joglo

Tak hanya Piawai Bangun Indonesia ke Depan, Ketua Umum PBNU Sebut Ada Kriteria Ini yang Harus Dimiliki Presiden

Suara Joglo Suara.Com
Kamis, 15 Juni 2023 | 19:37 WIB
Tak hanya Piawai Bangun Indonesia ke Depan, Ketua Umum PBNU Sebut Ada Kriteria Ini yang Harus Dimiliki Presiden
Ketum PBNU Gus Yahya (Suara.com)

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) K.H. Yahya Cholil Staquf, menyampaikan beberapa kriteria untuk calon Presiden Indonesia selanjutnya yang tak hanya piawai membangun negara ke depan.

Gus Yahya, demikian sapaannya, menyatakan bahwa sosok yang diinginkan sebagai Presiden Indonesia selanjutnya adalah individu yang cerdas, bijaksana, takut kepada Tuhan, dan memiliki kasih sayang terhadap rakyat.

"Saya juga menekankan pentingnya mempertahankan warisan peradaban yang harmonis dan toleran di Indonesia," katanya, Kamis (15/6/2023).

Ia menekankan bahwa tidak perlu ada perdebatan yang berlebihan terkait pemilihan presiden, karena hal ini hanya merupakan prosedur biasa. 

"Tak ada yang perlu diperdebatkan. Apalagi, PBNU bukanlah kelompok yang ingin terlibat dalam perjuangan hidup-mati terkait posisi presiden," katanya.

Selain itu, pada acara Sosialisasi ASEAN Intercultural and Interreligious Dialogue Conference (IIDC) 2023 di Surabaya, Gus Yahya juga menyampaikan bahwa PBNU berkeinginan menghidupkan kembali kesadaran kolektif terhadap warisan peradaban yang pernah ada di kawasan Indo-Pasifik dan berhasil dikonsolidasikan pada masa Ashoka.

Ia memperkenalkan pendekatan yang disebut pendekatan Ashoka atau Ashoka approach, yang bertujuan untuk mempromosikan dan mengkonsolidasikan nilai-nilai peradaban di seluruh kawasan Indo-Pasifik. Nilai-nilai tersebut meliputi toleransi dan harmoni.

Gus Yahya mengungkapkan bahwa setelah masa itu, banyak gangguan dan pengaruh baru yang sebagian besar berkontribusi terhadap ketidakharmonisan muncul.

Oleh karena itu, ia mengajak untuk menghidupkan kembali semangat toleransi dan harmoni dari masyarakat kawasan Indo-Pasifik yang telah terpupuk sebelumnya.

Baca Juga: Bahas Arah Pembangunan Indonesia ke Depan, Presiden Jokowi Tak Mau seperti Tarian Poco-poco

Ia juga mengajak untuk mengangkat nilai-nilai tersebut sebagai dasar konsolidasi budaya, yang kemudian dapat ditawarkan kepada pelaku politik sebagai identitas politik yang memperjuangkan terciptanya peradaban baru. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI