-
Rizky Ridho dibidik klub Serie A Como 1907 untuk memperkuat lini pertahanan mereka.
-
Nilai pasar bek berusia 24 tahun ini mencapai angka fantastis sebesar Rp11,30 miliar.
-
Kontrak Ridho di Persija berakhir 2028, namun agen mengupayakan peluang karier luar negeri.
Suara.com - Bek Persija Jakarta Rizky Ridho berpeluang mencetak sejarah baru dengan menembus kompetisi kasta tertinggi Liga Italia, Serie A. Pemain andalan Tim Nasional Indonesia ini dikabarkan masuk dalam radar incaran klub promosi Como 1907.
Rumor transfer ini menandai babak baru bagi pesepak bola lokal untuk memecahkan hierarki kompetisi elite Eropa. Kehadiran pemilik asal Indonesia di Como 1907 menjadi jembatan strategis yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Rumor itu diungkit oleh netizen Indonesia salah satunya di akun INstagram @timnasdiasporaa.
![Satu Perubahan Elkan Baggott yang Jadi Sorotan Rizky Ridho. [Dok. IG Rizky Ridho]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/03/25/56611-satu-perubahan-elkan-baggott-yang-jadi-sorotan-rizky-ridho.jpg)
"Menurut kalian, apakah Rizky Ridho sudah siap mencoba tantangan baru bersama Como 1907?" tulis akun itu.
Langkah ini dinilai bukan sekadar ekspansi bisnis atau heroisme lokal, melainkan murni kalkulasi teknis atas performa konsisten sang pemain. Ridho dianggap memenuhi kriteria modern untuk mengisi lini pertahanan klub asuhan Cesc Fabregas tersebut.
Berdasarkan data Transfermarket, saat ini, palang pintu berusia 24 tahun tersebut memegang status sebagai salah satu pemain lokal termahal. Nilai pasar eks pemain Persebaya ini menembus angka Rp11,30 miiliar berdasarkan pembaruan data Transfermarkt.
Ketangguhan fisik dan kedewasaan bermain di level internasional menjadi alasan utama Como 1907 kepincut memboyongnya. Jam terbang tinggi bersama skuad Garuda bentukan Shin Tae-yong membuat kualitasnya diakui layak bersaing di Eropa.

Kendala utama proses kepindahan ini terletak pada sisa masa bakti sang pemain di ibu kota. Manajemen Macan Kemayoran masih mengikat kontrak Rizky Ridho secara legal hingga 30 Juni 2028 mendatang.
Meski demikian, pihak agensi pemain mengindikasikan bahwa opsi berkarier di luar negeri tetap terbuka lebar. Negosiasi klausul pelepasan diyakini menjadi kunci utama demi mewujudkan mimpi besar sang pemain.
Kompetisi Serie A terkenal dengan taktik pertahanan yang sangat ketat dan disiplin tinggi. Tantangan berat ini akan menguji mentalitas serta kemampuan adaptasi taktis pesepak bola kelahiran Surabaya tersebut.
Kebutuhan Como 1907 akan bek tengah berkualitas menjadi momentum emas yang harus dimanfaatkan dengan matang. Fabregas membutuhkan tambahan amunisi segar untuk memperkokoh lini belakang yang kerap mendapat tekanan di Liga Italia.
Keberhasilan transfer ini diprediksi bakal mendongkrak reputasi dan nilai tawar para pesepak bola Indonesia di panggung internasional. Ini menjadi bukti nyata bahwa bakat didikan dalam negeri mampu menembus ekosistem sepak bola terbaik dunia.
Sebagai informasi, Como 1907 merupakan klub bersejarah Italia yang kepemilikannya kini dikuasai oleh pengusaha raksasa Hartono Bersaudara. Kedekatan korporasi asal Indonesia ini membuka keran rumor keterkaitan talenta lokal dengan klub berlogo biru tersebut.
Sebelum dirumorkan ke Eropa, Rizky Ridho sudah membangun reputasi solid sebagai bek tengah terbaik di kompetisi domestik. Konsistensi penampilannya di level klub dan tim nasional menjadikannya aset paling berharga dalam sepak bola nasional saat ini.