Abu Janda Sebut Aksi KKB dan Kelompok Teroris Berbeda, yang Satu Ingin Keluar dari Indonesia, Satunya Membela atas Nama Agama

Suara Joglo

Jum'at, 16 Desember 2022 | 07:49 WIB
Abu Janda Sebut Aksi KKB dan Kelompok Teroris Berbeda, yang Satu Ingin Keluar dari Indonesia, Satunya Membela atas Nama Agama
Abu Janda saat menjelaskan perbedaan KKB dengan Kelompok Teroris. ([Instagram/@permadiaktivis2])

Pegiat media sosial Permadi Arya atau sering dipanggil Abu Janda memberikan penjelasan perbedaan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua dengan Teroris di Indonesia. 

Melalui akun Instgram @permadiaktivis2, Abu Janda mengunggah video untuk membedah perbedaan KKB dengan kelompok teroris. 

Ia menyebut dua kelompok itu mempunyai misi yang berbeda. Namun sama-sama membahayakan negara Indonesia. 

"Ada yang betanya pada saya, apa bedanya sparatis KKB di Papua dengan Teroris? di sini perbedaannya, teroris menggunakan kitab suci sebagai pembenaran aksi teror mereka," ucap Abu Janda dikutip pada Jumat (16/12/2022). 

Ia mencontohkan Bom Bandung, pelaku menunjukan ayat suci dari Al Quran dan ditempel di motornya. 

"Contohnya bom bandung pakai Al Quran surat Al Taubah ayat 29. "Perangi lah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah" untuk ngebom "musuh-musuh islam" Separatis KKB tidak pakai Kitab Suci mereka untuk pembenaran aksi teror," ujar Abu Janda. 

Selain itu, kelompo teroris dengan jelas meneriakan takbir sebelum beraksi, semenatara KKB tidak. 

"Teroris teriak takbir, teriak Allahu akbar sebelum melakukan aksi teror bom mereka. Seperatis KKB tidak teriak haleluya, tidak bawa-bawa agama dalam lakukan aksi teror mereka," ujar Abu Janda. 

"Jadi jelas bedanya. Teroris melakukan aksi teros dengan alasan "membela agama" menurut mereka. Memerangi musuh-musuh islam (menurut mereka)." 

baca juga

Ia menyebut, KKB melakukan aksi teror dengan misi ingin keluar dari Indonesia. Hal itu sama-sama berbahaya bagi negara. 

"Sedangkan separtis KKB lakukan aksi teror karena ingin merdeka lepas dari Indonesia, bukan karena alasan agama. disitu bedanya," ujar Abu Janda. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pasca Bebas Bersyarat, Umar Patek Minta Maaf, Korban yang Selamat Kecam Pembebasannya

Pasca Bebas Bersyarat, Umar Patek Minta Maaf, Korban yang Selamat Kecam Pembebasannya

Video | Jum'at, 16 Desember 2022 | 07:00 WIB

Beraninya dari Bukit, OPM Bakar Mobil Polisi dan Tembak Petugas Operator hingga Tewas di Yapen

Beraninya dari Bukit, OPM Bakar Mobil Polisi dan Tembak Petugas Operator hingga Tewas di Yapen

Foto | Rabu, 14 Desember 2022 | 16:53 WIB

Tindakan KKB Papua Bunuh Dua Tukang Ojek Tak Bisa Ditoleransi, DPR Minta TNI-Polri Langsung Gerak

Tindakan KKB Papua Bunuh Dua Tukang Ojek Tak Bisa Ditoleransi, DPR Minta TNI-Polri Langsung Gerak

News | Rabu, 14 Desember 2022 | 15:37 WIB

Terkini

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:30 WIB

Dubes RI Soroti Potensi Energi Surya Indonesia, Bisa Jadi Salah Satu yang Terbesar di Dunia

Dubes RI Soroti Potensi Energi Surya Indonesia, Bisa Jadi Salah Satu yang Terbesar di Dunia

News | Senin, 14 September 2026 | 21:23 WIB

Pertamina NRE Dorong Pengembangan Bioetanol Berbasis Multi-Feedstock dan Multi-Generation

Pertamina NRE Dorong Pengembangan Bioetanol Berbasis Multi-Feedstock dan Multi-Generation

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 21:22 WIB

Catat Tanggalnya! Diskon 20% Kuliner Korea Palgakdo Khusus Nasabah BRI

Catat Tanggalnya! Diskon 20% Kuliner Korea Palgakdo Khusus Nasabah BRI

Bri | Senin, 14 September 2026 | 21:20 WIB

KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?

KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 21:12 WIB

Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit

Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:05 WIB

×