Video Emak-emak Redakan Hujan, Garam Dilempar Badai Malah Kencang

Suara Joglo Suara.Com
Senin, 19 Desember 2022 | 13:08 WIB
Video Emak-emak Redakan Hujan, Garam Dilempar Badai Malah Kencang
Ibu-ibu melempar garam untuk meredakan hujan (Tangkapan layar Instagram)

Suara Joglo - Baru-baru ini beredar sebuah video di media sosial aksi seorang emak-emak yang nampak mencoba meredakan hujan badai dengan cara melempar garam ke halaman.

Dalam video itu, ibu-ibu itu nampak melempar-lemparkan garam di tengah hujan badai yang sangat kencang. Ia melakukan aksi itu agar hujan angin mereda. Namun yang terjadi badai masih nampak mengencang.

Video itu dibagikan oleh akun instagram @banyuwangi_hitss. Video ini tidak lama. Dalam video berdurasi pendek tersebut terlihat suasana tengah hujan deras disertai angin kencang.

Dalam video, ibu-ibu berambut pendek dan memakai baju kotak-kotak itu nampak berada di dalam warung. Ia kemudian melempar sesuatu ke arah samping dan depannya beberapa kali. Diduga barang yang dilempar tersebut adalah garam.

Ia kemudian berdiri sambil memandangi hujan. Namun, bukannya mereda, hujan tersebut justru semakin kencang. Bahkan disertai angin yang cukup lebat.

Garam dalam tradisi kun0--khususnya orang-orang Jawa--memang dianggap sebagai penangkal hujan. Ini bisa dijelaskan secara ilmiah sebab garam merupakan material hidrofilik yang dapat mengumpulkan air.

Namun dalam pengaplikasiannya, garam yang digunakan cukup banyak dan harus melewati proses. Garam dapur digiling halus hingga teksturnya seperti tepung dengan ukuran butiran sekitar 5 mikron. Kemudian, garam itu dicampur dengan bahan anti gumpal sebanyak 0,5-3%.

Lalu, garamnya dibungkus rapat menggunakan plastik kedap udara. Setelah itu garam ditaburkan dari atas menggunakan pesawat. Unggahan tersebut pun mengundang beragam komentar dari warganet.

"Saya pernah melakukan malah tambah deras min," ujar nang***

Baca Juga: Cara Mengatur Ukuran Kertas di Google Docs, Mudah dan Cepat!

"Pawang badai," kata momon***

"Biasanya kalau orang jaman dulu sebagai tolak bala agar hujan yang turun tidak menyebabkan badai atau merusak (hanya hujan biasa)," ujar citra***

"Hanya orang tua jaman dulu yang mengerti arti dari melempar garam di saat hujan + angin seperti itu," imbuh hi***

"Betul itu, sayangnya garamnya sedikit, coba 30 ton ditabur di langit mungkin tidak jadi hujan badai," kata mahrus***

"Malah tambah kencang anginnya," komen marita***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI