebut disiram minyak panas dengan jumlah berlebihan.

Selain itu, lauk lain seperti kobis dan terong yang digoreng membuat sejumlah warganet khawatir dengan banyaknya kandungan minyak di dalam makanan tersebut. Apalagi minyak yang digunakan sudah terlihat coklat gelap dan kental.

Dilansir dari laman Kementerian Kesehatan RI, penggunaan minyak yang sudah digunakan berulang dapat sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh.

Minyak jelantah menjadi bahaya karena kandungan lemak tidak jenuh serta berbagai vitamin dalam minyak akan mengalami penyusutan ketika digunakan berulang kali.

baca juga

Hal tersebut kemudian dapat menyisakan asam lemak jenuh yang bisa mengakibatkan penyakit berbahaya, seperti radang tenggorokan dan penyumbatan pembuluh darah yang dapat memicu penyakit jantung serta stroke.

Selain itu, seperti yang disebutkan oleh dokter spesialis penyakit dalam dr. Andi Khomeini Takdir Haruni, konsumsi makanan yang mengandung minyak goreng berlebihan dapat memicu dislipidemia.

Dislipidemia mengacu pada tingkat yang tidak sehat dari satu atau lebih jenis lipid (lemak) dalam darah.

Adapun darah pada tubuh manusia, mengandung tiga lipid utama yaitu Lipoprotein densitas tinggi (HDL), lipoprotein densitas rendah (LDL), dan trigliserida (TG).

Ketika seseorang mengalami dislipidemia, maka kadar LDL atau TG dalam tubuhnya terlalu tinggi yang dapat memicu serangan jantung.

Pasalnya, LDL merupakan jenis kolesterol jahat yang dapat menumupuk dan membentuk gumpalan atau plak di dinding arteri. Jika terlalu banyak plak di arteri jantung, maka hal itu dapat mengganggu kinerja jantung hingga memicu serangan jantung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Viral Kuliner Nasi Minyak di Surabaya, Warganet Debat Tentang Bahaya Makan Minyak Jelantah, Memang Apa Aja Sih?

Viral Kuliner Nasi Minyak di Surabaya, Warganet Debat Tentang Bahaya Makan Minyak Jelantah, Memang Apa Aja Sih?

Lifestyle | Selasa, 17 Januari 2023 | 17:50 WIB

Terkini

Wali Kota Solo Tegaskan Tak Toleransi Miras Ilegal, Empat Outlet Ditutup

Wali Kota Solo Tegaskan Tak Toleransi Miras Ilegal, Empat Outlet Ditutup

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:06 WIB

Dari AI hingga Alat Diagnostik Presisi, Inovasi Teknologi Dorong Deteksi Penyakit Lebih Cepat

Dari AI hingga Alat Diagnostik Presisi, Inovasi Teknologi Dorong Deteksi Penyakit Lebih Cepat

Health | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Watak Weton Rabu Pon Milik Presiden Prabowo Subianto, Simak Kelebihan dan Kekurangannya

Watak Weton Rabu Pon Milik Presiden Prabowo Subianto, Simak Kelebihan dan Kekurangannya

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:05 WIB

BPS Ungkap Penjualan Truk hingga Pikap Melonjak 38,76%

BPS Ungkap Penjualan Truk hingga Pikap Melonjak 38,76%

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Mendagri Siapkan Tiga Langkah Sebagai Solusi Operasional Gaji Pegawai Pemda

Mendagri Siapkan Tiga Langkah Sebagai Solusi Operasional Gaji Pegawai Pemda

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:02 WIB

BRI Dukung Optimalisasi Dana SAL, Perkuat Penyaluran Kredit ke Sektor Produktif

BRI Dukung Optimalisasi Dana SAL, Perkuat Penyaluran Kredit ke Sektor Produktif

Sulsel | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:01 WIB

Deposit Judi Online Piala Dunia 2026 Tembus Rp1 Triliun! QRIS Paling Banyak Disalahgunakan

Deposit Judi Online Piala Dunia 2026 Tembus Rp1 Triliun! QRIS Paling Banyak Disalahgunakan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:01 WIB

Purbasari White Glow Body Serum Bisa Memutihkan Kulit? Cek Ulasan Pengguna

Purbasari White Glow Body Serum Bisa Memutihkan Kulit? Cek Ulasan Pengguna

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Meski Tampil Singkat, Mariano Peralta Ungkap Kesan Debut di Persib Bandung

Meski Tampil Singkat, Mariano Peralta Ungkap Kesan Debut di Persib Bandung

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:53 WIB

BRI Dukung Kebijakan Dana SAL demi Perkuat Intermediasi Perbankan

BRI Dukung Kebijakan Dana SAL demi Perkuat Intermediasi Perbankan

Lampung | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:43 WIB

×