Kasusnya Meningkat di DIY, Kenali Gejala dan Tahap Pengobatan Sifilis

Indotnesia

Jum'at, 19 Mei 2023 | 09:42 WIB
Kasusnya Meningkat di DIY, Kenali Gejala dan Tahap Pengobatan Sifilis
Tidak berbeda dengan penyakit infeksi menular seksual lainnya, penularan sifilis bisa melalui kontak seksual yang nggak aman. (Pexels/Gustavo Fring)

Indotnesia - Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta melaporkan peningkatan kasus sifilis dari tahun ke tahun. Pada 2020, tercatat ada 67 kasus sifilis DIY, kemudian meningkat menjadi 74 kasus pada 2021.

Angka tersebut melonjak lagi pada 2023 menjadi 333 kasus. Angka itu juga berbanding lurus dengan peningkatan kasus sifilis dan HIV secara nasional. 

Lalu, apa itu sifilis dan bagaimana gejala serta tahapan pengobatan sifilis?

Melansir situs resmi Kementerian Kesehatan, sifilis adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. 

Penyakit ini dapat menyerang berbagai organ tubuh dan memiliki beberapa tahap perkembangan. Jika tidak diobati, sifilis dapat menyebabkan kerusakan serius pada organ dalam, sistem saraf, dan bahkan kematian. 

Dengan pengobatan dan perawatan yang tepat, sifilis dapat diobati dan penyembuhan dapat dicapai. 

Siapa saja yang berisiko mengidap sifilis? Risiko infeksi ini meningkat pada orang yang berganti-ganti pasangan seksual, pekerja seks, penggunaan jarum suntik yang telah terinfeksi, tato yang nggak aman, dan penularan dari ibu hamil kepada bayi.

Tidak berbeda dengan penyakit infeksi menular seksual lainnya, penularan sifilis bisa melalui kontak seksual yang nggak aman, baik lewat mulut, kelamin, maupun anus. 

Sebagai catatan, bakteri penyebab sifilis nggak bisa bertahan lama di udara sehingga tidak dapat ditularkan melalui toilet, kolam renang, kamar mandi, atau peralatan makan dan pakaian.

baca juga

Diagnosis sifilis biasanya melibatkan tes darah untuk mendeteksi keberadaan antibodi terhadap bakteri Treponema pallidum. Tes ini dapat membedakan antara infeksi yang aktif dan infeksi masa lalu.

Jika hasil tes menunjukkan adanya infeksi, langkah selanjutnya adalah menentukan tahap sifilis untuk merencanakan terapi yang sesuai.

Gejala dan Tahap Pengobatan Sifilis

Gejala dan pengobatan sifilis dibagi dalam beberapa tahap. [Pexels/Anna Shvets]
Gejala dan pengobatan sifilis dibagi dalam beberapa tahap. (sumber: Pexels/Anna Shvets)

Pengobatan sifilis tergantung pada tahap perkembangan penyakit dan kondisi kesehatan individu. Terdapat tiga tahap utama pengobatan sifilis:

Sifilis Primer dan Sekunder:

Pada sifilis primer, gejala muncul 2-4 minggu setelah terinfeksi. Gejalanya, muncul luka kecil di alat kelamin, mulut, atau anus. Penderita biasanya nggak merasakan sakit, tapi rentan menulari pasangan.

Sifilis sekunder memiliki gejala demam, ruam merah di telapak tangan, kaki, atau bagian tubuh lain seperti penis, vagina, dan mulut, serta muncul bercak basah di sekitar genital.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

WHO Beri Peringatan soal Konsumsi Pemanis Buatan sebagai Pengganti Gula

WHO Beri Peringatan soal Konsumsi Pemanis Buatan sebagai Pengganti Gula

Indotnesia | Selasa, 16 Mei 2023 | 16:49 WIB

Jangan Sepelekan, Berikut Kebiasaan yang Bisa Menyebabkan Batu Ginjal

Jangan Sepelekan, Berikut Kebiasaan yang Bisa Menyebabkan Batu Ginjal

Indotnesia | Kamis, 11 Mei 2023 | 16:00 WIB

Ternyata Air Putih Bukan Minuman Terbaik untuk Hidrasi Tubuh, Ini Faktanya

Ternyata Air Putih Bukan Minuman Terbaik untuk Hidrasi Tubuh, Ini Faktanya

Indotnesia | Minggu, 07 Mei 2023 | 16:43 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×