CEK FAKTA: SBY Akhirnya Akui Korupsinya hingga Minta Jangan Seret Nama Ibas Soal Dosa-dosanya, Benar?

Suara Joglo

Senin, 27 Februari 2023 | 13:40 WIB
CEK FAKTA: SBY Akhirnya Akui Korupsinya hingga Minta Jangan Seret Nama Ibas Soal Dosa-dosanya, Benar?
SBY disebut akui korupsinya ([Seputar Istana/YouTube])

Selama masa pemerintahannya, Presiden SBY sempat digoyang sejumlah skandal korupsi termasuk di antaranya geger geden soal skandal Bank Century. Terkini mencuat kabar petinggi Partai Demokrat itu mengakui korupsinya hingga KPK turun tangan dan diminta jangan seret nama Ibas putra SBY, betulkah?

Seperti diketahui ketika SBY menjabat sebagai presiden selama dua periode, pemerintahannya kerap digoyang sejumlah kasus korupsi. Di antaranya yang cukup menyita perhatian yakni terkait mega skandal Bank Century. 

Terkini mencuat kabar bahwa SBY mengakui korupsinya. Ia kemudian disebut meminta KPK jangan seret nama Edhi Baskoro Yudhoyono atau Ibas. 

Hal itu seperti diberitakan lewat channel YouTube Seputar Istana bertajuk Akhirnya SBY Akui Korupsinya, KPK diminta jangan seret Ibas atas dosa-dosanya.

Benarkah faktanya?

Penjelasan

Dilihat dari thumbnail konten tersebut tampak sosok Edhi Baskoro Yudhoyono atau Ibas tengah mengenakan baju tahanan dengan didampingi sejumlah orang di mana salah satunya berseragam polisi. 

Terlihat pula di situ sosok SBY dengan raut wajah sedih tengah berhadapan dengan petugas polisi. 

Saat ditelisik lebih jauh dari isinya, video itu berisi mengenai cuplikan kasus bank Century yang mencuat di masa pemerintahan SBY.

baca juga

Dalam video itu narator menyebutkan sebuah kutipan bahwa SBY sebut jangan seret Ibas dan Century.

Kemudian di pembukanya menampilkan pernyataan dari mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum terpidana kasus Hambalang yang menyebut bahwa SBY tahu mengenai kasus Century. 

Terlihat pula potongan video berikutnya ketika SBY memberikan pidato. Sementara di potongan video lainnya terlihat sosok Ibas hingga Presiden Jokowi. 

Namun hingga video usai tak ada satupun pernyataan atau visual yang menyatakan adanya pengakuan SBY terkait kasus korupsi yang ditudingkan kepadanya. 

Bahkan tak ada pula pernyataan yang jelas bahwa SBY minta KPK jangan seret nama Ibas. 

Diketahui dari penelusuran lainnya, video konten terkait SBY akui korupsi yang diunggah channel Seputar Istana itu merupakan reporduksi dari video-video serupa yang sebelumnya telah dinyatakan hoaks.

Kesimpulan

Dari fakta di atas dapat dipastikan bahwa video itu menyesatkan dan tidak memberikan informasi yang tepat. 

Informasi di video atas merupakan hoaks 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

CEK FAKTA: Tersangka Korupsi Lukas Enembe Bernyanyi, Nama SBY hingga AHY Terlibat Suap Papua, Benarkah?

CEK FAKTA: Tersangka Korupsi Lukas Enembe Bernyanyi, Nama SBY hingga AHY Terlibat Suap Papua, Benarkah?

Joglo | Kamis, 26 Januari 2023 | 18:49 WIB

Terkini

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

×