Terkait misteri dugaan peluru nyasar yang sempat bersemayam di kepala bocah di Ngaglik, polisi menyebut bahwa material itu identik dengan yang ditembakkan oleh anggota Polsek Ngaglik.
Kapolresta Sleman AKPB Imam Rifai mengungkapkan berdasar hasil uji balistik diketahui material proyektil yang sempat tembus ke kepala bocah di Ngaglik itu identik dengan yang ditembakkan polisi saat kejadian.
"[Identik berapa persen?] Itu ahli ya yang menentukan persentasenya," ungkapnya, di Mapolresta Sleman, Kamis (29/12/2022).
Pihaknya juga memastikan bahwa di saat kejadian peristiwa berlangsung, hanya ada satu anggota yang melepaskan tembakan peringatan.
"Tepatnya, hanya satu orang yang melepaskan tembakan peringatan," ujarnya.