kotak suara

Relawan Anies Dukung Usulan AHY Bentuk Sekretariat Perubahan: Bisa Jadi Game Changer

Bangun Santoso | Fakhri Fuadi Muflih
Relawan Anies Dukung Usulan AHY Bentuk Sekretariat Perubahan: Bisa Jadi Game Changer
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengatakan bahwa Demokrat bukan sekadar ingin menang pemilu. (Foto dok. Demokrat)

Sebelumnya, usulan pembentukan sekretariat perubahan ini disampaikan oleh Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)

Suara.com - Kelompok relawan pendukung Anies Baswedan, Sekretariat Kolaborasi Indonesia (SKI) menyatakan dukungannya terhadap usulan pembentukan sekretariat perubahan partai Demokrat, PKS, dan Nasdem. Hal ini dinilai bisa menjadi pengubah permainan atau game changer dalam situasi politik saat ini.

Sebelumnya, usulan pembentukan sekretariat perubahan ini disampaikan oleh Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Ketua SKI Jawa Tengah, Azmi Asmuni Majid, mengatakan, gagasan yang ditawarkan AHY itu dapat menjadi wadah untuk menyatukan gerak langkah parpol pengusung Anies Baswedan dan kelompok-kelompok masyarakat.

"Kami sangat setuju dengan Mas AHY bahwa Sekretariat Perubahan bisa jadi game changer (pengubah permainan). Masyarakat yang menginginkan perubahan semakin optimis jika PD, Nasdem dan PKS semakin solid,” ujar Azmi kepada wartawan, Kamis (26/1/2023).

Baca Juga: Ikut Tolak Timnas Israel di Piala Dunia U-20, Politikus PKS Sumsel Dan Wawako Palembang Diamuk Warganet

Menurut Azmi, pihaknya memang belakangan ini sudah berkeliling melakukan kunjungan ke berbagai kantor parpol pendukung Anies di berbagai daerah tingkat Kabupaten/Kota. Dalam kunjungannya, disampaikan juga permintaan agar para pengurus partai di level bawah dan menengah itu mendorong pengurus pusat partainya segera meresmikan dukungan terhadap Anies dan mengikatkan diri dalam sebuah koalisi.

"Kami berharap, setelah partai Demokrat mendorong berdirinya Sekretariat Perubahan, PKS juga segera meresmikan dukungannya kepada Anies Baswedan sehingga jumlah suara koalisi sudah mencukupi syarat formal pencalonan Presiden,” ucapnya.

Saat ini, kata Azmi, Demokrat, Nasdem dan PKS serta para pendukung perubahan sudah dikejar waktu. Jika koalisi tiga partai tersebut dapat diresmikan lebih cepat, kata Azmi, waktu untuk bekerja guna memastikan terjadinya perubahan di tahun 2024 akan lebih panjang.

”Masyarakat sudah siap bergerak dengan semangat solidaritas, bersama Koalisi Perubahan. Jika diperlukan, SKI juga siap berperan dalam Sekretariat Perubahan di segala tingkatan,” imbuhnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengajak Nasdem dan PKS untuk segera membentuk Sekretariat Perubahan. Ajakan muncul itu di tengah rencana NasDem bertandang ke Sekretariat Bersama (Sekber) Gerindra-PKB hari ini.

Baca Juga: Pengamat Sebut Golkar Berpeluang Gabung ke KPP Bila Ditawari Posisi Capres

Menurut AHY, pembentukan Sekretariat Perubahan sebagai bukti keseriusan dan komitmen Demokrat untuk mewujudkan Koalisi Perubahan.

Kata dia, Sekretariat Perubahan nantinya juga menjadi jawaban dari pertanyaan masyarakat tentang kapan waktu Koalisi Perubahan terbentuk.

“Hasil keliling saya ke berbagai daerah, banyak masyarakat yang bertanya-tanya kapan Koalisi Perubahan ini terbentuk?” kata AHY dalam keterangannya, Kamis (26/1/2023).

Karena itu, AHY berpandangan ketiga partai harus memnuat tahapan yang lebih maju. Ia berharap Demokrat, NasDem, dan PKS dapat segera bertemu untuk membentuk Sekretariat Perubahan. Dalam pertemuan tersebut, dilakukan

Nantinya, dalam pertemuan pembentukan Sekretariat Perubahan, AHY meminta ada penandatanganan Nota Kesepahaman atau MoU para pimpinan parpol. MoU itu untuk memenuhi syarat kecukupan presidential threshold 20 persen.

“MoU ini idealnya mengatur komitmen ketiga parpol untuk memperjuangkan harapan rakyat akan perubahan dan perbaikan, khususnya terkait masalah ekonomi, kesejahteraan sosial, keadilan, penegakan hukum, dan demokrasi, sekaligus memberi mandat kepada Bacapres untuk sesegera mungkin menentukan pasangannya,” tutur AHY.