Nama pengasuh pondok pesantren Al Zaytun, Panji Gumilang baru-baru ini kembali menghangat usai melontarkan sejumlah pernyataan kontroversi. Salah satunya yakni terkait ucapan Amin yang beda makna dengan apa yang diterjemahkan oleh ustaz Abdul Somad.
Dalam video yang diunggah akun @ndorobei.official, terlihat cuplikan video kala Panji Gumilang melarang santrinya untuk mengucap amin ketika dibacakan doa. Ia meminta agar mengucap Alhamdulillah.
"Doa ngga boleh amin ya nak ya. Doa jawabnya Alhamdulillah, kalau amin ga akan dikasih oleh Allah. Mengapa? karena tidak percaya kepada Allah amin itu, apa makna amin moga-moga, kepada Allah kok moga-moga, kalo pada bapakmu baru moga-moga. Moga-moga dikasih uang tambah, mengapa moga-moga karena bapakmu kadang senen kemis, senin ada duit, kamis ga ada duit," terangnya.
"Makanya moga-moga surat ini dibalas. Tapi kalau kepada Allah Alhamdulillah pasti doamu dijawab, oh syech ini kok bisa-bisa, lho ini kata Allah itu jadi kalau gamau Alhamdulillah, amin saja ya terserah doamu ngga dijawab," lanjutnya.
Sementara itu Ustaz Abdul Somad menjelaskan ada beberapa makna mengenai kata Amin. Beda pelafalan beda maknanya.
"Aamin percayalah, amiin jujur, maka Nabi Muhammad itu bergelar Al Amiin, Ammin berilah jaminan, Amin amankanlah, lalu yang betul mana? Aamiin kabulkanlah ya Allah," jelasnya.
Perbedaan pemaknaan kata Amin menurut Panji Gumilang dan ustas Abdul Somad itupun menuai beragam komentar publik.
Tak sedikit yang mengecam pernyataan Panji Gumilang.
"ngga pernah belajar agama kok malah ngajar agama? Ilmu darimana? Jangan-jangan penganut sekte berkedok agama nih," kata bayu.
"Nih aki aki ngeselin lama-lama," kata avan.
"Sama-sama berpeci tapi bisa dipahami omongannya yang mana yang pake ilmu dan tidak," kata bika.
"Ini aki aki udah tua bukannya tobat malah ngaco makin hari makin aneh lebih aneh lagi kok bisa-bisanya pemerintah membiarkan ini terjadi bertahun-tahun," kata endang.