Suara Joglo - Di era media sosial seperti sekarang setiap orang sekarang ini bisa menjadi seorang konten kreator. Namun ada kalanya apa yang mereka lakukan dianggap kurang pantas.
Seperti baru-baru ini misalnya. Di Kabupaten Lumajang Jawa Timur ( Jatim ), seorang pria nampak berjoget dengan kondisi bertelanjang dada di depan kantor Polsek Kunir.
Konon Ia melakukan itu demi membuat konten. Namun apa yang terjadi. Polisi agaknya melihat dari sudut pandang berbeda dengan ulah pria tersebut. Si pria pun disemprot dan diminta membuat klarifikasi.
Video pria joget di depan Polsek ini memang sempat viral di TikTok. Video itu dibagikan oleh akun instagram @platpemedia. Dan permintaan klarifikasi dari polisi justru dinyinyiri warganet.
Dalam video berdurasi pendek tersebut terlihat seorang pria berbadan tambun berjoget di depan pagar Polsek Kunir, Kabupaten Lumajang.
Pria tersebut berjoget hanya mengenakan celana panjang tanpa kaos. Sementara bagian putingnya ia tutup dengan lakban berwarna hitam.
Dilihat dari gaya jogetnya, ia tampak seperti menirukan joget yang biasa ada di aplikasi TikTok. Pria itu berjoget dengan latar belakang lagu berjudul 'Asmalibrasi' yang sudah diremix.
Belum diketahui apa motif pria tersebut berjoget di depan Polsek. Pada video selanjutnya terlihat pria itu sudah melakukan klarifikasi bersama petugas kepolisian.
Ia mengaku membuat video tersebut hanya untuk hiburan, tanpa merendahkan nama baik kepolisian. Ia pun menyampaikan permohonan maaf kepada jajaran Polsek Kunir serta Polres Lumajang.
Baca Juga: CEK FAKTA: PDIP Tak Bisa Usung Capres Gegara Di-Blacklist dari Peserta Pilpres, Benarkah?
Unggahan itu lantas mendapat beragam komentar dari warganet. Tak sedikit yang merasa heran karena pria tersebut sampai diminta untuk klarifikasi.
"Wkwkwk, jangan bilang demi konten," ujar rofia***
"Ngapain minta maaf mas sampean gak salah apa-apa mas dan gak melanggar hukum. Sampean keren rela menghibur orang lain," ujar muhlis***
"Gitu aja diminta klarifikasi pak pak, laki kok baperan kayak gak ada urusan lain aja," kata pakhas***
"Aneh gini aja dilarang, giliran begal malah dilindungi," komen sofyan***
"Astaga, mau viral aja sampai gitu," kata mmza***