Tak Ada Kerusakan Berarti Akibat Gempa Berkekuatan 5,1 di Malang

Suara Joglo

Selasa, 17 Januari 2023 | 17:56 WIB
Tak Ada Kerusakan Berarti Akibat Gempa Berkekuatan 5,1 di Malang
Ilustrasi gempa bumi di Jember (Suara.com)

Suara Joglo - Kawasan Malang Raya diguncang gempa bumi berkekuatan 5,1 siang tadi. Pusat gempa berjarak 144 kilometer dari Kota Malang. Untuk pusat gempa berada di laut, berjarak 111 kilometer arah barat daya Kabupaten Malang.

Gempa berada di kedalaman 65 kilometer dan tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Salah satu warga Kota Malang, Nadiastika Rahana, di Kota Malang, mengatakan bahwa guncangan gempa dirasakan cukup kencang, namun hanya sesaat.

Ia merasakan guncangan gempa bumi kurang lebih selama dua detik. "Terasa berguncang sebentar kurang lebih dua detik, tapi setelah itu tidak ada lagi. Semoga tidak ada gempa susulan," ujarnya.

Ia menambahkan, guncangan gempa bumi tersebut tiba-tiba dirasakan pada saat ia melakukan aktivitas di dalam rumah. Ia merasa terkejut akibat guncangan gempa yang terjadi beberapa saat tersebut.

Menurut dia, guncangan gempa bumi itu dirasakan cukup kencang namun tidak menyebabkan barang-barang yang ada di rumahnya di wilayah Kecamatan Klojen, Kota Malang berjatuhan. 

Ia mengatakan hanya terdengar sedikit suara dari kaca yang bergetar. "Hanya kaca bergetar sedikit, tapi tidak ada barang yang jatuh," ujarnya.

Sementara itu, warga Kabupaten Malang, Eddy Santoso mengatakan bahwa guncangan gempa bumi terasa beberapa saat. Gempa bumi tersebut dirasakan pada saat ia bekerja di salah satu penyedia jasa ekspedisi di wilayah Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.

"Terasa bergoyang beberapa saat, ini lebih terasa dibandingkan gempa sebelumnya," katanya.

Ia menambahkan, gempa bumi tersebut tidak sampai menyebabkan adanya kepanikan dari sejumlah pengguna jasa ekspedisi pada saat berada di lokasi.

baca juga

Ia bersama sejumlah pelanggan sempat terkejut saat gempa terjadi. "Tidak sempat panik, tapi terkejut saja, karena goyangan memang dirasakan," katanya.

Tidak terjadi kerusakan berarti 

Sementara itu, menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, sampai saat ini tidak ada kerusakan berarti akibat gempa tersebut.

Kepala BPBD Kabupaten Malang Fuad Fauzi, mengatakan bahwa gempa bumi yang berpusat pada 111 kilometer barat daya Kabupaten Malang tersebut, dirasakan sesaat oleh masyarakat. "Tidak ada laporan kerusakan akibat gempa. Gempa dirasakan sesaat," kata Fuad.

Fuad menambahkan, hingga saat ini, berdasarkan informasi yang dihimpun oleh personel BPBD Kabupaten Malang dan para relawan yang tersebar di sejumlah wilayah, tidak ada kerusakan atau dampak akibat gempa bumi yang terjadi kurang lebih pukul 11.36 WIB tersebut.

"Laporan dari rekan-rekan di lapangan saat ini kondisi aman terkendali," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fakta-fakta Persidangan Terdakwa Tragedi Kanjuruhan Malang di PN Surabaya

Fakta-fakta Persidangan Terdakwa Tragedi Kanjuruhan Malang di PN Surabaya

Joglo | Selasa, 17 Januari 2023 | 12:20 WIB

Kejadian Lagi, Sejoli Tak Malu Bermesraan di Alun-alun Kota Malang Langsung Digaruk Satpol PP

Kejadian Lagi, Sejoli Tak Malu Bermesraan di Alun-alun Kota Malang Langsung Digaruk Satpol PP

Malang | Selasa, 17 Januari 2023 | 08:42 WIB

Terungkap Danki 3 Brimob Perintahkan Bawahan Tembakan Gas Air Mata ke Aremania di Kanjuruhan

Terungkap Danki 3 Brimob Perintahkan Bawahan Tembakan Gas Air Mata ke Aremania di Kanjuruhan

Jatim | Senin, 16 Januari 2023 | 13:10 WIB

Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Aceh Singkil, Aktivitas Warga Sudah Normal

Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Aceh Singkil, Aktivitas Warga Sudah Normal

Riau | Senin, 16 Januari 2023 | 11:57 WIB

Terkini

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:47 WIB

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

Banten | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:37 WIB

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:23 WIB

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:22 WIB

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:21 WIB

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:11 WIB

×