Duarr! Dikira Gunung Kelud Meletus, Ternyata Petasan, 4 Orang Meninggal di Blitar

Suara Joglo | Suara.com

Senin, 20 Februari 2023 | 13:07 WIB
Duarr! Dikira Gunung Kelud Meletus, Ternyata Petasan, 4 Orang Meninggal di Blitar
Ledakan dahsyat di Blitar (Beritajatim)

Suara Joglo - Saat itu Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim sudah diturunkan menyelidiki kasus ledakan petasan dari rumah Dirman, warga Dusun Sadeng, Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.

Ledakan dahsyat ini menyebabkan rumah Dirman rata dengan tanah. Rumah tetangganya pun demikian, banyak yang rusak. Sampai sekarang, tercatat 4 orang meninggal dalam peristiwa memilukan itu. Sejumlah orang juga dikabarkan mengalami luka-luka.

Seperti dijelaskan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto, Tim Labfor Polda Jatim ini dibagi menjadi dua tim. Satu tim berisi empat orang untuk meneliti bahan peledak, dan sisanya untuk identifikasi korban.

"Tim sedang perjalanan ke lokasi," ujarnya dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Senin (20/2/2023).

Dirmanto menghimbau agar masyarakat berhati-hati dengan segalam macam bentuk petasan, karena itu memang membahayakan diri sendiri dan juga lingkungan. "Kita sudah sering menghimbau terkait petasan ini, kita juga beberapakali sudah melakukan tindakan tegas," ujarnya.

Perlu diketahui, ledakan di Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Blitar pada Minggu (19/2/2023) malam itu merusak sebanyak 28 rumah dan satu masjid. Ledakan itu bersumber dari timbunan bahan petasan dan kembang api milik seorang warga.

Adapun identitas korban yang meninggal dunia adalah warga RT 01 RW 13 Dusun Tegalrejo, Desa Karangbendo, Darman. Kemudian dua yang sedang dicari, Wawa dan Arifin. Sedangkan yang luka, Tri Wahyudi (27), Dwi Erna Wati (21), Bara Kartanegara (4 bulan), Jumali (35) dan Mesirah (60). 

Berikut ini 4 fakta dahsyatnya ledakan di Blitar

1. Total korban tewas 4 orang

Total korban dalam peristiwa ini 4 orang meninggal (semalam masih satu orang). Budiono, warga setempat, mengatakan biasanya 2 anak Darman, yakni Aripin dan Widodo memang biasa berjualan petasan di saat Ramadan dan Idul Fitri. 

Diduga saat kejadian, kedua putranya sedang meracik bubuk petasan. Akibat ledakan ini rumah Darman rata dengan tanah. Rumah tetangganya pun rusak parah. Korban bukan hanya keluarga Darman, namun sejumlah tetangganya juga.

2. Ada 5 kuintal bahan di dalam rumah

Bahkan menurut Budiono, di dalam rumah itu informasinya ada sekitar 5 Kuintal bahan pembuat petasan. Informasi itu didapat Budiono dari keterangan kakak korban (Darman).

"Dari keterangan kakak korban ada sekitar 5 kuintal bahan peledak yang disimpan di situ," kata Budiono, dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Senin (20/02/23).

Kakak Darman mengetahui hal itu karena dirinya selalu mengirimkan makanan untuk Darman. Saat itulah kakak Darman melihat jumlah bahan petasan yang cukup banyak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kronologi Ledakan Rumah Produksi Mercon di Blitar, Ada Korban Tertimbun Puing Bangunan

Kronologi Ledakan Rumah Produksi Mercon di Blitar, Ada Korban Tertimbun Puing Bangunan

News | Senin, 20 Februari 2023 | 12:48 WIB

Perusakan Puluhan Makam di Blitar, Enam Orang Telah Diperiksa

Perusakan Puluhan Makam di Blitar, Enam Orang Telah Diperiksa

Jatim | Senin, 20 Februari 2023 | 12:13 WIB

Penyebab 2 Ledakan Dahsyat Beruntun di Blitar, Korban Jiwa Terpental hingga 100 Meter

Penyebab 2 Ledakan Dahsyat Beruntun di Blitar, Korban Jiwa Terpental hingga 100 Meter

News | Senin, 20 Februari 2023 | 11:27 WIB

4 Fakta Dahsyatnya Ledakan Petasan di Blitar, Sempat Dikira Gunung Kelut Meletus

4 Fakta Dahsyatnya Ledakan Petasan di Blitar, Sempat Dikira Gunung Kelut Meletus

Jatim | Senin, 20 Februari 2023 | 11:08 WIB

Terkini

Prabowo Bertemu Marcos Jr di KTT ASEAN, Stabilitas Asia Tenggara Jadi Prioritas

Prabowo Bertemu Marcos Jr di KTT ASEAN, Stabilitas Asia Tenggara Jadi Prioritas

Foto | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:53 WIB

Jadi Dokter Bedah Plastik, Intip Karakter Lee Jae Wook di Doctor on the Edge

Jadi Dokter Bedah Plastik, Intip Karakter Lee Jae Wook di Doctor on the Edge

Your Say | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:50 WIB

Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang

Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:45 WIB

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:40 WIB

Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!

Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:34 WIB

Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi

Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:30 WIB

Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?

Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:30 WIB

Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:23 WIB

Meninggal di Amerika, Ini Penyebab Komposer Legendaris James F. Sundah Tutup Usia

Meninggal di Amerika, Ini Penyebab Komposer Legendaris James F. Sundah Tutup Usia

Entertainment | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:23 WIB

Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?

Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:18 WIB